Buat link UTM
Susun link berparameter UTM dari alamat halamanmu: utm_source, utm_medium, utm_campaign, utm_content, dan utm_term, dengan spasi dan tanda khusus yang ditulis ulang supaya linknya tidak putus, plus pratinjau yang ikut berubah sambil kamu mengetik. Link yang sudah punya tanda tanya akan disambung, bukan ditimpa, dan parameternya diletakkan sebelum tanda pagar supaya kunjungannya tetap tercatat.
Susun link berparameter UTM dari alamat halamanmu, lalu salin. Pratinjaunya ikut berubah sambil kamu mengetik, dan parameternya diletakkan di tempat yang benar, apa pun bentuk alamat dasarnya.
Yang biasanya rusak, dan sulit ketahuan
Menempelkan ?utm_source=… ke ujung sebuah alamat kelihatan seperti pekerjaan sekali tempel, dan
gagal di dua bentuk alamat yang sangat umum. Keduanya baru ketahuan berminggu-minggu kemudian,
waktu laporannya dibaca:
- Alamat yang sudah punya tanda tanya.
tokomu.com/promo?ref=katalogyang disambung?utm_source=igmenghasilkan dua tanda tanya, dan bagian kedua ikut terbaca sebagai nilai dari parameter sebelumnya. Yang benar adalah menyambung dengan&, dan parameter lamanya tetap hidup. Sering justru parameter itu yang menyalakan halaman promonya. - Alamat yang punya tanda pagar.
tokomu.com/produk#spesifikasiyang disambung di ujung membuat seluruh parameter UTM masuk ke bagian sesudah tanda pagar, dan bagian itu tidak pernah ikut terkirim waktu halamannya dibuka. Linknya bekerja sempurna, halamannya terbuka di bagian yang benar, dan kunjungannya tidak tercatat sama sekali. Parameter harus berada sebelum tanda pagar.
Halaman ini memilah dulu bagian-bagian alamatmu satu per satu, bukan menyambung-nyambung tulisan
di ujungnya, jadi kedua bentuk itu tertangani sendirinya. Tanda seperti &, =, #, dan spasi di
dalam isianmu juga ditulis ulang jadi bentuk yang aman, karena kalau dibiarkan apa adanya ia
memotong linknya di tengah.
Huruf besar-kecil adalah penyebab laporan pecah nomor satu
Nilai UTM dibedakan huruf besar-kecilnya. Facebook dan facebook akan muncul sebagai dua baris
berbeda di laporan yang sama, dan angkanya tidak pernah dijumlahkan — satu kampanye jadi kelihatan
setengah dari besarnya yang sebenarnya. Nama parameternya pun dibaca apa adanya, dan UTM_Source
umumnya tidak dikenali sebagai penanda kampanye sama sekali.
Karena itu pilihan rapikan menyala secara bawaan: huruf kecil semua, spasi jadi tanda hubung. Kamu boleh mematikannya, dan kalau dimatikan halaman ini tetap memberi tahu ketika nilaimu berisi huruf besar atau spasi.
Yang tidak bisa dibereskan alat mana pun adalah dua orang di tim yang menulis ig dan instagram
untuk tempat yang sama. Sepakati daftar katanya dulu, simpan di satu catatan bersama, dan pakai
daftar itu terus.
Perilaku yang disebut di sini bukan janji dari Google
Yang ditulis halaman ini mengikuti perilaku yang umum dilaporkan pada alat analitik berbasis
parameter UTM, termasuk Google Analytics 4. Perilaku semacam ini bisa berubah dan berbeda antar
alat, jadi kalau ini dipakai untuk kebijakan pelacakan di kantor, cocokkan sekali dengan
dokumentasi resmi alat yang kamu pakai. Ada juga parameter lain di luar lima yang ada di sini,
utm_id misalnya, untuk mencocokkan dengan ID kampanye di platform iklan. Alat ini sengaja
tidak mengurusnya supaya lima yang paling sering dipakai tetap sederhana.
Yang alat ini tidak lakukan
Halaman ini tidak menghitung klik, tidak memendekkan link, dan tidak bisa memeriksa apakah parameternya benar-benar sampai ke laporanmu. Itu cuma bisa dilihat dari laporan alat analitiknya sendiri, beberapa jam sesudah ada yang mengekliknya.
Perlu diingat juga bahwa parameter UTM terlihat oleh siapa pun yang menerima linknya. Jangan menaruh hal yang tidak enak dibaca orang di situ, misalnya nama daftar pelanggan atau kode yang menandai satu orang tertentu.
Kalau link ini akan disebar lewat chat, pesannya bisa disiapkan lebih dulu di buat link WhatsApp. Link berparameter UTM dari sini ditempel ke dalam isi pesannya, dan tanda-tanda khususnya sudah diurus di sana.
Pertanyaan umum
- Bedanya utm_source, utm_medium, dan utm_campaign apa?
- Source itu tempatnya (instagram, whatsapp, nama newsletter, nama mitra), medium itu jenis salurannya (social, email, cpc untuk iklan berbayar, referral), dan campaign itu nama kegiatannya (promo-lebaran, launching-produk-baru). Cara memeriksa yang paling gampang: source menjawab 'dari mana orangnya datang', medium menjawab 'lewat cara apa', campaign menjawab 'bagian dari usaha promosi yang mana'. Kalau kamu bingung antara source dan medium, isi source dengan nama yang bisa disebut orang, dan medium dengan kata yang akan sama untuk banyak kampanye lain.
- Kenapa satu sumber muncul jadi dua baris di laporan saya?
- Hampir selalu karena huruf besar-kecil atau ejaan yang tidak seragam. Nilai UTM dibedakan huruf besar-kecilnya, jadi Facebook dan facebook dihitung sebagai dua sumber berbeda dan tidak pernah dijumlahkan. Begitu juga ig dan instagram. Karena itu perapian di halaman ini menyala secara bawaan, dan kalau kamu bekerja berdua atau bertiga, sepakati dulu daftar kata yang dipakai. Satu catatan bersama lebih berguna daripada alat apa pun.
- Nama parameternya boleh saya tulis UTM_Source?
- Sebaiknya tidak. Nama parameter dibaca apa adanya oleh alat analitik, jadi yang berhuruf besar umumnya tidak dikenali sebagai penanda kampanye dan kunjungannya masuk sebagai lalu lintas tanpa asal yang jelas. Halaman ini selalu menulis nama parameter dengan huruf kecil, dan kalau link dasarmu ternyata sudah membawa versi berhuruf besar, kamu diberi tahu. Tapi tidak dihapus otomatis, karena itu parameter di halamanmu sendiri dan mungkin ada yang memakainya.
- Link tujuan saya sudah ada tanda tanya dan tanda pagarnya, aman?
- Aman, dan justru itu dua hal yang paling sering rusak kalau parameternya disambung manual. Parameter yang sudah ada dipertahankan dan yang baru disambung dengan &, bukan dengan tanda tanya kedua. Parameter UTM juga diletakkan sebelum tanda pagar. Kalau ditempel sesudahnya, seluruh parameter ikut masuk ke bagian sesudah tanda pagar, dan bagian itu tidak pernah ikut terkirim waktu halamannya dibuka. Link seperti itu terasa berfungsi sempurna: halamannya terbuka di bagian yang benar, orangnya membeli, dan tidak ada satu pun kunjungan yang tercatat.
- Boleh saya pakai UTM untuk link antar halaman di situs saya sendiri?
- Jangan. UTM dibaca sebagai penanda kedatangan dari luar, jadi mengekliknya di dalam situsmu sendiri umumnya menimpa asal-usul kunjungan yang sedang berjalan. Orang yang tadinya tercatat datang dari iklan tiba-tiba tercatat datang dari situsmu sendiri, dan iklan yang benar-benar bekerja jadi kelihatan tidak menghasilkan apa-apa. Untuk membedakan tombol atau menu di dalam situs, pakai laporan klik atau parameter buatan sendiri yang bukan utm_.
- Kalau tujuannya toko saya di marketplace atau di aplikasi?
- Parameternya tetap ikut terbawa, tapi belum tentu ada gunanya. Kamu cuma bisa membaca laporan UTM untuk halaman yang analitiknya kamu pegang sendiri. Halaman toko di marketplace bukan salah satunya, dan sebagian aplikasi juga membuang parameter waktu link dibuka lewat aplikasinya. Kalau tujuanmu marketplace, pakai laporan yang disediakan platform iklannya, dan simpan UTM untuk link yang mengarah ke situs milikmu sendiri.
- Data kampanye saya dikirim ke kalian?
- Tidak. Halaman ini cuma menyusun tulisan di HP atau komputer yang kamu pakai. Tidak ada alamat yang dikirim ke mana pun. Isian terakhirmu tersimpan di alat itu saja supaya link berikutnya tidak perlu diketik dari nol — bukan di akun yang bisa dibuka dari komputer lain, dan ikut hilang kalau kamu pindah alat. Kalau komputernya dipakai bergantian, kosongkan isiannya sebelum pergi.