Alat Gratisan

Alat untuk pelajar & mahasiswa

Kumpulan alat untuk urusan yang datang lagi tiap semester. Menyusun jadwal kuliah tanpa jam bentrok, menghitung sisa jatah tidak hadir, mencari nilai UAS paling rendah yang masih mengejar target, sampai menghitung sisa SKS supaya tahu masih muat atau tidak untuk lulus tepat waktu.

Urutan mengerjakannya

  1. 1

    Susun jadwalnya sebelum KRS dikunci

    Masukkan mata kuliah, hari, jam, dan SKS-nya ke Jadwal kuliah. Sesi yang jamnya beririsan langsung disebutkan pasangannya, jadi bentrok ketahuan selagi masih bisa diganti. Untuk anak sekolah yang jadwalnya sudah tetap, yang lebih terpakai adalah Jadwal belajar.

  2. 2

    Pasang tanggal ujian dan tanggal penting lainnya

    Hitung mundur menyimpan tanggalnya di HP kamu, jadi tinggal buka halamannya untuk melihat sisa harinya. UTBK, UAS, sidang, wisuda, batas pengumpulan tugas.

  3. 3

    Pantau absen per mata kuliah, bukan digabung

    Kalkulator kehadiran menghitung sisa jatah tidak hadir sampai pertemuan terakhir. Hitung satu per satu, karena hadir penuh di lima mata kuliah tidak menutup satu mata kuliah yang absennya kelewat.

  4. 4

    Bagi jam belajarnya, jangan ditumpuk semalam

    Jadwal belajar membagi jam yang dibutuhkan tiap mata pelajaran ke slot yang benar-benar ada di harimu. Timer pomodoro dan Flashcard untuk sesi belajarnya sendiri.

  5. 5

    Menjelang ujian, hitung dulu berapa yang harus dikejar

    Nilai minimal UAS mencari nilai ujian paling rendah yang masih membuat nilai akhirmu sampai target. Target nilai rapor mengerjakan hal yang sama untuk rata-rata rapor sekolah.

  6. 6

    Setelah nilai keluar, rekap dan lihat sisanya

    Konversi nilai huruf mengubah nilai angka jadi huruf dan bobot dengan tangga nilai kampusmu sendiri, lalu Sisa SKS menghitung berapa SKS per semester yang harus diambil supaya lulus sesuai rencana.

Alatnya (35)

Yang dikerjakan pelajar dan mahasiswa berulang dengan pola yang mirip tiap semester. Isi KRS, hafalkan jadwal, jaga absen, kejar nilai, lalu hitung apakah semuanya masih muat sampai lulus. Alat di halaman ini dikumpulkan mengikuti urutan itu.

Minggu pertama menentukan sisa semesternya

Yang paling mahal kalau salah di awal adalah jadwal. Jadwal kuliah menyusun mata kuliah sepekan dan menyebutkan pasangan kelas yang jamnya beririsan, lengkap dengan berapa menit tabrakannya, jadi bentrok ketahuan selagi KRS masih bisa diubah. Total SKS-nya dihitung sekali per mata kuliah, jadi kuliah yang punya responsi tidak menggelembungkan angkanya. Untuk anak sekolah, yang lebih terpakai Jadwal belajar, yang membagi jam belajar ke slot yang benar-benar tersedia dan menyebar mata pelajaran yang sama ke hari berbeda.

Dua angka yang paling sering ditanya di grup kelas

Masih boleh tidak hadir berapa kali lagi, dan berapa nilai UAS yang harus dikejar. Kalkulator kehadiran menghitung sisa jatahnya dan akan mengatakan terus terang kalau batasnya memang sudah tidak bisa dikejar, bukan menampilkan angka nol yang terbaca seperti pas di batas. Nilai minimal UAS memakai bobot tugas, UTS, dan UAS yang kamu isi sendiri, dan kalau nilai yang dibutuhkan ternyata di atas 100, angkanya tidak dipotong jadi 100. Yang ditampilkan nilai akhir tertinggi yang masih mungkin. Untuk rapor sekolah, Target nilai rapor mengerjakan hal yang sama untuk rata-rata seluruh mata pelajaran.

Setelah nilai keluar

Konversi nilai huruf mengubah nilai angka jadi huruf dan bobot untuk sedaftar mata kuliah sekaligus, dengan batas tiap huruf yang kamu isi sesuai kampusmu. Konversi IPK ke GPA untuk formulir kuliah luar negeri yang meminta skala 4.0, dan Sisa SKS menghitung berapa SKS per semester yang harus diambil sampai lulus, termasuk kalau jumlah itu ternyata lewat dari batas KRS.

Yang dipakai di luar musim ujian

Timer pomodoro dan Hitung mundur untuk hari-hari biasa, Flashcard untuk hafalan yang bisa dicetak, Cek kata baku untuk tugas menulis yang penulisannya sering ditandai dosen, dan Rata-rata skor UTBK buat membandingkan hasil tryout sendiri antar percobaan.

Yang tidak bisa dikerjakan di sini

Tidak ada satu pun halaman di sini yang tersambung ke SIAKAD kampus atau rapor sekolahmu. Semua angka kamu isi sendiri, dan hasilnya hitungan dari angka itu, bukan catatan resmi. Batas kehadiran, tangga nilai huruf, bobot tiap komponen, dan syarat SKS kelulusan ditetapkan masing-masing kampus dan sekolah, jadi angka bawaan di tiap alat cuma contoh yang paling umum dan perlu kamu ganti dengan yang benar-benar berlaku.

Alat-alat ini juga tidak mengerjakan tugasmu. Tidak ada yang menulis esai, merangkum bacaan, atau menjawab soal. Yang ada cuma hitungan, jadwal, dan lembar yang bisa dicetak.

Kumpulan lainnya