Alat Gratisan

Checklist berkas visa

Keadaanmu

Daftar Berkas Pengajuan Visa

Syarat visa berubah tanpa pengumuman dan sebagian ditentukan per kasus oleh petugasnya. Daftar ini titik awal, bukan pengganti pengecekan ke kedutaan atau pusat aplikasi resminya.

Pilih negara tujuan, keperluan, dan pekerjaanmu, lalu daftar berkasnya menyesuaikan. Ukuran pas foto ikut berbeda per negara dan tercetak di baris syaratnya, karena foto salah ukuran ditolak di loket setelah antre, bukan waktu diunggah.

Daftar syarat visa yang beredar biasanya salah satu dari dua: daftar satu kedutaan yang disalin untuk semua negara, atau gabungan semua kemungkinan. Yang pertama bikin kamu kurang berkas. Yang kedua bikin kamu menyiapkan surat sponsor untuk perjalanan yang kamu biayai sendiri.

Pilih tujuan, keperluan, dan pekerjaanmu. Yang tidak berlaku dibuang.

Ukuran pas foto adalah yang paling sering salah

Schengen dan Korea memakai 35 x 45 mm. Jepang memakai 45 x 45 mm yang persegi. Angkanya berbeda, dan foto yang salah ukuran ditolak di loket setelah kamu antre — bukan waktu diunggah, waktu masih bisa diperbaiki dari rumah.

Karena itu ukurannya ikut tercetak di baris syaratnya, bukan disimpan sebagai catatan kaki. Untuk negara di luar tiga itu, halaman ini tidak mengarang angka; barisnya menyuruh mengecek ke kedutaannya sebelum kamu cetak.

Yang berbeda antar tujuan bukan hal kecil

Asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimal 30.000 euro wajib untuk Schengen dan tidak diminta yang lain. Jepang meminta jadwal perjalanan pada formulir resmi mereka sendiri, bukan itinerary yang kamu susun bebas. Untuk Schengen ada aturan kedutaan mana yang harus kamu tuju, dan mengajukan ke yang salah bukan kesalahan yang bisa diperbaiki di tempat.

Yang halaman ini tidak tahu

Berapa saldo rekening yang cukup. Tidak ada angka resmi yang berlaku umum — yang dinilai adalah apakah saldomu masuk akal untuk lama dan tujuan perjalananmu.

Halaman ini juga tidak menjanjikan daftarnya final. Syarat visa berubah tanpa pengumuman, berbeda antar kedutaan dan antar pusat aplikasi resmi, dan sebagian ditentukan per kasus oleh petugasnya. Ini titik awal supaya kamu tidak mulai dari nol, dan kalimat itu ikut tercetak di lembarnya.

Untuk memotong fotonya ke ukuran yang benar, ada potong pas foto & foto visa. Berkas yang perlu digabung jadi satu file sebelum diunggah bisa lewat gabung PDF, dan yang ukurannya kelewat besar bisa dikecilkan di kompres foto.

Pertanyaan umum

Ukuran pas foto visa berapa?
Beda per negara, dan itu justru yang paling sering salah. Schengen dan Korea Selatan memakai 35 x 45 mm, Jepang memakai 45 x 45 mm yang persegi. Karena angkanya berbeda, ukurannya ikut tercetak di baris syaratnya di lembar ini, bukan ditaruh sebagai catatan kaki. Foto yang salah ukuran ditolak di loket setelah kamu antre, bukan waktu diunggah, dan itu berarti cetak ulang lalu datang lagi. Untuk negara di luar tiga itu halaman ini tidak mengarang angkanya, cuma menyuruh mengecek dulu sebelum cetak.
Kenapa daftarnya berbeda-beda? Bukannya syarat visa sama saja?
Tidak sama, dan perbedaannya bukan hal kecil. Asuransi perjalanan dengan pertanggungan minimal 30.000 euro wajib untuk Schengen dan tidak diminta yang lain. Jepang meminta jadwal perjalanan pada formulir resmi mereka sendiri, bukan itinerary bebas. Pelajar diminta surat sponsor, karyawan tidak. Yang mengunjungi keluarga diminta bukti hubungan keluarga, yang wisata tidak diminta surat undangan sama sekali.
Saya sudah beli tiket dan bayar hotel. Aman?
Yang diminta kedutaan adalah bukti pemesanan, bukan bukti pembayaran lunas, dan visa bisa ditolak. Membayar penuh sebelum visanya keluar berarti menaruh uang pada keputusan yang belum diambil orang lain. Peringatan ini ikut tercetak di lembarnya karena urutannya sering terbalik: orang menyusun rencana dulu, membayar, baru mengurus visa.
Saya tidak bekerja. Masih bisa mengajukan?
Bisa, dan daftarnya menyesuaikan. Yang tidak bekerja dan pelajar diminta surat sponsor beserta rekening koran penyponsornya, karena yang perlu dibuktikan adalah perjalanan ini ada yang membiayai. Sebaliknya, karyawan dan wiraswasta tidak diminta surat sponsor — dan surat sponsor untuk perjalanan yang dibiayai sendiri adalah persis jenis berkas berlebih yang bikin daftar gabungan tidak berguna.
Schengen itu diajukan ke kedutaan negara yang mana?
Ke kedutaan negara tempat kamu paling lama tinggal. Kalau lamanya sama di beberapa negara, ke negara tempat kamu mendarat pertama kali. Aturan ini ikut tercetak di lembar kalau kamu memilih Schengen, karena mengajukan ke kedutaan yang salah bukan kesalahan yang bisa diperbaiki di tempat.
Daftar ini dijamin lengkap?
Tidak, dan halaman yang mengaku begitu berbohong. Syarat visa berubah tanpa pengumuman, berbeda antar kedutaan dan antar pusat aplikasi resmi seperti VFS atau TLScontact, dan sebagian ditentukan per kasus oleh petugas yang menilai berkasmu. Gunanya daftar ini supaya kamu tidak mulai dari nol dan tidak ketinggalan berkas yang sudah pasti diminta. Kalimat itu ikut tercetak di lembarnya, bukan cuma ada di halaman ini.
Rekening koran saldonya harus berapa?
Tidak ada angka resmi yang berlaku umum, jadi halaman ini tidak menyebut satu. Yang dinilai petugas adalah apakah saldomu masuk akal untuk lama perjalanan yang kamu rencanakan, dan itu berarti angkanya bergantung pada berapa lama dan ke mana. Yang bisa dipastikan: yang diminta rekening koran tiga bulan terakhir, asli atau dicap bank, dan mutasi yang tiba-tiba besar sesaat sebelum pengajuan justru menimbulkan pertanyaan.
Bisa dicetak buat checklist waktu ngumpulin berkas?
Itu bentuk yang dituju. Tiap baris punya kotak centang, keterangan seperti jumlah lembar dan asli atau fotokopi ikut tercetak, dan pilihan yang kamu ambil tercetak di kepala lembar. Bagian terakhir itu yang bikin lembarnya bisa diperiksa ulang: map berkas visa sering dicek orang lain, dan lembar yang tidak menyebut untuk negara dan keperluan apa dia disusun tidak bisa dicocokkan.