Alat Gratisan

Waktu baca

Teksnya

Kecepatan dan target

Dua angka bawaan itu rata-rata untuk teks biasa: sekitar 200 kata per menit membaca dalam hati, sekitar 130 kata per menit berbicara dengan tempo presentasi yang tenang. Keduanya berbeda tiap orang dan tiap bahan — bacaan kuliah yang padat istilah jauh lebih lambat. Kalau kamu pernah merekam latihan presentasi, bagi jumlah kata naskahnya dengan durasi rekaman: itu kecepatanmu sendiri, dan itu yang paling pantas diisi di sini.

Waktunya jumlah kata dibagi kecepatan yang tercantum di lembarnya. Kecepatan membaca dan berbicara berbeda antar orang dan antar bahan bacaan.

Tempel teksnya, langsung terlihat berapa kata, berapa karakter, dan perkiraan berapa lama dibaca dalam hati atau dibacakan di depan orang. Kecepatannya bisa kamu setel sendiri, dan bisa dibalik untuk mencari berapa kata yang muat untuk presentasi 7 menit.

Tempel teksnya, dan halaman ini menghitung jumlah kata dan karakternya, lalu memperkirakan berapa lama teks itu habis dibaca dalam hati dan berapa lama kalau dibacakan.

Untuk presentasi

Pertanyaan yang sebenarnya bukan “naskah ini berapa lama”, melainkan “berapa yang harus saya potong”. Isi jatah waktumu di kolom target durasi, dan hasilnya menyebutkan berapa kata yang muat serta naskahmu sekarang kurang atau lebih berapa.

Perhitungannya memakai kecepatan bicara, bukan kecepatan baca, karena tidak ada orang yang diberi tujuh menit untuk membaca sesuatu dalam hati.

Satu hal tidak ikut dihitung, yaitu jeda. Tarikan napas, pergantian slide, tawa yang kamu tunggu, dan pertanyaan di tengah jalan semuanya di luar jumlah kata. Naskah yang pas persis tujuh menit di atas kertas hampir selalu lewat di ruangan sungguhan, jadi bidiklah sedikit di bawah jatahmu.

Untuk menakar panjang tugas

Syarat tugas sering ditulis dalam jumlah kata, kadang dalam jumlah karakter, kadang dalam jumlah halaman. Dua yang pertama ada di sini, dengan karakter dihitung dua versi (dengan spasi dan tanpa spasi), karena tiap formulir berbeda dan bedanya bisa ratusan.

Jumlah kalimat dan paragraf ditampilkan sekalian, untuk syarat yang berbunyi “minimal tiga paragraf” atau untuk melihat bahwa satu paragraf sudah kepanjangan.

Mengambil dari file Word

Di bawah kotak isian ada tautan untuk mengambil tulisan langsung dari file .docx, supaya kamu tidak perlu memblok berpuluh halaman di Word — pekerjaan yang menyebalkan di laptop dan hampir mustahil di HP.

Tiga yang sering ditanya:

  • .doc (Word lama): buka di Word, pilih Simpan Sebagai, pilih Dokumen Word (.docx).
  • Google Docs: Berkas → Unduh → Microsoft Word (.docx).
  • PDF: salin tulisannya lalu tempel. Huruf di dalam PDF ditaruh satu per satu di halaman dan tidak tersimpan sebagai kalimat, jadi menyusunnya kembali jadi paragraf tidak bisa dijamin benar.

Yang terbaca cuma tulisannya. Gambar, tabel, catatan kaki, dan daftar isi otomatis tidak ikut.

Kecepatannya rata-rata, bukan ukuranmu

Dua angka bawaan di halaman ini adalah rata-rata orang lain: sekitar 200 kata per menit membaca dalam hati, sekitar 130 kata per menit berbicara dengan tempo yang tenang. Keduanya bergeser jauh tergantung bahan dan orangnya. Bacaan yang penuh istilah, rumus, atau angka jauh lebih lambat daripada cerita.

Karena itu keduanya bisa kamu ubah, dan angka yang kamu pakai ikut tercantum di lembar hasilnya, supaya siapa pun yang membaca lembar itu tahu durasinya berasal dari kecepatan berapa, dan bisa menghitung ulang kalau ia memakai angka lain.

Cara paling tepat mengetahui kecepatanmu sendiri adalah merekam satu kali latihan presentasi, lalu membagi jumlah kata naskahnya dengan durasi rekaman itu.

Pertanyaan umum

Kecepatan 200 kata per menit itu dari mana?
Itu angka tengah yang biasa dipakai untuk membaca dalam hati teks yang tidak teknis; pembaca dewasa umumnya berada di kisaran 150–300 kata per menit. Kecepatanmu sendiri sangat bergantung pada bahannya. Buku ajar yang padat istilah bisa separuh dari itu. Karena itu kolomnya bisa kamu ubah, dan angka yang kamu pakai ikut tercetak di lembar hasilnya.
Kenapa waktu bicara lebih lama daripada waktu baca?
Karena mulut lebih lambat daripada mata, dan bicara yang enak didengar butuh jeda. Sekitar 130 kata per menit kira-kira tempo presentasi yang tenang; pembaca berita berada di sekitar 150–160, dan orang yang gugup bisa melewati 180 tanpa sadar. Kalau kamu pernah merekam latihan presentasimu, bagi jumlah kata naskahnya dengan durasi rekaman. Itu kecepatan aslimu, dan itu yang paling pantas kamu isi di sini.
Kata dihitung dengan cara apa?
Dipisah pada spasi, lalu potongan yang tidak mengandung huruf atau angka tidak ikut dihitung, sehingga tanda hubung atau titik tiga yang berdiri sendiri tidak dianggap kata. Kata ulang berpenghubung seperti anak-anak dihitung satu kata, karena memang satu kata. Angka seperti 1.500.000 juga satu.
Hitungan karakternya sama dengan yang dipakai formulir?
Biasanya sama, tapi periksa dulu apakah formulirnya menghitung spasi. Keduanya ditampilkan di sini supaya kamu bisa memilih. Spasi di awal dan akhir teks dibuang sebelum dihitung, dan satu kali enter dihitung satu karakter meski teksnya kamu tempel dari Word, yang sebenarnya menyimpan dua.
Saya cuma dapat jatah 7 menit. Berapa kata naskahnya?
Isi 7 di kolom target durasi. Pada 130 kata per menit itu sekitar 910 kata, dan lembar hasilnya akan menyebutkan naskahmu sekarang kurang atau lebih berapa kata. Sisakan ruang, karena hampir semua orang bicara lebih lambat di depan orang daripada saat berlatih sendirian, dan jeda, tanya jawab, serta pergantian slide tidak masuk hitungan kata.
Paragraf dan kalimatnya dihitung bagaimana?
Paragraf dihitung sebagai baris yang tidak kosong, jadi teks yang kamu tempel dari Word atau Google Docs biasanya pas. Kalimat dihitung dari titik, tanda tanya, dan tanda seru yang diikuti spasi atau akhir teks. Karena itu 1.500 tidak dianggap dua kalimat. Batasnya, singkatan bertitik seperti dll. di tengah kalimat tetap terhitung sebagai satu akhir kalimat, dan teks yang barisnya dipatahkan di tengah kalimat akan menghasilkan paragraf lebih banyak dari yang seharusnya.
Bisa langsung ambil dari file Word?
Bisa. Di bawah kotak isian ada tautan untuk mengambil tulisan dari file .docx, dan isi kotaknya diganti dengan tulisan di dalam file itu. Yang terbaca hanya .docx. File .doc lama harus dibuka di Word lalu Simpan Sebagai .docx; Google Docs diunduh dulu lewat Berkas, Unduh, Microsoft Word; PDF disalin lalu ditempel, karena tulisan di dalam PDF tidak tersusun sebagai kalimat melainkan sebagai huruf yang ditaruh satu per satu di halaman. Yang terbaca cuma tulisannya — gambar, tabel, dan catatan kaki tidak ikut.
Teks saya dikirim atau disimpan?
Tidak. Semuanya dihitung di HP atau komputer yang kamu pakai, dan teksnya tidak dikirim ke mana pun. Begitu halamannya ditutup, isinya hilang. Yang tersimpan hanya angka kecepatan dan target yang kamu setel, supaya tidak perlu diisi ulang setiap kali datang.