Alat Gratisan

Hitung kata skripsi

Naskah

Isi target kata tiap bab sendiri — kosongkan kalau bab itu belum kamu putuskan targetnya, dan bab itu tidak akan ikut menghitung persentase. Isi babnya boleh ditempel, diketik langsung, atau diambil dari file Word lewat tombol di tiap bab.

Kecepatan baca

Bawaannya 200 kata per menit, angka tengah yang biasa dipakai untuk membaca dalam hati teks tidak teknis; pembaca dewasa umumnya di kisaran 150–300, dan naskah yang padat istilah jauh lebih lambat. Ini rata-rata orang lain, jadi ganti saja kalau kamu tahu kecepatanmu sendiri — angka yang kamu pakai ikut tercetak di lembar hasilnya.

Panjang skripsi lazimnya diatur dalam halaman atau bab pada pedoman masing-masing program studi, dan yang menentukan cukup atau belum adalah dosen pembimbing. Perkiraan lama dibaca berasal dari kecepatan yang tercantum di lembarnya.

Isi babnya disimpan di HP atau komputer ini supaya masih ada waktu kamu buka lagi minggu depan. Simpanan itu tidak pernah dikirim ke mana pun, dan hilang kalau kamu ganti perangkat, ganti browser, atau membersihkan data situs. Kalau kamu memakai komputer bersama, hapus dulu sebelum pergi.

Tempel isi tiap bab, pasang target katamu sendiri per bab, lalu lihat bab mana yang sudah cukup dan bab mana yang masih kurang berapa kata. Beberapa bab dilacak sekaligus dan tersimpan di HP atau komputer yang kamu pakai, lengkap dengan jumlah paragraf, karakter, dan perkiraan lama dibaca.

Ambil isi tiap bab dari file Word-nya atau tempel sendiri, pasang targetnya, dan halaman ini menghitung kata, karakter, paragraf, serta kekurangan tiap bab sekaligus. Beberapa bab dilacak bersamaan, dan isinya masih ada waktu kamu buka lagi besok.

Kenapa per bab dan bukan satu kotak besar

Yang membuat skripsi mandek jarang jumlah kata seluruhnya; yang mandek biasanya satu bab tertentu. Dan satu bab yang kepanjangan pintar sekali menyembunyikan bab yang belum disentuh.

Bab tinjauan pustaka 6.000 kata dengan target 3.000, dan bab hasil yang masih kosong dengan target 3.000, menghasilkan total 6.000 dari 6.000. Seratus persen, selesai. Merata-ratakan persentase tiap bab memberi jawaban salah yang sama persis. Karena itu halaman ini selalu menyebut dua angka yang tidak bisa ditutupi: berapa bab yang sudah mencapai targetnya, dan jumlah kekurangan tiap bab dijumlahkan sendiri-sendiri.

Targetnya milikmu, bukan syarat kampus

Pedoman skripsi di Indonesia umumnya mengatur jumlah halaman, susunan bab, dan format, bukan jumlah kata. Tidak ada peraturan yang berbunyi dua belas ribu kata, dan yang menentukan cukup atau belum tetap dosen pembimbing.

Jadi angka target di sini adalah janjimu ke dirimu sendiri, dan itu tetap berguna. Sasaran mingguan yang kelihatan ujungnya jauh lebih mudah dikejar daripada “menyelesaikan skripsi”. Kalimat itu juga tercetak di lembar hasilnya, supaya lembar yang kamu tunjukkan ke siapa pun tidak terbaca seperti syarat resmi.

Mengambil dari file Word

Di tiap baris bab ada tautan untuk mengambil isinya langsung dari file .docx, supaya kamu tidak perlu memblok empat puluh halaman di Word — pekerjaan yang menyebalkan di laptop dan hampir mustahil di HP.

Yang terbaca hanya .docx. Tiga hal yang sering ditanya:

  • .doc (Word lama): buka di Word, pilih Simpan Sebagai, pilih Dokumen Word (.docx).
  • Google Docs: Berkas → Unduh → Microsoft Word (.docx).
  • PDF: salin tulisannya lalu tempel. Tulisan di dalam PDF bukan kalimat yang tersimpan utuh, melainkan huruf yang ditaruh satu per satu di halaman, dan menyusunnya kembali jadi paragraf bukan pekerjaan yang bisa dijamin benar.

Yang diambil dari file cuma tulisannya. Gambar, tabel, catatan kaki, dan daftar isi otomatis tidak ikut, jadi angkanya akan sedikit berbeda dari angka yang Word tampilkan.

Yang tersimpan dan yang tidak

Isi babnya disimpan di HP atau komputer yang kamu pakai, supaya kemajuanmu tidak hilang tiap kali halamannya ditutup. Itu berarti isinya tidak ikut pindah kalau kamu ganti HP, hilang kalau isiannya kamu bersihkan, dan masih ada kalau komputernya dipakai bergantian dengan orang lain. Tombol hapus di bawah alat membersihkan semuanya sekaligus, dan di komputer yang dipakai ramai-ramai sebaiknya ditekan sebelum kamu pergi.

Angka lain yang sering diminta bersamaan

Jumlah karakter dan paragraf ikut dihitung karena syarat tugas kadang ditulis dalam satuan itu. Untuk batas karakter kolom-kolom pendek seperti abstrak daring atau caption, ada hitung karakter yang menghitung sisa terhadap batas yang kamu isi. Kalau naskahnya akan dibacakan di depan penguji, perkiraan durasinya ada di waktu baca.

Dan sebelum bab lama kamu tumpuk dengan bab baru: cek kemiripan teks membandingkan dua draf yang kamu tempel sendiri, sehingga kelihatan bagian mana yang benar-benar kamu tulis ulang.

Pertanyaan umum

Skripsi itu sebenarnya berapa kata? Pedoman kampus saya memakai halaman.
Tidak ada angka katanya, dan itu justru sebabnya targetnya kamu yang pasang. Pedoman penulisan di Indonesia hampir selalu berbicara soal jumlah halaman, susunan bab, atau sekadar “sesuai kebutuhan pembahasan”, dan yang memutuskan cukup atau belum tetap dosen pembimbing. Mengubah halaman jadi kata pun tidak menolong. Satu halaman A4 spasi 1,5 huruf 12 pt jatuh di kisaran 250–350 kata, tapi tabel, gambar, kutipan blok, dan margin yang diatur pedoman menggeser angka itu jauh. Kalau syaratnya halaman, ukur di berkasnya sendiri; target di sini dipakai untuk mengejar kemajuan harian, bukan untuk menebak tebalnya.
Totalnya sudah 100%, kok masih tertulis kurang 3.000 kata?
Karena kelebihan satu bab tidak mengisi kekurangan bab lain. Bab tinjauan pustaka yang membengkak dua kali lipat membuat jumlah kata seluruh naskah menyentuh total target, sementara bab hasil masih kosong, dan bab kosong tetap bab kosong di meja pembimbing. Kolom kurang di lembar ini adalah penjumlahan kekurangan tiap bab, bukan selisih total, jadi angkanya tidak bisa ditutupi oleh bab yang kepanjangan.
Tulisan saya disimpan di mana?
Di HP atau komputer yang kamu pakai sekarang, dan cuma di situ, supaya isinya masih ada waktu kamu buka lagi minggu depan. Alat pelacak kemajuan tidak ada gunanya kalau isinya hilang tiap kali halamannya ditutup. Tidak ada satu pun yang dikirim ke mana-mana, dan ini bukan tempat yang bisa kamu masuki lagi dengan akun dari HP lain. Konsekuensinya perlu kamu tahu. Isinya tidak ikut kalau kamu ganti HP, hilang kalau isian di HP itu kamu bersihkan, dan tetap ada kalau komputernya dipakai bergantian dengan orang lain. Ada satu tombol untuk menghapus semuanya; kalau kamu mengetik di komputer bersama seperti warnet atau lab kampus, tekan tombol itu sebelum pergi.
Jumlah katanya sama dengan yang di Microsoft Word?
Biasanya dekat, jarang sama persis. Word ikut menghitung isi kotak teks, catatan kaki, header, dan daftar pustaka tergantung apa yang sedang kamu sorot, sedangkan di sini yang dihitung hanya apa yang kamu tempel ke kotaknya. Cara hitungnya sendiri sama-sama memotong pada spasi, jadi anak-anak satu kata dan 1.500 satu kata. Kalau syarat tugasmu ketat pada satu angka, pakai angka dari berkas yang benar-benar kamu kumpulkan.
Bisa langsung ambil dari file Word, atau harus disalin dulu?
Bisa langsung. Di tiap bab ada tautan kecil untuk mengambil isinya dari file .docx, dan isi kotaknya diganti dengan tulisan di dalam file itu. Yang terbaca hanya .docx. File .doc lama harus dibuka di Word lalu Simpan Sebagai .docx; Google Docs diunduh dulu lewat Berkas, Unduh, Microsoft Word; PDF disalin lalu ditempel, karena tulisan di dalam PDF tidak tersusun sebagai kalimat melainkan sebagai huruf yang ditaruh satu per satu di halaman. Kalau seluruh bab ada dalam satu berkas, ambil saja di baris bab mana pun lalu buang bagian yang bukan miliknya. Dan yang terbaca cuma tulisannya: gambar, tabel, catatan kaki, dan daftar isi otomatis tidak ikut, jadi angkanya akan sedikit berbeda dari angka Word.
Bab saya lebih dari lima, atau nama babnya berbeda.
Lima baris yang muncul di awal cuma contoh susunan yang paling umum, dan namanya sekadar tulisan samar di kotak yang bisa kamu timpa. Tambah baris lewat tombol tambah bab, hapus yang tidak terpakai dengan tanda silang di kanan. Baris bebas juga dipakai untuk bagian yang bukan bab: abstrak, kata pengantar, atau satu bab yang kamu pecah jadi beberapa subbab supaya kelihatan mana yang macet.
Kenapa ada bab yang tidak ikut ke persentase?
Karena target katanya belum diisi, dan membagi dengan target nol tidak menghasilkan apa pun yang jujur. Kata di bab itu tetap ikut ke jumlah kata dan tetap kelihatan di tabelnya, hanya tidak ikut ke kolom target dan persentase, dan lembar hasilnya menyebutkan ada berapa bab semacam itu, supaya angka kemajuannya tidak terbaca lebih lengkap daripada yang sebenarnya.
Perkiraan lama dibacanya untuk apa?
Untuk menakar seberapa berat naskahmu buat orang lain, terutama sebelum sidang. Kecepatan bawaannya 200 kata per menit, rata-rata membaca dalam hati teks tidak teknis. Bacaan penuh istilah jauh lebih lambat, jadi angkanya bisa kamu ubah dan yang kamu pakai ikut tercetak. Untuk naskah yang dibacakan di depan orang, kecepatannya lain lagi dan lebih lambat; tautan ke halaman yang menghitungnya ada di bagian bawah tulisan di halaman ini.