Alat Gratisan

Checklist mudik

Perjalananmu

Checklist Mudik

Urusan rumah dikerjakan paling akhir, setelah barang naik ke kendaraan. Waktu tempuh dan jam berangkat tidak dihitung di sini.

Pilih berangkat naik apa dan rumah ditinggal kosong atau tidak, lalu daftarnya menyesuaikan. Urusan rumah ditaruh paling atas karena itu yang tidak bisa diperbaiki dari jarak empat ratus kilometer, bukan bawaan yang masih bisa dibeli di kampung.

Checklist mudik yang beredar hampir semuanya daftar barang bawaan. Padahal bawaan bukan bagian yang bikin masalah — baju yang tertinggal bisa dibeli di kampung, charger bisa pinjam.

Yang tidak bisa diperbaiki dari jarak empat ratus kilometer adalah rumah yang kamu tinggal: regulator gas yang masih tersambung, keran yang menetes dua minggu, tetangga yang tidak tahu rumahmu kosong.

Urutannya dibalik dari kebiasaan

Rumah dulu, kendaraan kedua, bawaan terakhir. Yang paling tidak bisa dibatalkan ditaruh paling atas.

Rumah yang ada penunggunya tidak diperlakukan seperti rumah kosong — daftarnya menyusut jadi dua hal yang memang tetap berlaku.

Dikerjakan paling akhir, bukan paling awal

Bagian rumah dikerjakan setelah semua barang naik ke kendaraan. Yang dikerjakan terlalu pagi sering dibatalkan sendiri: airnya masih perlu untuk mandi, gasnya masih perlu untuk masak bekal. Mematikan lalu menghidupkan lagi berarti ada langkah yang akhirnya terlewat.

Karena itu daftar ini paling berguna dicetak dan ditempel di pintu depan. Bagian itu dikerjakan sambil semua orang sudah buru-buru, dan itu keadaan paling gampang melewatkan satu langkah.

Yang halaman ini tidak hitung

Waktu tempuh dan jam berangkat terbaik. Keduanya ditentukan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow yang diumumkan mendekati hari H dan berubah tiap tahun. Menebaknya menghasilkan angka yang dipakai orang untuk menentukan jam berangkat, dan salahnya berakhir di jalan, bukan di layar.

Untuk memperkirakan biaya bensinnya, ada biaya BBM perjalanan. Kalau kendaraannya kena aturan ganjil genap di jalur yang dilewati, itu bisa dicek di ganjil genap.

Pertanyaan umum

Kenapa urusan rumah ditaruh paling atas, bukan barang bawaan?
Karena bawaan bukan bagian yang bikin masalah. Baju yang tertinggal bisa dibeli di kampung, charger bisa pinjam. Yang tidak bisa diperbaiki dari jarak empat ratus kilometer adalah regulator gas yang masih tersambung, keran yang menetes selama dua minggu, dan tetangga yang tidak tahu rumahmu kosong. Checklist mudik yang beredar hampir semuanya daftar bawaan, dan itu bagian yang paling tidak butuh checklist.
Kok disuruh lepas regulator, bukan cuma matikan kompor?
Karena yang bocor biasanya bukan kompornya, tapi sambungan selang ke regulator, dan itu tetap bertekanan selama regulatornya terpasang. Mematikan kompor tidak memutus apa pun di sisi tabung. Rumah kosong selama dua minggu dengan sambungan gas yang masih bertekanan adalah risiko yang tidak sepadan dengan usaha melepas satu regulator.
Urusan rumah dikerjakan dari kapan?
Paling akhir, setelah semua barang naik ke kendaraan. Yang dikerjakan terlalu pagi sering dibatalkan sendiri karena masih perlu dipakai: airnya masih perlu untuk mandi, listriknya masih perlu untuk setrika, gasnya masih perlu untuk masak bekal. Mematikan lalu menghidupkan lagi berarti ada langkah yang akhirnya terlewat. Catatan ini ikut tercetak di lembar.
Rumah saya ada yang menunggu. Daftarnya jadi kosong?
Tidak kosong, tapi jauh lebih pendek. Yang tersisa cuma dua hal yang tetap berlaku: nomor yang bisa dihubungi ditinggalkan ke yang menunggu, dan token listrik dipastikan cukup sampai kamu pulang. Sisanya dibuang karena rumah yang ada penghuninya tidak perlu diperlakukan seperti rumah kosong.
Bedanya daftar mobil dan motor apa saja?
Yang naik mobil diminta cek ban serep, dongkrak, segitiga pengaman, dan saldo kartu tol — gerbang tol tidak menerima tunai. Yang naik motor diminta cek rantai, lampu, helm SNI untuk semua penumpang, dan jas hujan yang terpisah atas bawah, bukan ponco. Ponco berbahaya di motor karena bisa tersangkut. Yang naik kendaraan umum tidak diminta servis apa pun, cuma tiket, jadwal, dan batas bagasi.
Servis kendaraannya sebaiknya kapan?
Maksimal seminggu sebelum berangkat, bukan di hari H atau sehari sebelumnya. Alasannya bukan soal rajin: menjelang mudik bengkel penuh, dan kalau ternyata ada yang harus diganti dan sparepart-nya kosong, kamu masih punya waktu mencari. Servis di hari terakhir cuma memberi kabar buruk tanpa memberi kesempatan memperbaikinya.
Bisa sekalian hitung waktu tempuh atau jam berangkat terbaik?
Tidak, dan itu keputusan. Waktu tempuh mudik ditentukan rekayasa lalu lintas seperti one way dan contraflow yang diumumkan mendekati hari H dan berubah tiap tahun. Menebaknya menghasilkan angka yang dipakai orang untuk menentukan jam berangkat, dan salahnya berakhir di jalan, bukan di layar. Ikuti pengumuman resmi menjelang keberangkatan.
Bisa dicetak buat ditempel di pintu?
Itu justru bentuk yang paling berguna untuk daftar ini. Bagian rumah dikerjakan terakhir sambil semua orang sudah sibuk naik kendaraan, dan itu keadaan paling gampang melewatkan satu langkah. Lembar bercentang yang menempel di pintu depan lebih bisa diandalkan daripada ingatan orang yang sedang buru-buru.