Alat Gratisan

Kwitansi

Data usaha

Sama dengan data di alat nota — diisi sekali, terpakai di dua-duanya.

Kwitansi
Hasil
Nama Usaha

KWITANSI

Sudah terima dari
Uang sejumlah
Untuk pembayaran
Rp
,

Bikin kwitansi pembayaran lengkap dengan jumlah terbilang otomatis, lalu cetak atau kirim gambarnya ke pembeli lewat WhatsApp. Data usaha kamu terisi sendiri kalau sudah pernah pakai alat nota, dan isian kwitansinya tidak keluar dari HP kamu.

Alat ini membuat kwitansi pembayaran yang bisa langsung dicetak atau dikirim ke pembeli. Isi nama pembayar, jumlah uangnya, dan untuk apa pembayaran itu. Bagian terbilang akan terisi sendiri sesuai angkanya.

Kapan kwitansi dipakai, bukan nota

Nota mencatat apa yang dibeli. Kwitansi mencatat bahwa uangnya sudah diterima. Untuk transaksi kecil sehari-hari, nota biasanya sudah cukup. Kwitansi mulai diperlukan ketika jumlahnya besar, ketika pembayarannya bertahap seperti uang muka dan pelunasan, atau ketika pembeli memerlukan bukti pembayaran untuk keperluan administrasi di tempatnya.

Kalau pembayarannya bertahap, buat satu kwitansi untuk setiap kali uang diterima, bukan satu untuk totalnya. Yang dicatat kwitansi adalah penerimaan uang, dan tanggalnya ikut jadi bagian dari bukti itu.

Soal terbilang

Bagian terbilang bukan pelengkap. Angka bisa diubah dengan satu coretan; kalimatnya tidak. Karena itu penulisannya mengikuti kaidah bahasa Indonesia, termasuk bentuk tidak beraturan seperti sebelas, seratus, dan seribu, bukan “satu belas” atau “satu ribu” yang sering muncul di generator lain.

Data usaha dipakai bersama

Nama usaha, alamat dan nomor HP yang kamu isi di sini sama dengan yang dipakai di alat nota penjualan. Diisi sekali, terpakai di dua-duanya, dan tersimpan di HP kamu sendiri. Tidak ada yang dikirim ke mana-mana.

Pertanyaan umum

Jumlah terbilangnya diisi manual?
Tidak, terisi sendiri begitu kamu mengetik angkanya. Misalnya 1.500.000 langsung menjadi satu juta lima ratus ribu rupiah. Bagian terbilang inilah yang membuat kwitansi sulit diubah setelah ditandatangani, jadi penulisannya mengikuti kaidah yang benar termasuk bentuk seperti sebelas, seratus dan seribu.
Bedanya kwitansi dengan nota apa?
Nota mencatat barang apa saja yang dibeli beserta harganya. Kwitansi mencatat bahwa sejumlah uang sudah diterima, dari siapa, dan untuk apa. Kalau pembeli membayar setelah menerima nota, biasanya kwitansi yang jadi bukti pembayarannya.
Untuk pembayaran bertahap, ditulis bagaimana?
Tulis di kolom keterangan bahwa pembayarannya sebagian (misalnya uang muka, angsuran ke berapa, atau pelunasan), dan jumlah yang tertulis adalah yang benar-benar diterima saat itu. Satu kwitansi untuk satu kali penerimaan uang, bukan untuk total keseluruhan.
Data usaha saya harus diketik ulang di sini?
Tidak kalau kamu sudah pernah mengisinya di alat nota penjualan. Nama usaha, alamat dan nomor HP dipakai bersama untuk semua alat dokumen usaha di sini, jadi cukup sekali diisi.
Ukuran kertasnya apa?
A4, karena kwitansi umumnya diarsipkan bersama dokumen lain. Kalau perlu ukuran lain, ganti saja pilihan kertas di dialog cetak sebelum mencetak.
Kwitansinya bisa dikirim lewat WhatsApp?
Bisa. Pilih Simpan gambar lalu kirim filenya, atau gunakan tombol Bagikan kalau HP kamu mendukung. Yang dikirim adalah gambar kwitansinya, jadi penerima langsung melihatnya tanpa perlu membuka apa-apa.