Tabel perkalian
Sentuh satu kotak, baris dan kolomnya ikut tersorot dan penjumlahan yang membentuk angkanya ditulis di atas tabel. Tabelnya bisa dicetak jadi poster kelas, atau jadi lembar latihan yang sebagian jawabannya dikosongkan dan bisa dicetak ulang persis sama. Sampai 20 × 20, muat di satu lembar A4.
Sentuh satu kotak, dan tabel ini tidak cuma memberi jawabannya. Baris dan kolomnya ikut tersorot, dan penjumlahan yang membentuk angka itu ditulis di atas tabel. Kalau sudah pas, tabelnya bisa dicetak jadi poster kelas atau jadi lembar latihan yang jawabannya dikosongkan.
Dua cara membaca 7 × 8, dan keduanya hidup di sekolah
Banyak buku matematika SD di Indonesia mengartikan 7 × 8 sebagai 8 yang ditambahkan sebanyak 7 kali, dan sebagian guru memeriksa penulisan itu, bukan cuma hasil akhirnya. Sebagian guru lain tidak mempersoalkan urutannya sama sekali, karena hasil kalinya toh sama.
Halaman ini tidak memilih satu di antaranya. Begitu kamu menyentuh sebuah kotak, yang muncul adalah bentuk pertama secara penuh, disertai satu baris yang menyebutkan bentuk sebaliknya beserta catatan bahwa yang menentukan adalah gurumu. Kami tidak dalam posisi memutuskan itu, dan seorang anak yang mengumpulkan pekerjaan lalu disalahkan gurunya gara-gara mengikuti halaman gratis di internet adalah harga yang tidak sebanding dengan kalimat yang lebih ringkas.
Yang tidak pernah berbeda adalah hasil kalinya. 7 × 8 dan 8 × 7 sama-sama 56, dan justru itu yang membuat tabel ini bisa dihafal separuhnya saja.
Yang disorot adalah jalannya, bukan cuma jawabannya
Menyentuh satu kotak menyorot seluruh barisnya dan seluruh kolomnya sampai ke kepala tabel. Itu bagian yang hilang kalau tabel perkalian cuma dibaca dari kertas. Mata anak yang mencari 7 × 8 sering tergelincir satu baris, dapat 63, dan tidak pernah tahu di mana melesetnya.
Di atas tabel, angkanya diuraikan jadi penjumlahan berulang yang lengkap, 8 + 8 + 8 + 8 + 8 + 8 + 8 = 56. Untuk anak yang belum hafal, itu bukan hiasan. Perkalian yang tidak bisa dikembalikan jadi penjumlahan cuma jadi deretan yang dihafal tanpa dimengerti, dan yang seperti itu hilang begitu liburan selesai. Kepala kolom dan kepala baris juga bisa disentuh sendiri, kalau yang mau dilihat satu baris penuh.
Poster dan lembar latihan datang dari tabel yang sama
Poster memakai semua jawabannya, untuk ditempel di dinding kelas atau di pintu lemari. Lembar latihan mengosongkan jawabannya dan menambahkan baris nama, kelas, dan tanggal di atas. Poster tidak dapat baris itu, karena poster bukan milik satu anak.
Kotak yang dikosongkan dipilih dari sebuah kode yang ikut tercetak di lembarnya. Kode dan pengaturan yang sama selalu memberi lembar yang sama persis, dan itu yang menyelesaikan tiga hal sekaligus: lembar yang hilang bisa dicetak ulang, anak yang kemarin tidak masuk bisa diberi lembar yang sama dengan teman-temannya, dan satu kunci cocok untuk seluruh kelas. Ganti kodenya kalau kamu justru ingin dua versi berbeda dalam satu ruangan.
Berapa persen yang sebaiknya dikosongkan
Seratus persen adalah tabel yang benar-benar kosong, dan itu ujian, bukan latihan. Untuk minggu pertama, tiga puluh persen biasanya lebih berguna. Jawaban yang masih tampil di sekitarnya jadi tangga, dan anak yang lupa 7 × 8 masih bisa menemukannya dari 7 × 7 yang ada di sebelah kiri, dengan menambahkan tujuh. Itu cara berpikir yang mau kita tanam, dan itu tidak terjadi di lembar yang seluruhnya kosong.
Naikkan persennya tiap minggu. Jumlah kotak yang dikosongkan selalu persis sebesar persen yang kamu isi. 40% dari tabel 12 × 12 adalah 58 kotak, bukan kira-kira 58.
Setelah tabelnya, latihan yang berhenti sendiri
Tabel bagus untuk melihat pola dan untuk ditempel. Yang tidak dilakukannya adalah menagih. Tabel tidak tahu perkalian mana yang sudah kamu hafal dan mana yang selalu meleset.
Untuk itu, tulis yang masih sering salah jadi kartu di flashcard, satu baris untuk tiap kartu seperti “7 × 8 = 56”, dan latihannya akan mengulang yang belum hafal sampai habis. Kalau yang dicari adalah soal hitung campuran untuk dikerjakan di buku tulis, generator soal matematika SD membuatkan lembarnya lengkap dengan kunci jawaban di halaman kedua.
Pertanyaan umum
- 7 × 8 itu delapan ditambah tujuh kali, atau tujuh ditambah delapan kali?
- Dua-duanya 56, dan yang berbeda cuma cara menulis penjumlahannya. Banyak buku matematika SD di Indonesia mengartikan 7 × 8 sebagai 8 yang ditambahkan sebanyak 7 kali, dan sebagian guru memang memeriksa penulisan itu, bukan cuma hasilnya. Sebagian guru lain tidak mempersoalkan urutannya sama sekali. Karena itu halaman ini menampilkan kedua bentuknya begitu kamu menyentuh sebuah kotak, bukan memilih salah satu diam-diam. Yang menentukan mana yang dipakai adalah gurumu, dan itu bisa berbeda antar sekolah bahkan antar kelas.
- Lembar latihan saya kok beda kotak kosongnya dengan punya teman sebangku?
- Karena kode lembarnya berbeda. Kode itu yang menentukan kotak mana yang dikosongkan, dan kode plus pengaturan yang sama selalu menghasilkan lembar yang sama persis. Kalau kamu mau satu kelas dapat lembar yang identik, pakai satu kode untuk semuanya dan kodenya ikut tercetak di lembar. Kalau kamu justru ingin dua versi supaya yang duduk bersebelahan tidak bisa saling contek, ganti kodenya untuk separuh kelas.
- Ada kunci jawabannya?
- Ada, dan itu posternya sendiri. Ganti isi lembarnya jadi "Poster — semua jawaban tampil" dengan angka batas yang sama, lalu cetak satu lembar untuk dipegang sendiri. Karena poster dan lembar latihan dibangun dari tabel yang sama, letak kotaknya sama persis, jadi mencocokkan jawaban tinggal menaruh dua lembar itu berdampingan.
- Kotak kuning yang tersorot itu ikut tercetak?
- Tidak. Sorotannya dilepas dulu setiap kali kamu menekan tombol cetak atau simpan gambar, termasuk kalau kamu mencetak lewat Ctrl+P. Sorotan itu cuma menandai kotak yang terakhir kamu sentuh, bukan bagian dari lembarnya. Satu kotak kuning nyasar di poster dinding kelas akan dikira penanda sesuatu yang penting.
- Sampai berapa sebaiknya tabelnya?
- Sepuluh cukup untuk kelas 2 dan 3, dan itu yang paling banyak dipakai. Dua belas dipilih kalau di sekolahnya perkalian dihafalkan sampai 12. Dua puluh masih muat di satu lembar A4, tapi kotaknya tinggal sekitar 8 mm dan itu sudah sempit untuk ditulisi pensil anak kelas 2. Untuk latihan menulis, tabel yang lebih kecil lebih berguna daripada tabel yang lengkap.
- Bisa dikosongkan sebagian saja, bukan semuanya?
- Bisa, isi berapa persennya. Ini yang paling berguna di awal hafalan. Kosongkan 30% dulu, dan jawaban yang masih tampil di sekitarnya jadi tangga untuk mengisi yang kosong. Anak bisa menghitung 7 × 8 dari 7 × 7 yang masih ada di sebelahnya. Persennya dinaikkan tiap minggu sampai akhirnya 100%. Jumlah kotak yang dikosongkan persis sebesar persen yang kamu isi, bukan kira-kira.
- Muat di satu lembar? Saya pernah dapat halaman kedua berisi satu kolom.
- Muat, untuk semua ukuran sampai 20 × 20, di A4 tegak. Ukuran kotaknya memang dihitung dari lebar kertas dikurangi margin, bukan dibiarkan mengikuti isi, justru supaya kolom terakhir tidak tumpah ke lembar berikutnya. Satu syarat dari sisi kamu adalah mencetak di ukuran asli 100%, tanpa diperbesar dari pengaturan printernya.