Alat Gratisan

Absensi kelas

Kepala lembar

Mata pelajaran boleh dikosongkan — kalau kosong, baris tanda tangannya tertulis "Guru Kelas", yang lebih pas untuk wali kelas SD. Tanggal di baris tanda tangan sengaja dibiarkan titik-titik: lembar ini ditandatangani di akhir bulan, bukan waktu dicetak.

Bulan

Hari sekolahnya

Satu kolom untuk tiap hari yang dicentang, dengan tanggal aslinya di kepala kolom — jadi kalau tanggal 2 dan 3 jatuh di akhir pekan, kolomnya memang lompat dari 1 ke 4. Tanggal merah tidak ditandai di sini: hari liburnya berubah tiap tahun dan berbeda antar daerah, jadi kolomnya tetap dibuat dan tinggal disilang tangan.

Daftar nama

Nomor absen satu sampai tiga angka di depan nama tidak ikut terbawa, jadi daftar bernomor dari Word atau kolom Excel bisa langsung ditempel — lembar ini memberi nomornya sendiri. Nomor induk siswa yang empat angka atau lebih tetap ikut, kalau memang mau tercetak.

DAFTAR HADIR SISWA

KelasMata pelajaranGuruBulan

Isi nama kelas, mata pelajaran, guru dan bulannya, lalu lembar daftar hadir tersusun dengan kolom tanggal yang pas untuk bulan itu, termasuk Februari kabisat. Daftar nama boleh ditempel atau dikosongkan supaya lembarnya bisa difotokopi dan diisi tangan.

Lembar daftar hadir satu kelas untuk satu bulan: nama kelas, mata pelajaran, nama guru, lalu satu kolom untuk tiap hari sekolah pada bulan yang kamu pilih. Lembar ini memang dibuat untuk dicetak kosong dan diisi pakai pena. Itu bukan hal yang kelihatan dari sebuah halaman web, jadi disebutkan di sini. Kotak daftar nama boleh kamu kosongkan, dan barisnya akan keluar bernomor dengan kolom nama yang lega untuk ditulis tangan.

Yang halaman ini putuskan adalah jumlah kolomnya

Kolomnya dihitung dari kalender bulan yang kamu pilih, bukan dari angka tetap 30. Panjang bulannya diambil apa adanya (Februari 2028 keluar 29 hari, Februari 2027 keluar 28), lalu hari yang tidak kamu centang dibuang, dan angka di kepala kolom tetap tanggal aslinya, lengkap dengan lompatan di tempat akhir pekan berada.

Kesalahan jumlah kolom baru ketahuan setelah lembarnya difotokopi empat puluh lembar dan dibagikan, karena tidak ada yang menghitung ulang kolom di kertas yang sudah terlihat rapi. Itu sebabnya jumlah kolomnya ikut tertulis di lembar, di bawah judul, bersama nama hari yang dihitung.

Lebar kertas adalah keputusan yang diambil sebelum mencetak

Satu bulan penuh hari sekolah berkisar 21 sampai 26 kolom, dan lebar segitu tidak muat di A4 tegak. Yang jatuh dari tepi kanan justru tanggal-tanggal akhir bulan, bagian yang paling dibutuhkan waktu rekap, dan itu terjadi di semua salinan sekaligus.

Halaman ini menghitung kolommu dan menyebutkan sendiri kalau jumlahnya sudah lewat dari yang muat tegak, sebelum tombol cetak ditekan. Orientasinya sendiri tidak bisa kami atur dari sini; itu pilihan di kotak cetak yang muncul setelah kamu menekan cetak, dan yang perlu kamu ganti adalah Landscape.

Yang halaman ini tidak tahu

Tanggal merah tidak ditandai. Hari libur nasional berubah tiap tahun lewat SKB tiga menteri, ditambah cuti bersama yang keluar belakangan, libur daerah, dan libur sekolah yang tidak ada di SKB mana pun. Menebaknya berarti mencetak lembar yang kekurangan kolom di hari yang ternyata masuk, jauh lebih repot daripada satu kolom yang tinggal disilang tangan.

Lembar ini juga tidak menghitung persentase kehadiran. Rekap di ujung kanan disediakan untuk dijumlah tangan di akhir bulan, dan kalau yang kamu cari adalah hitungan berapa kali masih boleh tidak masuk supaya kehadiran tetap di atas batas, itu ada di kalkulator kehadiran. Untuk giliran membersihkan kelas, lembarnya ada di jadwal piket.

Pertanyaan umum

Kolom tanggalnya kok tidak 30 semua?
Karena kolomnya dihitung dari kalender bulan yang kamu pilih, bukan dari angka tetap. Panjang bulannya diambil apa adanya (28, 29, 30, atau 31), lalu hari yang tidak kamu centang dibuang. Angka di kepala kolom tetap tanggal aslinya, misalnya 1, 4, 5, 6, 7 kalau tanggal 2 dan 3 jatuh di akhir pekan. Nomor urut 1 sampai 21 tidak dipakai, supaya lembar ini masih bisa dicocokkan dengan kalender di dinding.
Saya mau cetak kosong tanpa nama muridnya, bisa?
Justru itu cara pakainya yang utama. Kosongkan kotak daftar nama, atur berapa baris yang kamu mau, lalu cetak. Barisnya keluar bernomor dengan kolom nama yang lega untuk ditulis tangan. Satu lembar difotokopi untuk beberapa bulan sekaligus juga masuk akal, asal bulan yang kamu pilih memang punya jumlah kolom yang sama. Kalau daftar namanya ditempel, nama-nama itu menggantikan baris kosongnya.
Waktu dicetak, kolom tanggal paling kanan kepotong.
Ganti orientasi kertasnya jadi Landscape di kotak dialog cetak. Satu bulan penuh hari sekolah itu sekitar 21 sampai 26 kolom, dan lebar segitu memang tidak muat di A4 tegak. Yang jatuh dari tepi kanan justru tanggal-tanggal akhir bulan, bagian yang paling dibutuhkan waktu rekap. Halaman ini menghitung kolommu dan menyebutkan sendiri kalau jumlahnya sudah lewat dari yang muat tegak, sebelum kamu menekan tombol cetak.
Tanggal merah kok tetap jadi kolom?
Karena tanggal merah tidak dibuat di sini. Hari libur nasional berubah tiap tahun lewat SKB tiga menteri, ditambah cuti bersama yang keluar belakangan, libur daerah, dan libur sekolah yang tidak ada di SKB mana pun. Menebaknya berarti mencetak lembar yang kekurangan kolom di hari yang ternyata masuk, dan itu lebih repot daripada satu kolom yang tinggal disilang tangan. Kolom hari liburnya silang saja waktu mengisi.
Nomor absen di depan nama ikut terbawa tidak?
Tidak, kalau nomornya satu sampai tiga angka dan diikuti titik, kurung, tanda hubung, atau spasi. Daftar bernomor dari Word atau kolom Excel bisa langsung ditempel apa adanya, dan lembar ini memberi nomornya sendiri di kolom paling kiri. Nomor induk siswa yang empat angka atau lebih tidak ikut dibuang, jadi kalau kamu memang mau NIS-nya tercetak, tempel saja bersama namanya dalam satu baris.
Tanda apa yang dipakai untuk mengisinya?
Keterangannya ikut tercetak di bawah tabel: centang untuk hadir, S sakit, I izin, A alpa. Singkatan itu sudah dipakai hampir semua sekolah. Keterangannya ada di lembarnya, bukan cuma di halaman ini, karena yang mengisi lembar itu bisa saja guru pengganti yang tidak pernah membuka halaman ini. Tiga kolom rekap di ujung kanan disediakan untuk menjumlahkan S, I dan A di akhir bulan.
Bulan Februari di tahun kabisat kolomnya benar?
Benar, dan itu memang yang paling dijaga. Panjang bulannya dihitung dari kalender tahun yang kamu isi, jadi Februari 2028 keluar 29 hari dan Februari 2027 keluar 28. Tabel bulan yang diketik tangan biasanya benar tiga tahun berturut-turut lalu salah sekali, di tahun kabisat, pada bulan yang paling pendek. Lembar bulan itu yang paling sering dicetak ulang karena kolomnya kurang.
Bisa dipakai untuk absensi pegawai atau kegiatan, bukan kelas?
Bisa, selama yang kamu butuhkan memang kotak-kotak per tanggal untuk dicentang. Isi kolom kelas dengan nama unit atau kegiatannya, kolom mata pelajaran dengan keterangan apa pun yang perlu tercetak di kepala lembar, lalu centang hari kerjanya. Yang tidak bisa dilakukan lembar ini adalah menghitung jam masuk dan jam pulang. Kalau itu yang kamu perlukan, lembarnya bukan ini.