Alat Gratisan

Jadwal belajar

Judul
Mata pelajaran

Isi jam yang kamu butuhkan per pekan, bukan jam yang kamu harap. Boleh pecahan: 1,5 berarti satu setengah jam. Angkanya dibulatkan ke atas ke kelipatan satu sesi, dan lembar hasilnya menyebutkan kalau itu terjadi.

Slot belajar per hari

Satu slot adalah satu kali duduk belajar. Isi jumlah yang realistis untuk hari itu — hari yang ada les atau ekskul boleh diisi 0, dan hari libur tidak wajib diisi penuh. Kalau slotnya lebih banyak daripada yang dibutuhkan, sisanya dibiarkan kosong dan tidak diisi apa pun.

Jam belajar terjadwal per pekan

Rekap per mata pelajaran

Mata pelajaranDimintaTerjadwalHari

Daftar yang sama selalu menghasilkan susunan yang sama.

Lembar ini mengatur kapan waktunya, bukan cara belajarnya. Urutannya disusun supaya sesi mata pelajaran yang sama tidak menumpuk di satu hari.

Isi mata pelajaran beserta jam yang dibutuhkannya per pekan, lalu berapa slot belajar yang benar-benar tersedia tiap hari. Halaman ini membagikannya dan sengaja menyebar sesi mata pelajaran yang sama ke hari berbeda, bukan menumpuknya jadi satu hari panjang. Kalau slotnya kurang, kekurangannya disebut dalam jam di bawah grid.

Isi mata pelajaran beserta jam yang dibutuhkannya per pekan, lalu berapa slot belajar yang benar-benar tersedia tiap hari. Hasilnya satu grid sepekan yang bisa dicetak dan ditempel.

Ini pembagi waktu, bukan metode belajar. Yang dikerjakannya cuma membagi jam yang kamu tentukan sendiri ke slot yang kamu sediakan sendiri. Ia tidak menilai apakah jamnya cukup, dan tidak mengajarkan cara memakainya.

Sesi yang sama sengaja tidak ditumpuk

Cara paling gampang membagi jam adalah menghabiskan satu mata pelajaran dulu, baru pindah ke berikutnya. Hasilnya jamnya benar dan bentuknya salah. Empat jam Matematika berderet di hari Senin, lalu tidak disentuh lagi sampai pekan depan.

Jadi urutannya disusun dengan aturan bertingkat: yang belum kebagian hari ini dan tidak kebagian kemarin lebih dulu, lalu yang belum kebagian hari ini, lalu apa saja asal bukan yang barusan. Tingkatnya boleh turun kalau memang tidak ada pilihan. Enam sesi dalam satu hari terbuka memang harus berderet, dan menolak menyusunnya cuma akan menyisakan slot kosong dengan jam yang belum terjadwal.

Slot pertama semua hari juga diisi lebih dulu sebelum slot kedua. Tanpa itu, seluruh pekan menumpuk di hari-hari awal dan Kamis–Jumat kosong sama sekali.

Slot kosong itu memang dikosongkan

Kalau slot yang kamu sediakan lebih banyak daripada jam yang kamu minta, sisanya tidak diisi apa-apa, dan yang dikosongkan dipilih supaya sesi tidak jatuh di dua hari berurutan. Tiga sesi di lima hari karena itu keluar sebagai Senin–Rabu–Jumat.

Slot kosong tetap tercetak sebagai “luang”, bukan dihapus dari grid. Slot yang hilang terbaca seperti hari yang memang lebih pendek; “luang” terbaca sebagai waktu yang tersedia dan bebas, dan itu yang sebenarnya terjadi.

Kalau jamnya tidak muat

Kekurangannya disebut dalam jam, di bawah grid yang terlihat penuh. Rekap di bawah grid memasang dua kolom bersebelahan: diminta dan terjadwal. Selama slotnya kurang, keduanya berbeda, dan itu satu-satunya tempat perbedaannya kelihatan.

Yang tidak dilakukan halaman ini adalah menebak mana yang lebih penting bagimu. Yang bisa kamu ubah ada tiga: jam yang diminta, jumlah slot per hari, atau lama satu sesi.

Yang halaman ini tidak tahu

  • Jam berapa slotmu jatuh. Sesi 1 berarti kesempatan belajar pertama di hari itu, bukan pukul tertentu. Waktu luang orang berbeda-beda letaknya, dan menebaknya akan membuat jadwalnya salah untuk kebanyakan orang.
  • Kelas dan kegiatanmu. Halaman ini tidak tahu kamu ada les Selasa sore. Hari seperti itu kamu isi 0 slot sendiri. Kalau jadwal kelasmu sendiri belum tersusun rapi, jadwal kuliah menyusunnya sekaligus memeriksa jam yang bentrok.
  • Berapa jam yang pantas. Angka jam per pekan seluruhnya keputusanmu.
  • Sisa waktu sebelum ujian. Jadwal ini per pekan, tanpa tanggal. Hitung mundur yang menghitung berapa hari lagi tersisa.

Pertanyaan umum

Kenapa Matematika tidak disatukan saja di hari Sabtu supaya sekalian selesai?
Karena bentuk itulah yang hampir selalu bikin jadwal gagal dipakai. Empat jam berturut-turut untuk satu mata pelajaran, lalu tidak disentuh lagi sampai pekan depan. Halaman ini menyebar sesi yang sama ke hari-hari berbeda selama slotnya memungkinkan. Kalau slot yang kamu isi cuma ada di satu hari, sesinya memang akan berderet di hari itu. Menolak menyusunnya cuma akan membuat slot kosong sementara jamnya belum terjadwal.
Ada slot yang dibiarkan kosong padahal masih ada hari lain. Kenapa tidak diisi?
Karena slot yang kamu sediakan lebih banyak daripada jam yang kamu minta, dan sisanya sengaja tidak diisi apa-apa. Yang dikosongkan dipilih supaya mata pelajaran yang sama tidak jatuh di dua hari berurutan. Itu sebabnya tiga sesi di lima hari keluar jadi Senin–Rabu–Jumat, bukan Senin–Selasa–Rabu. Slot kosong tercetak sebagai 'luang' di grid, jadi kamu tahu waktunya memang tersedia dan bebas dipakai untuk apa pun.
Saya isi 1,5 jam kok jadwalnya jadi 2 jam?
Karena satu sesi tidak bisa dipotong setengah. Jam yang kamu minta dibulatkan ke atas ke kelipatan satu sesi, dan lembar hasilnya menyebutkan mata pelajaran mana yang kena beserta angka sebelum dan sesudahnya. Kalau kamu memang ingin 1,5 jam persis, kecilkan lama sesinya jadi 30 menit. Angka 1,5 jam lalu jadi tiga slot yang pas, dengan konsekuensi semua mata pelajaran lain ikut dihitung dalam slot 30 menit.
Jam yang saya minta tidak muat semua. Apa yang dipotong?
Yang sisanya paling banyak dijadwalkan lebih dulu, jadi kekurangannya jatuh kira-kira merata dan tidak menimpa satu mata pelajaran saja, apalagi yang kebetulan kamu ketik paling akhir. Kekurangannya disebut dalam jam di bawah grid, dan kolom 'terjadwal' di rekap menunjukkan berapa yang benar-benar masuk untuk tiap mata pelajaran. Halaman ini tidak menebak mana yang lebih penting bagimu. Yang bisa kamu ubah adalah jam yang diminta, jumlah slot per hari, atau lama sesinya.
Kok tidak ada jam berapanya? Sesi 1, sesi 2 saja.
Disengaja. Waktu luang tiap orang berbeda letaknya. Ada yang habis magrib, ada yang subuh sebelum berangkat, dan menempelkan jam 19.00 pada sesi 1 akan membuat jadwalnya salah untuk sebagian besar yang memakainya. Sesi 1 berarti kesempatan belajar pertama di hari itu, kapan pun itu jatuh. Kalau kamu butuh jam yang pasti, tulis tangan jamnya di lembar yang sudah dicetak.
Susunannya berubah tidak kalau halamannya saya buka lagi?
Tidak. Tidak ada acak di sini. Daftar mata pelajaran dan isian slot yang sama selalu menghasilkan susunan yang sama persis. Ini penting karena jadwalnya kemungkinan sudah tertempel di dinding, dan jadwal yang berubah bentuk tiap kali halamannya dibuka tidak bisa dipakai siapa pun. Isianmu juga tersimpan di HP atau komputer ini saja, tidak dikirim ke mana pun.
Ini metode belajar?
Bukan, dan sebaiknya tidak dianggap begitu. Yang dikerjakan halaman ini cuma membagi jam yang kamu tentukan sendiri ke slot yang kamu sediakan sendiri, lalu mengaturnya supaya tidak menumpuk. Tiga hal ada di luar jangkauannya: berapa jam yang pantas untuk tiap mata pelajaran, cara belajarnya, dan apakah jamnya benar-benar dipakai. Tiga-tiganya yang sebenarnya menentukan hasilnya.