Alat Gratisan

Sertifikat massal

Daftar nama

Satu nama per baris. Nomor urut di depan nama ("1. Budi") otomatis dibuang. Koma tetap dianggap bagian dari nama, supaya gelar seperti ", S.Pd." tidak terpotong. Mau menambah asal sekolah atau unit kerja? Pisahkan dengan titik koma: Budi Santoso;SDN Srigading — atau tempel dua kolom langsung dari Excel.

Kegiatan
Tanda tangan

Ruang tanda tangan dikosongkan untuk ditandatangani setelah dicetak. Alat ini tidak menempelkan tanda tangan atau stempel apa pun.

Tempel daftar nama peserta, isi nama kegiatan dan penanda tangannya, lalu unduh satu PDF berisi satu sertifikat A4 mendatar untuk tiap nama. Nomor urutnya bisa jalan sendiri. Ini sertifikat versi kamu untuk acara kamu, bukan sertifikat resmi dari lembaga mana pun.

Alat ini mengubah satu daftar nama menjadi satu berkas PDF berisi sertifikat: satu halaman A4 mendatar untuk tiap peserta, dengan nama kegiatan, tanggal, dan blok tanda tangan yang sama di semua lembar. Ketik atau tempel daftarnya, isi keterangan acaranya, unduh sekali.

Ini sertifikat kamu, untuk acara kamu

Yang keluar dari sini adalah dokumen penyelenggara, bukan dokumen kami dan bukan dokumen lembaga mana pun. Karena itu lembarnya polos: tidak ada garuda, tidak ada segel, tidak ada pita, dan tidak ada alamat situs ini di bawahnya. Satu-satunya otoritas di halaman itu adalah orang yang menandatanganinya. Makanya blok tanda tangan menyediakan tempat untuk dua nama, karena sertifikat sekolah dan kantor hampir selalu ditandatangani ketua panitia bersama pimpinan.

Ruang tanda tangannya dibiarkan kosong untuk ditandatangani setelah dicetak. Kalau kamu memang perlu menempelkan tanda tangan gambar ke dokumen, itu pekerjaan yang berbeda dan ada alatnya sendiri: tanda tangan transparan.

Daftar namanya harus selamat sampai kertas

Bagian yang paling sering rusak diam-diam bukan tata letaknya, tapi daftarnya. Tiga hal ditangani di sini, dan tiga-tiganya pernah jadi tumpukan sertifikat yang harus dicetak ulang:

  • Koma bukan pemisah kolom. Nama di Indonesia membawa gelar, dan memotong di koma mengubah satu orang jadi dua lembar. Kolom kedua dipisah dengan titik koma atau Tab.
  • Nomor urut di depan nama dibuang. Daftar hadir hampir selalu tertempel sebagai “1. Budi”, “2) Citra”, atau nomor dan nama yang terpisah Tab.
  • Jumlahnya diucapkan. Berapa sertifikat yang akan dibuat selalu tertulis di atas tombol unduh, lengkap dengan alasan kalau angkanya berbeda dari jumlah baris yang kamu tempel: baris tanpa huruf dilewati, baris judul kolom tidak dibuatkan sertifikat, dan nama yang muncul dua kali disebutkan namanya, tapi tidak dihapus, karena dua orang memang bisa bernama sama.

Sebelum dicetak

Cetak di ukuran asli (100%), kertas A4, posisi mendatar. Jangan pakai “fit to page”, karena bingkainya akan ikut mengecil dan hasilnya terlihat tidak simetris di kertas. PDF ini menyimpan ukuran kertasnya sendiri, jadi selama skalanya 100% hasilnya sama di printer mana pun.

Kalau acaranya juga memakai undian hadiah, kupon bernomornya bisa dibuat di kupon doorprize dengan cara yang sama, dari satu rentang nomor jadi satu PDF. Dan kalau daftar nama yang sama perlu dibagi jadi beberapa kelompok kerja, formatnya persis sama di pembagi kelompok acak.

Pertanyaan umum

Sertifikat dari sini diakui atau tidak?
Yang membuat sebuah sertifikat berarti adalah acaranya dan orang yang menandatanganinya. Halaman ini cuma menyusun lembarnya: tidak ada akreditasi, tidak ada nomor yang terdaftar di mana pun, dan tidak ada lambang lembaga yang ikut tercetak. Kalau sertifikatnya akan dipakai untuk angka kredit atau syarat resmi, penyelenggaranya yang harus menerbitkan, menomori, dan menandatanganinya. Alat ini hanya membantu bagian ketiknya.
Nama yang ada gelarnya kepotong tidak?
Tidak. Koma sengaja tidak dianggap pemisah kolom, jadi "Ani Rahmawati, S.Pd." tetap satu orang dan satu sertifikat. Kalau kamu mau menambahkan asal sekolah atau unit kerja, pisahkan dengan titik koma atau Tab, misalnya Budi Santoso;SDN Srigading. Itu juga yang terjadi kalau kamu memblok dua kolom di Excel lalu menempelnya ke sini.
Nomor sertifikatnya bisa jalan sendiri?
Bisa. Tulis {n} di tempat nomor urutnya, misalnya {n}/PAN-WLD/VIII/2026, dan tiap sertifikat dapat nomornya sendiri mulai dari 001, minimal tiga digit supaya nomor 7 tidak terlihat berbeda kelas dari nomor 112. Kalau acaramu memakai satu nomor untuk seluruh berkas, tulis saja nomornya tanpa {n} dan semua lembar memakai nomor yang sama.
Kenapa ada huruf di nama peserta yang berubah?
Huruf bawaan di dalam PDF tidak punya semua huruf yang dipakai di dunia. Aksara Han, huruf beraksen dari transliterasi, dan simbol dekoratif yang ikut tersalin dari formulir online tidak bisa dicetak, jadi hurufnya diturunkan ke huruf dasar yang paling dekat, dan nama mana saja yang berubah ditulis di bawah daftar sebelum kamu mengunduh. Ini bukan hal sepele. Itu nama orang. Kalau ejaan aslinya penting, ketik ulang dengan huruf biasa atau tulis tangan sertifikat yang itu.
Sekali unduh maksimal berapa nama?
400. Tiap sertifikat adalah satu halaman penuh, dan menyusun ribuan halaman sekaligus membuat HP-nya menggantung dan berhenti merespons. Itu kegagalan yang tidak jelas bedanya dengan alat yang sekadar lambat. Kalau daftarmu lebih panjang, jumlah yang diminta dan yang dibuat sama-sama ditulis di layar; unduh yang pertama, lalu tempel sisanya dan unduh lagi.
Bisa pakai kop atau logo sekolah?
Belum bisa, dan itu keputusan yang disengaja. Lembarnya sengaja polos (cuma bingkai, judul, nama, dan tanda tangan) supaya tidak terlihat seperti sertifikat berlambang lembaga yang sebenarnya tidak terlibat. Kalau kamu butuh kop, cetak PDF ini di atas kertas berkop yang sudah ada, atau tambahkan logonya belakangan lewat aplikasi pengolah dokumen.