Alat Gratisan

Checklist belanja bulanan

Daftar belanja

Kolom siapa dan di mana boleh dikosongkan. Yang belum ada tempatnya tetap masuk daftar, dikumpulkan sendiri di bawah.

Bagian masing-masing

Tulis daftarnya sekali dengan format nama, siapa, di mana. Halaman ini menyusun ulang jadi per tempat supaya sekali datang selesai satu tempat, plus rincian bagian masing-masing orang. Daftarnya bisa dikirim lewat link tanpa aplikasi dan tanpa akun.

Daftar belanja ditulis sesuai urutan orang teringat: beras, sabun, telur, tisu, bawang. Tapi yang menentukan lama belanjanya bukan urutan itu — melainkan berapa kali kamu pindah tempat.

Beras dan bawang di pasar, sabun dan tisu di supermarket, galon di warung depan. Daftar yang tidak dikelompokkan bikin bolak-balik, atau lebih sering: sampai rumah baru ingat masih ada satu yang di pasar.

Yang halaman ini kerjakan adalah menyusun ulang

Tulis sekali, satu barang per baris, dengan format nama, siapa, di mana. Daftarnya keluar dikelompokkan per tempat, jadi sekali datang selesai satu tempat.

Kolom siapa dan di mana boleh dikosongkan. Itu disengaja: daftar belanja jarang lengkap waktu pertama ditulis, dan alat yang menolak baris tidak lengkap akan ditinggal sebelum daftarnya jadi.

Yang belum ada tempatnya tidak dibuang

Barang tanpa keterangan tempat dikumpulkan di kelompok sendiri, ditaruh paling bawah, dan jumlahnya disebut di kepala lembar. Barang yang hilang dari daftar karena kurang keterangan adalah barang yang tidak dibeli — kegagalan yang lebih mahal daripada daftar yang kelihatan belum rapi.

Urutannya juga tidak diacak jadi abjad. Tempat yang kamu sebut duluan biasanya yang kamu datangi duluan, dan mengurutkan abjad membuang informasi itu tanpa memberi apa pun sebagai gantinya.

Isi kolom siapa, dan lembarnya otomatis menambahkan rincian bagian masing-masing di bawah daftar per tempat. Yang dipegang tiap orang waktu belanja adalah bagiannya sendiri, bukan seluruh daftar.

Tombol bagikan memasukkan seluruh isi daftar ke dalam alamat halamannya, jadi yang dikirim cukup satu link. Yang membukanya langsung melihat daftar yang sama, tanpa memasang aplikasi dan tanpa bikin akun, jadi orang rumah bisa mencentang belanjaannya sendiri sambil kamu di jalan. Halaman yang dibuka dari link juga tidak memuat iklan sama sekali.

Yang halaman ini tidak hitung

Harganya. Halaman ini tidak tahu harga di pasarmu, dan menebaknya menghasilkan total yang dipakai orang untuk menyiapkan uang.

Untuk membandingkan mana yang lebih murah waktu sudah berdiri di depan raknya, ada bandingkan harga per satuan. Untuk belanja bahan warung atau usaha yang hitungannya per resep dan per porsi, yang dipakai daftar belanja bahan baku. Kalau yang dibagi adalah tagihan bulanan satu kos, itu ada di patungan tagihan kos.

Pertanyaan umum

Kenapa dikelompokkan per tempat, bukan diurutkan biasa?
Karena yang menentukan lama belanjanya bukan urutan barangnya, melainkan berapa kali kamu pindah tempat. Daftar ditulis sesuai urutan orang teringat — beras, sabun, telur, tisu, bawang — padahal beras dan bawang di pasar sementara sabun dan tisu di supermarket. Daftar yang tidak dikelompokkan bikin bolak-balik, atau lebih sering: sampai rumah baru ingat masih ada satu yang di pasar.
Formatnya harus persis nama, siapa, di mana?
Kolom kedua dan ketiganya boleh dikosongkan, jadi menulis Telur saja sudah cukup untuk masuk daftar. Itu disengaja: daftar belanja jarang lengkap waktu pertama ditulis, dan alat yang menolak baris tidak lengkap akan ditinggal sebelum daftarnya jadi. Pemisahnya koma karena daftar belanja biasanya datang dari catatan HP atau pesan WhatsApp, dan koma yang orang ketik sendiri.
Barang yang belum saya tentukan tempatnya hilang tidak?
Tidak, dan itu yang dijaga. Barang tanpa tempat dikumpulkan di kelompok sendiri yang ditaruh paling bawah dan diberi nama apa adanya, lalu jumlahnya ikut disebut di kepala lembar. Barang yang hilang dari daftar karena kurang keterangan adalah barang yang tidak dibeli, dan itu kegagalan yang lebih mahal daripada daftar yang kelihatan berantakan.
Kalau nama tempatnya ada komanya, misalnya Pasar Minggu, blok B?
Tetap utuh. Koma pertama memisahkan nama barang, koma kedua memisahkan nama orang, dan sisanya sesudah itu semuanya dianggap bagian dari nama tempat. Jadi Bawang, Ibu, Pasar Minggu, blok B akan terbaca tempatnya sebagai Pasar Minggu, blok B, bukan terpotong jadi Pasar Minggu.
Bagaimana cara membagi ke orang rumah?
Isi kolom kedua dengan namanya, lalu lembarnya otomatis punya blok bagian masing-masing di bawah daftar per tempat. Kalau tidak ada satu pun nama yang diisi, blok itu tidak dicetak sama sekali — daftar per orang yang isinya satu kelompok saja cuma mengulang daftar yang sama untuk kedua kalinya di lembar yang sama.
Kirim daftarnya ke orang rumah gimana?
Tombol bagikan menyalin seluruh isi daftar ke dalam alamat halamannya, jadi yang kamu kirim cukup satu link lewat WhatsApp. Yang membukanya langsung melihat daftar yang sama dan bisa mencetak atau menyimpannya sebagai gambar, tanpa memasang aplikasi dan tanpa membuat akun.
Kenapa halaman yang dibuka dari link tidak ada iklannya?
Karena isi halamannya waktu itu adalah daftar belanja beserta nama-nama orang serumah, dan itu bukan sesuatu yang pantas dipakai untuk memilih iklan. Aturannya berlaku untuk semua alat di situs ini yang isinya datang dari link: begitu ada isi kiriman di alamatnya, slot iklannya dicabut sebelum apa pun dimuat.
Bisa sekalian hitung totalnya?
Tidak, dan itu keputusan. Halaman ini tidak tahu harga di pasarmu, dan menebaknya menghasilkan total yang justru dipakai orang untuk menyiapkan uang. Yang dihitung cuma jumlah barangnya per tempat dan per orang. Untuk membandingkan mana yang lebih murah per satuan waktu sudah di lokasi, ada alat terpisah yang memang untuk itu.