Alat Gratisan

Kecepatan unduh

Filenya

MiB dan GiB ada di daftar karena itu yang sebenarnya ditampilkan pengelola berkas di Windows dan Android, walaupun labelnya ditulis MB dan GB. Kalau angkanya kamu baca dari HP atau laptop, pilih yang berakhiran -iB.

Koneksinya

Kecepatan diisi angka paketmu (Mbps) atau angka yang kamu lihat di jendela unduhan browser (MB/detik) — pilih satuannya sesuai yang kamu isi. Efisiensiadalah berapa persen dari kecepatan itu yang benar-benar terpakai; 80 di sini angka awal yang bisa kamu ganti. Kalau kamu punya hasil speed test, isi perbandingannya sendiri, atau isi 100 untuk melihat waktu tercepat yang mungkin.

Ukuran file
Kecepatan koneksi
Setara dengan
Efisiensi yang dipakai
Waktu tercepat yang mungkin
Perkiraan yang realistis

Isi ukuran file dan kecepatan internetmu, dan halaman ini menghitung berapa lama unduhan atau unggahannya selesai. Kecepatan paket dijual dalam megabit per detik sedangkan file diukur dalam megabyte, selisih delapan kali yang jadi alasan orang merasa internetnya berbohong. Lembar hasilnya menuliskan pembagian itu.

Isi ukuran filenya dan kecepatan internetmu, dan halaman ini menghitung berapa lama unduhan atau unggahan itu selesai, beserta pembagian yang membuat angkanya tidak seperti dugaan kebanyakan orang.

Satu huruf yang selisihnya delapan kali

Kecepatan internet dijual dalam megabit per detik (Mbps). Ukuran file ditulis dalam megabyte (MB). Satu byte isinya delapan bit, jadi:

Langganan 100 Mbps memindahkan paling banyak 12,5 MB tiap detik, bukan 100.

Itu saja seluruh sebab orang merasa internetnya berbohong. Angka yang dijanjikan tidak pernah dijanjikan dalam satuan yang mereka lihat di jendela unduhan, dan huruf yang membedakannya cuma b kecil lawan B besar. Karena itu lembar hasil di sini tidak cuma mencetak waktunya. Ada baris tersendiri yang menyebut “20 Mbps = 2,5 MB per detik”, supaya kamu punya sesuatu untuk dicocokkan dengan hitunganmu sendiri.

Kalau angka yang kamu punya sudah dalam MB/detik (misalnya dibaca dari jendela unduhan di HP-mu), pilih satuan itu, dan lembarnya akan menyebut bahwa tidak ada pembagian yang dilakukan.

Kenapa hasilnya masih lebih cepat daripada kenyataan

Kecepatan langganan adalah batas atas jalurnya, bukan kecepatan yang benar-benar berjalan. Sebagian jatahnya habis untuk data pembungkus, WiFi selalu kalah dari kabel, situs tempat filenya diambil mungkin membatasi, dan jalur ke luar negeri dipakai bersama-sama pada jam sibuk.

Karena itu efisiensinya jadi kolom yang bisa kamu ubah, dan hasilnya keluar berpasangan: waktu tercepat yang mungkin, dan perkiraan yang realistis. Angka 80% yang terisi di awal cuma angka awal yang bisa kamu ganti, bukan hasil pengukuran. Cara menggantinya dengan angkamu sendiri: bagi hasil speed test dengan angka paketmu, lalu kali 100. Angka yang kamu pakai ikut tercetak, jadi dua lembar dengan asumsi berbeda tidak akan tertukar.

GB pabrik lawan GB di HP

Pengelola berkas di Windows dan Android menampilkan ukuran dalam kelipatan 1.024, tapi tetap menulisnya “MB” dan “GB”. Yang dimaksud sebenarnya MiB dan GiB, dan 1 GiB itu 7,4% lebih besar daripada 1 GB. Selisihnya kecil, tapi ia menjelaskan kenapa hitungan tanganmu tidak pernah pas. Kalau angkanya kamu baca dari perangkatmu sendiri, pilih satuan yang berakhiran -iB.

Perbandingan seluruh satuannya (bit, byte, KB, KiB sampai TB) ada di konversi satuan ukuran kalau yang kamu butuhkan cuma angkanya, bukan waktunya.

Unggah bukan unduh yang dibalik

Di kebanyakan paket rumahan jalur naiknya jauh lebih sempit daripada jalur turunnya, dan angkanya sering tidak dipasang di iklan sama sekali. Jadi kalau kamu menghitung berapa lama video seminaran naik ke Drive atau YouTube, pakai angka upload dari speed test, bukan angka besar di brosurnya. Halaman ini punya pilihan unduh dan unggah supaya lembar hasilnya menyebut yang mana yang kamu hitung, dan mengingatkan hal ini di lembar yang sama.

Kalau yang mau kamu naikkan video, ukurannya sendiri bisa diperkirakan dulu dari resolusi dan bitrate di spesifikasi video. Sering kali di situlah letak persoalannya, bukan di kecepatan internetnya.

Yang halaman ini tidak tahu

Ia tidak tahu koneksimu. Yang dihitung di sini pembagian dari angka yang kamu ketik sendiri. Sinyal yang naik-turun, situs sumbernya yang tiba-tiba melambat, unduhan yang terputus lalu diulang, dan antrean di jam sibuk semuanya di luar jangkauannya.

Ia juga tidak menghitung pemakaian kuota secara persis. Yang tercatat di operator sedikit lebih besar daripada ukuran filenya karena ada data pembungkus, jadi anggap ukuran file sebagai batas bawah, bukan angka pasti.

Dan ia bukan alat bukti. Untuk mengadu ke penyedia internet, yang dipakai adalah hasil speed test yang tercatat waktunya, sebaiknya lewat kabel. Kegunaan halaman ini justru sebaliknya, supaya kamu tahu kapan angka yang kamu lihat sebenarnya wajar.

Pertanyaan umum

Paket saya 100 Mbps, kenapa unduhannya cuma 12 MB per detik?
Karena itu memang angka yang sama, ditulis dalam dua satuan. 100 Mbps berarti 100 megaBIT tiap detik, sedangkan HP dan komputer menghitung dalam megaBYTE, dan satu byte isinya delapan bit. 100 dibagi 8 adalah 12,5. Jadi 12 MB per detik bukan pertanda paketmu tidak sampai. Itu justru angka penuhnya, dan yang menyesatkan cuma satuannya.
Mbps dan MBps itu beda?
Beda delapan kali, dan bedanya cuma satu huruf besar. b kecil berarti bit, B besar berarti byte. Iklan paket internet hampir selalu memakai Mbps (bit) karena angkanya delapan kali lebih besar, sementara jendela unduhan di HP dan komputer memakai MB/detik (byte). Di halaman ini keduanya ada di daftar satuan, jadi kamu pilih yang sesuai dengan angka yang kamu punya.
Efisiensi 80% itu angka dari mana?
Dari kami, sebagai patokan kasar, dan itu sebabnya ia jadi kolom yang bisa kamu ubah, bukan angka yang halaman ini nyatakan sebagai fakta. Yang benar-benar terpakai berbeda tiap rumah dan tiap jam. Cara mengisinya dengan angkamu sendiri: jalankan speed test, bagi hasilnya dengan angka paketmu, kali 100. Kalau paketmu 50 Mbps dan speed test menunjukkan 35 Mbps, isi 70. Angka yang kamu pakai ikut tercetak di lembar hasilnya.
Sudah saya isi 100%, tapi kenyataannya tetap lebih lama. Kenapa?
Karena kecepatan langganan adalah batas atas jalurnya, bukan kecepatan yang berjalan. Sebagian jatah dipakai untuk data pembungkus, WiFi kalah dari kabel, situs tempat filenya diambil mungkin membatasi, dan jalur ke luar negeri dipakai bersama banyak orang di jam sibuk. Pada 100% halaman ini menyebut hasilnya waktu tercepat yang mungkin, bukan perkiraan, dan mengatakan itu di lembarnya.
File saya tertulis 1 GB di HP, tapi hasilnya beda dengan hitungan saya.
Hampir pasti karena HP dan komputer menampilkan GiB tapi menuliskannya GB. 1 GB versi pabrik 1.000.000.000 byte, sedangkan 1 GiB 1.073.741.824 byte, 7,4% lebih besar, dan selisihnya masuk ke waktu tunggu. Kalau angkanya kamu baca dari pengelola berkas di HP atau Windows, pilih satuan GiB atau MiB di halaman ini, bukan GB atau MB.
Untuk unggah, saya isi angka paket yang mana?
Bukan angka yang dipasang besar-besar di iklan. Itu angka unduh. Di banyak paket rumahan jalur naiknya jauh lebih sempit, kadang seperempat atau sepersepuluh, dan sering tidak dicantumkan sama sekali. Jalankan speed test dan pakai angka upload-nya. Kalau kamu memakai angka unduh untuk menghitung unggahan video, hasilnya akan optimis dengan selisih yang besar.
Kuota saya habis sebanyak ukuran filenya, atau lebih?
Sedikit lebih, dan halaman ini tidak menghitungnya. Selain isi filenya sendiri, ada data pembungkus yang ikut dihitung operator, ditambah percobaan ulang kalau sinyalnya putus-putus. Selisihnya biasanya kecil untuk satu file besar, tapi bisa terasa untuk banyak file kecil. Anggap ukuran file sebagai batas bawah pemakaian kuota, bukan angka pastinya.
Hasil di sini bisa saya pakai untuk komplain ke penyedia internet?
Tidak sekuat yang kamu kira, karena angka di sini berdiri di atas kecepatan yang kamu ketik sendiri. Yang dipakai penyedia internet sebagai bukti adalah hasil speed test dari alat mereka atau alat yang mereka akui, dengan waktu dan lokasi yang tercatat, sebaiknya lewat kabel dan bukan WiFi. Halaman ini berguna untuk hal lain, yaitu mengetahui bahwa 12 MB per detik memang wajar untuk 100 Mbps, sehingga kamu tidak komplain tentang sesuatu yang sebenarnya normal.