Alat Gratisan

Hitung biaya listrik

Alat listrik

Wattnya ada di stiker belakang alat atau di buku manualnya. Kalau alatnya sejenis dan sama semua — misalnya 5 lampu 10 W — jumlahkan saja jadi satu baris 50 W. Untuk kulkas, isi jam pemakaian efektifnya, bukan 24: kompresornya hidup-mati sendiri, jadi 24 jam memberi angka tertinggi, bukan angka yang sebenarnya.

Tarif listrik

Default Rp 1.444,70 — tarif tenaga listrik golongan R-1/1.300 VA non-subsidi sebagaimana diumumkan untuk 2024. Tarif PLN berbeda tiap golongan dan bisa berubah tanpa pemberitahuan, jadi ubah angkanya kalau golonganmu lain. Cara tercepat mengetahui tarifmu sendiri: bagi rupiah token yang kamu bayar dengan jumlah kWh yang masuk, atau bagi total tagihan dengan pemakaian kWh di lembar tagihanmu.

Perkiraan biaya listrik sebulan

Tarif yang dipakai

Ini biaya pemakaian listriknya saja. Belum termasuk pajak penerangan jalan, biaya beban, dan biaya admin, jadi yang dibayar selalu lebih besar.

Tarif per kWh berbeda menurut golongan tarif pelanggan, dan yang dipakai di lembar ini adalah angka yang diisi sendiri.

Hitung perkiraan biaya listrik tiap alat di rumah, kos, atau warung: watt dikali jam pemakaian, dikali hari, dikali tarif per kWh. Hasilnya total sebulan plus alat mana yang paling besar makan listriknya. Tarif per kWh bisa kamu ganti sesuai golongan meteranmu.

Isi alat-alat yang kamu pakai, berapa watt, berapa jam sehari, dan berapa hari sebulan. Hasilnya perkiraan biaya listrik sebulan, lengkap dengan berapa persen bagian tiap alat, supaya kelihatan mana yang benar-benar menghabiskan uangnya.

Watt bukan kWh, dan selisihnya seribu kali

Ini kesalahan yang membuat hitungan listrik terasa mustahil dimengerti. Watt itu ukuran daya, sedangkan yang ditagih PLN adalah energi, satuannya kWh. Satu kWh adalah 1.000 watt yang menyala selama satu jam.

Jadi kulkas 100 W yang menyala 24 jam sehari selama 30 hari bukan 72.000 apa pun. Hitungannya 100 ÷ 1.000 × 24 × 30 = 72 kWh, dan di tarif yang dipakai halaman ini itu sekitar Rp 104 ribu sebulan. Karena itu tiap baris di lembar hasilnya menuliskan perkaliannya apa adanya. Kamu bisa melihat pembagian seribunya terjadi, bukan cuma menerima angka rupiahnya.

Yang mengejutkan biasanya bukan alat yang besar

Alat berdaya besar seperti setrika dan rice cooker cuma dipakai sebentar. Alat berdaya kecil yang menyala terus (kulkas, lampu, wifi, kipas) yang pelan-pelan mengumpulkan angkanya. Kolom persen di lembar hasil ada untuk itu. Mematikan alat yang bagiannya 3% tidak akan terasa di tagihan, sedangkan alat yang bagiannya separuh layak kamu perbaiki atau ganti.

Kulkas tidak benar-benar menyala penuh 24 jam

Kompresornya hidup-mati sendiri mengikuti suhu di dalamnya. Kalau kamu isi 24 jam, yang keluar adalah batas atas, angka aman untuk membuat anggaran, tapi lebih besar dari kenyataan. Isi 8 sampai 12 jam untuk perkiraan yang lebih dekat, lalu baca keduanya sebagai rentang.

Hal yang sama berlaku untuk AC inverter dan mesin cuci: dayanya naik-turun selama dipakai, sementara alat ini mengalikan satu angka watt secara rata. Untuk alat seperti itu hasilnya perkiraan kasar, bukan pengukuran.

Tarifnya harus tarif golonganmu

Tarif per kWh di halaman ini adalah isian, bukan angka mati. Isian awalnya tarif tenaga listrik golongan R-1/1.300 VA non-subsidi yang diumumkan untuk 2024. Tarif PLN berbeda tiap golongan, ditinjau berkala, dan bisa saja sudah berubah sejak tulisan ini dibuat.

Cara paling cepat mengetahui tarifmu sendiri: bagi rupiah token yang kamu bayar dengan jumlah kWh yang masuk, atau bagi total tagihan bulan lalu dengan pemakaian kWh yang tertulis di lembarnya. Angka dari pembagian itu sudah termasuk pajak dan admin, jadi hasil hitungannya justru lebih dekat ke uang yang benar-benar keluar dari dompetmu. Angka tarif yang kamu pakai ikut tercetak di lembar hasilnya, supaya bulan depan kamu tahu hitungannya berdasarkan apa.

Kenapa angkanya lebih kecil dari tagihan

Karena tagihan bukan cuma pemakaian. Ada pajak penerangan jalan yang tarifnya ditetapkan masing-masing daerah, ada biaya beban yang mengikuti daya meteranmu, dan pada pembelian token ada materai serta biaya admin. Semua itu tidak dihitung di sini, dan lembar hasilnya mengatakannya, supaya kamu tidak menyimpulkan alat ini salah waktu angkanya tidak sama persis dengan struk.

Yang alat ini tidak bisa

Ia tidak tahu isi rumahmu. Ia mengalikan angka yang kamu isi, jadi hasilnya cuma sebaik tebakan jam pemakaianmu, dan jam pemakaian adalah bagian yang paling sering meleset, bukan wattnya.

Ia juga tidak menghitung lonjakan daya saat alat baru dinyalakan, tidak tahu bedanya AC inverter dengan AC biasa, dan tidak mengurutkan pemakaianmu ke blok tarif apa pun.

Kalau yang kamu cari sebenarnya “AC berapa PK untuk kamar segini”, mulai dari Hitung PK AC dulu, baru masukkan wattnya ke sini. Dan kalau listrik ini biaya warungmu, angka bulanannya masuk ke kolom biaya tetap di Kalkulator BEP.

Pertanyaan umum

Kenapa hasilnya lebih kecil dari tagihan PLN saya?
Karena yang dihitung di sini cuma biaya pemakaian listriknya. Tagihan pascabayar masih ditambah pajak penerangan jalan yang besarnya diatur tiap daerah dan biaya beban sesuai daya meteranmu; pembelian token masih dipotong pajak penerangan jalan, materai, dan biaya admin bank atau aplikasinya. Selisih itu wajar, dan arahnya selalu sama. Yang kamu bayar lebih besar.
Watt alatnya saya lihat di mana?
Di stiker atau pelat logam di badan alatnya, biasanya di belakang atau di bawah, satu baris dengan tulisan 220V. Kalau tertulis dua angka seperti 'input 300 W, heating 1200 W', pakai yang paling besar untuk perkiraan aman. Kalau stikernya sudah hilang, cari tipe alatnya di internet; jangan menebak, karena selisih watt langsung jadi selisih rupiah dengan kelipatan yang sama.
Kulkas saya menyala 24 jam, jam pemakaiannya diisi 24?
Boleh, tapi hasilnya jadi angka tertinggi, bukan angka sebenarnya. Kompresor kulkas hidup-mati sendiri mengikuti suhu di dalamnya, jadi dalam sehari ia tidak benar-benar menarik watt penuh selama 24 jam. Kalau kamu mau perkiraan yang lebih dekat ke kenyataan, isi 8 sampai 12 jam. Bacalah hasilnya sebagai rentang: yang 24 jam batas atas, yang 8 jam batas bawah.
Tarif per kWh punya saya berapa?
Paling pasti dari struk atau tagihanmu sendiri, karena tarifnya berbeda tiap golongan meteran dan bisa berubah. Kalau kamu pakai token: bagi rupiah yang kamu bayar dengan jumlah kWh yang masuk ke meteran. Angka itu sedikit lebih tinggi dari tarif resmi karena sudah termasuk pajak dan admin, dan justru itu yang bikin hasilnya lebih dekat ke uang yang benar-benar keluar.
Meteran saya 900 VA, kenapa isian awalnya bukan tarif itu?
Karena golongan 900 VA ada dua: yang bersubsidi dan yang tidak, dan tarifnya jauh berbeda. Menebak untukmu berarti memasang angka yang salah untuk sebagian besar orang. Isian tarif di halaman ini memang dibuat untuk diganti. Ganti sekali dengan angka dari strukmu, dan seluruh hitungannya langsung ikut.
Bisa dipakai buat menghitung listrik anak kos?
Bisa, dan ini pemakaian yang paling sering. Daftar alat per kamar, lalu totalnya jadi dasar iuran listrik yang masuk akal, bukan angka yang dikira-kira. Yang perlu diingat, hasilnya belum termasuk biaya beban meteran dan pajak penerangan jalan yang tetap ditagihkan ke pemilik rumah, jadi tambahkan bagian itu terpisah kalau memang mau dibagi juga.
Alat saya AC, tapi yang saya tahu cuma PKnya.
PK menyebut kapasitas mendinginkan, bukan daya listrik, dan hubungan keduanya berbeda antar merek dan antara AC biasa dengan AC inverter. Lihat watt yang tertulis di label unit indoor atau di brosurnya, lalu isikan angka itu. Untuk AC inverter, watt di label adalah konsumsi tertinggi, jadi hasil hitungannya cenderung lebih besar dari kenyataan.