Alat Gratisan

Checklist izin usaha UMKM

Usahamu

Checklist Izin Usaha UMKM

Yang wajib dan yang menambah nilai sengaja dipisah. Tenggat sertifikasi halal berubah-ubah dan perlu dicek langsung ke BPJPH.

Daftar izin yang beredar menyebut semuanya sekaligus sampai pemilik warung menyimpulkan usahanya belum layak jalan. Halaman ini memisahkan yang wajib dari yang menambah nilai, lalu menyaringnya menurut jenis usaha dan bentuk badannya.

Daftar izin usaha yang beredar menyebut semuanya sekaligus: NIB, NPWP, PIRT, BPOM, halal, HAKI, SIUP. Pemilik warung kecil membacanya lalu menyimpulkan usahanya belum layak jalan.

Padahal sebagian besar tidak berlaku untuk dia, dan sebagian lagi baru wajib setelah usahanya lebih besar.

Dua kolom, bukan satu

Yang wajib dipisah dari yang menambah nilai. Mencampurnya bikin orang menunda berjualan demi mengurus sesuatu yang sebenarnya tidak menghalanginya berjualan.

NIB lewat OSS gratis dan online. Untuk usaha perorangan, akta notaris tidak diperlukan sama sekali. Barcode GS1 cuma perlu kalau masuk ritel modern — bukan untuk marketplace.

Merek: belum wajib, paling sering disesali

Di Indonesia yang berhak atas merek adalah yang mendaftar lebih dulu, bukan yang memakai lebih dulu. Usaha yang sudah jalan bertahun-tahun bisa kehilangan namanya karena orang lain mendaftarkannya duluan.

Tetap di kolom menambah nilai, karena tidak menghalangimu berjualan hari ini. Tapi ditaruh paling atas di kolom itu.

Yang halaman ini tidak tanggalkan

Tenggat sertifikasi halal. Kewajibannya berlaku bertahap menurut kelompok produk dan tenggatnya sudah beberapa kali berubah. Tanggal yang salah di sini membuat orang menunda atau panik untuk waktu yang keliru, jadi yang disebut cuma bahwa kewajibannya ada — tanggalnya dicek ke BPJPH.

Begitu izinnya jalan, harga jualnya dihitung di hitung HPP, dan titik impasnya di kalkulator BEP.

Pertanyaan umum

Saya jualan makanan rumahan kecil. Perlu izin apa saja?
Mulai dari NIB lewat OSS, yang gratis dan online, plus NPWP. Kalau produkmu pangan olahan kering dan tahan lama, tambahannya PIRT dari dinas kesehatan yang didahului penyuluhan keamanan pangan. Yang tidak kamu perlukan sebagai usaha perorangan: akta notaris. Yang belum wajib tapi berguna: pendaftaran merek. Pilih jenis usahanya dan daftar ini membuang yang tidak berlaku.
Kenapa yang wajib dan yang menambah nilai dipisah?
Karena mencampurnya bikin orang menunda berjualan demi mengurus sesuatu yang sebenarnya tidak menghalanginya berjualan. Daftar gabungan yang menyebut NIB, PIRT, BPOM, halal, HAKI, dan SNI dalam satu kolom terbaca seperti tembok, padahal sebagian besar tidak berlaku untuk usaha kecil dan sebagian lagi baru relevan setelah usahanya besar. Dua kolom terpisah memberi tahu mana yang menghalangi dan mana yang tidak.
PIRT dan BPOM bedanya apa?
Beda pada tingkat risiko produknya. PIRT lewat dinas kesehatan untuk pangan olahan rumah tangga yang kering dan tahan lama. Izin edar BPOM untuk produk berisiko lebih tinggi seperti susu, produk kaleng, dan pangan yang perlu pendingin. Keduanya tidak saling menggantikan, dan mengajukan yang salah berarti waktu terbuang. Daftar ini menampilkan keduanya untuk usaha makanan supaya kamu bisa mencocokkan sendiri dengan jenis produkmu.
Sertifikat halal wajib sekarang atau belum?
Kewajibannya berlaku bertahap menurut kelompok produk, dan tenggatnya sudah beberapa kali berubah. Halaman ini menyebut kewajibannya ada tanpa mengarang tanggal, karena tanggal yang salah di sini membuat orang menunda atau panik untuk waktu yang keliru. Cek tenggat yang berlaku untuk kelompok produkmu langsung ke BPJPH. Untuk usaha mikro yang memenuhi syarat ada jalur self declare yang gratis.
Merek dagang perlu didaftarkan?
Belum wajib, tapi ini yang paling sering disesali kalau ditunda. Di Indonesia yang berhak atas merek adalah yang mendaftar lebih dulu, bukan yang memakai lebih dulu. Usaha yang sudah jalan bertahun-tahun bisa kehilangan namanya karena orang lain mendaftarkannya duluan. Karena itu masuk kolom menambah nilai, bukan kolom wajib — tapi ditaruh paling atas di kolom itu.
Kalau cuma jualan di marketplace, perlu barcode?
Tidak. Barcode GS1 diperlukan kalau produkmu masuk ritel modern seperti minimarket dan supermarket, bukan untuk marketplace biasa. Ini contoh syarat yang sering disalin ke daftar umum lalu bikin penjual online kecil merasa harus mengurus sesuatu yang tidak pernah diminta siapa pun. Blok ini cuma muncul kalau kamu memilih jalur penjualan itu.