Alat Gratisan

Konversi Masehi–Hijriah

Perhitungannya memakai kalender Hijriah Umm al-Qura — hisab tabular, bukan rukyat. Untuk keperluan penanggalan sehari-hari biasanya cocok, tapi jangan dipakai memutuskan awal Ramadan, Idulfitri, atau Iduladha.

Tanggal Masehi
Tanggal Hijriah
Arah konversi
Umur bulan Hijriah itu
Metode

Awal bulan di Indonesia ditetapkan lewat rukyat dan sidang isbat, dan hasilnya bisa berbeda antar organisasi — itu sebabnya tanggal di lembar ini bisa meleset satu hari, kadang lebih.

Ubah tanggal Masehi ke Hijriah atau sebaliknya, memakai kalender Umm al-Qura yang sudah ada di dalam HP atau komputermu sendiri. Umur bulannya ikut ditulis, dan tanggal Hijriah yang memang tidak ada akan ditolak, bukan digeser diam-diam. Untuk perencanaan dan rujukan, bukan penentu awal puasa.

Bulan Hijriah bisa berumur 29 hari, dan tanggal 30 di bulan seperti itu memang tidak ada. Jawaban yang digeser diam-diam ke tanggal 1 bulan berikutnya adalah jawaban untuk pertanyaan yang tidak pernah kamu ajukan, dan tidak ada apa pun di layar yang memberitahumu. Di sini tanggal seperti itu ditolak, beserta umur bulannya. Isi tanggalnya, dua arah, Masehi ke Hijriah maupun sebaliknya, lengkap dengan nama harinya.

Hisab, rukyat, dan selisih satu hari

Ini bagian yang paling penting di halaman ini, jadi ditaruh paling atas.

Yang dipakai di sini adalah hisab, perhitungan. Sementara awal bulan Hijriah di Indonesia ditetapkan lewat rukyat (mengamati hilal), lalu disahkan dalam sidang isbat. Dua cara ini sering sepakat, tapi tidak selalu, dan organisasi yang berbeda pun bisa memakai kriteria yang berbeda. Selisih satu hari adalah hal yang biasa, bukan tanda ada yang rusak.

Maka pemakaiannya untuk perencanaan dan rujukan, bukan untuk memutuskan ibadah. Memperkirakan kapan Ramadan jatuh supaya bisa mengajukan cuti atau menyiapkan stok dagangan itu cocok. Memutuskan besok mulai puasa atau belum, atau kapan Iduladha, bukan di sini. Untuk itu ikuti keputusan yang berlaku di tempatmu.

Satu hal lagi sering terlewat. Hari Hijriah berganti saat magrib, bukan tengah malam. Selepas magrib, tanggal Hijriahnya sudah maju satu sementara tanggal Masehinya belum.

Bulan Hijriah tidak semuanya sepanjang itu

Bulan Hijriah berumur 29 atau 30 hari, dan setahunnya 354 atau 355 hari. Itu sekitar sebelas hari lebih pendek daripada tahun Masehi. Karena itu tanggal Ramadan bergeser maju tiap tahun kalau dilihat dari kalender Masehi.

Akibat praktisnya, tanggal 30 tidak selalu ada. Kalau kamu mengetik tanggal 30 pada bulan yang hanya 29 hari, halaman ini menolaknya dan menyebutkan umur bulan itu, bukan menggeser jawabannya ke tanggal 1 bulan berikutnya. Umur bulan yang sedang kamu lihat juga selalu tertulis di lembar hasilnya, jadi pertanyaan itu terjawab sebelum sempat muncul.

Kenapa Umm al-Qura, dan apa artinya

Halaman ini memakai kalender Umm al-Qura yang sudah tertanam di dalam HP dan komputer sekarang, kalender tabular yang dipakai resmi di Arab Saudi. Konversinya tidak kami hitung sendiri. Menulis ulang kalender aritmetis sendiri hanya akan menambah satu sumber galat baru pada perkara yang tidak bisa diperiksa ulang oleh pembacanya.

Arah baliknya, Hijriah ke Masehi, tidak disediakan kalender itu. Halaman ini mencari tanggal Masehi yang konversi majunya persis sama dengan tanggal yang kamu minta. Jadi kedua arah selalu bersumber dari satu tabel yang sama dan tidak mungkin saling bertentangan.

Tabel itu tetap hisab, dan bukan penetapan resmi untuk Indonesia. Jangkauannya tahun 1300 sampai 1600 H (kira-kira 1882 sampai 2174 Masehi); di luar itu hitungannya jatuh ke kalender kamariah aritmetis biasa, dan lembar hasilnya menuliskan bahwa tanggal itu di luar tabel.

Yang biasanya dicari orang di sini

Tanggal lahir dalam kalender Hijriah, tanggal akad atau haul yang dicatat keluarga dengan penanggalan Hijriah, dan perkiraan kapan tanggal Hijriah tertentu jatuh di kalender kerja. Semuanya bisa dicetak atau disimpan sebagai gambar. Metode yang dipakai dan catatan soal rukyat ikut tercetak, supaya lembar yang berpindah tangan tidak kehilangan peringatannya.

Kalau yang kamu cari umurnya dan bukan tanggalnya, ada kalkulator umur tersendiri. Dan kalau tanggal yang barusan kamu temukan mau dipantau sisa harinya, pindahkan saja tanggal Masehinya ke hitung mundur.

Pertanyaan umum

Tanggal Hijriah di sini beda satu hari dengan kalender di masjid saya. Yang benar mana?
Dua-duanya bisa benar menurut cara masing-masing, dan halaman ini bukan pemenangnya. Yang dipakai di sini adalah hisab tabular Umm al-Qura: perhitungan yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari. Sementara awal bulan di Indonesia ditetapkan lewat rukyat (mengamati hilal) dan disahkan dalam sidang isbat, dan organisasi yang berbeda bisa memakai kriteria yang berbeda pula. Selisih satu hari itu hal yang biasa. Untuk urusan ibadah, ikuti keputusan yang berlaku di tempatmu, bukan angka di layar ini.
Boleh saya pakai untuk menentukan awal Ramadan atau Idulfitri?
Jangan. Itu satu-satunya larangan di halaman ini. Awal Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha ditetapkan lewat rukyat dan sidang isbat, dan hasilnya bisa berbeda satu hari dari perhitungan mana pun, termasuk dari yang ini. Untuk memperkirakan kapan kira-kira Ramadan jatuh supaya bisa mengatur cuti atau stok dagangan, halaman ini berguna; untuk memutuskan besok puasa atau belum, tunggu pengumumannya.
Kenapa tanggal 30 kadang ditolak?
Karena bulannya memang cuma 29 hari, dan itu keadaan yang biasa. Kira-kira separuh bulan Hijriah berumur 29 hari, sisanya 30. Kalau kamu mengetik 30 Safar dan Safar tahun itu hanya 29 hari, halaman ini akan bilang tanggal itu tidak ada beserta umur bulannya, bukan menggeser jawabannya diam-diam ke 1 Rabiulawal. Umur bulan yang sedang kamu lihat juga selalu tertulis di lembar hasilnya.
Umm al-Qura itu kalender apa?
Kalender Hijriah tabular yang dipakai resmi di Arab Saudi, dan sudah tertanam di dalam hampir semua HP dan komputer sekarang. Itu sebabnya dipakai di sini. Hitungannya tidak kami tulis sendiri. Jadi tidak ada sumber galat baru dari kami. Itu tetap hisab dan bukan rukyat, dan bukan pula penetapan resmi untuk Indonesia. Tabelnya menjangkau tahun 1300 sampai 1600 H; di luar itu hitungannya jatuh ke kalender kamariah aritmetis biasa, dan lembar hasilnya mengatakannya.
Bisa untuk mencari tanggal Hijriah kelahiran saya?
Bisa, dan itu salah satu pemakaian yang paling sering. Isi tanggal lahir Masehi kamu, arah konversinya biarkan Masehi ke Hijriah. Satu catatan yang jujur. Untuk tanggal puluhan tahun lalu, penanggalan yang tercatat di dokumen keluargamu mungkin mengikuti rukyat setempat waktu itu. Bedanya bisa sehari dari hasil hitungan ini. Kalau yang kamu cari umurnya, bukan tanggalnya, ada halaman terpisah untuk itu.
Kok tanggal Hijriahnya sudah berganti padahal belum tengah malam?
Karena hari Hijriah memang berganti saat magrib, bukan tengah malam. Jadi selepas magrib hari ini, tanggal Hijriahnya sudah tanggal berikutnya sementara tanggal Masehinya belum berubah. Halaman ini bekerja per tanggal, bukan per jam, jadi yang ditampilkan adalah pasangan tanggal untuk siang harinya. Kalau kamu memakainya untuk acara sesudah magrib, tambahkan satu hari pada sisi Hijriahnya.
Perlu internet supaya hitungannya jalan?
Tidak, setelah halamannya terbuka. Konversinya dikerjakan di HP atau komputermu sendiri, memakai kalender yang memang sudah ada di dalamnya. Tidak ada yang perlu diambil dari luar, jadi tanggalnya tetap keluar waktu sinyalnya hilang. Kalau HP atau komputer yang kamu pakai kebetulan tidak punya kalender Umm al-Qura, halaman ini memilih berkata tidak bisa daripada menampilkan angka yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.