Alat Gratisan

Ramadan dan zakat

Menjelang dan sesudah Ramadan ada beberapa hitungan yang datang berbarengan, yaitu sisa qadha puasa tahun lalu, fidyah untuk hari yang tidak bisa diqadha, zakat maal yang haulnya jatuh, dan THR. Urutan mengerjakannya ada di bawah, dari menghitung sisa hari puasa sampai zakatnya siap disetorkan.

Urutan mengerjakannya

  1. 1

    Hitung dulu sisa qadha tahun lalu

    Sebelum apa pun, pastikan berapa hari puasa Ramadan lalu yang belum kamu ganti. Catatan qadha puasa mencatat hari yang sudah kamu jalani satu per satu dan menunjukkan sisanya, sekalian berapa hari lagi sampai Ramadan berikutnya. Catatannya menempel di HP yang sedang kamu pakai dan tidak ikut pindah sendiri ke HP baru, jadi unduh berkas cadangannya sesekali.

  2. 2

    Cicil qadhanya, jangan ditumpuk ke Syakban

    Banyak orang mencicil qadha di hari Senin dan Kamis. Kalender puasa sunnah menampilkan tanggal Senin, Kamis, dan Ayyamul Bidh untuk bulan berjalan beserta tanggal Hijriahnya, dan ikut menandai hari yang justru tidak boleh dipuasai seperti dua hari raya dan hari tasyrik.

  3. 3

    Pisahkan hari yang memang sudah tidak bisa diqadha

    Fidyah hanya untuk hari yang benar-benar tidak terkejar dengan puasa, misalnya karena usia tua atau sakit menahun yang tidak diharapkan sembuh. Kalkulator fidyah menghitung takarannya dalam kilogram beras dulu, baru nilai rupiahnya kalau kamu isi harganya.

  4. 4

    Tentukan kapan haul zakatmu jatuh

    Haul dihitung satu tahun Hijriah sejak hartamu bertahan di atas nisab, dan satu tahun Hijriah sekitar sebelas hari lebih pendek daripada tahun Masehi. Konversi Masehi–Hijriah dipakai untuk mencocokkan tanggalnya supaya patokanmu tidak melenceng dari tahun ke tahun.

  5. 5

    Kumpulkan angka hartanya, baru hitung zakatnya

    Saldo rekening, uang tunai, emas, piutang yang kamu yakin tertagih, dan barang dagangan yang dinilai dengan harga jualnya sekarang. Kalkulator zakat maal juga meminta harga emas atau perak per gram hari ini, jadi ambil dulu angkanya dari toko emas atau Pegadaian sebelum mulai mengisi.

  6. 6

    Cocokkan THR dengan hitungan kantor

    Kalkulator THR memakai Permenaker 6/2016, yaitu satu bulan upah untuk masa kerja 12 bulan ke atas dan hitungan proporsional di bawah itu. Lembar hasilnya menuliskan masa kerja dan pembaginya, jadi kalau angkanya beda dengan slip dari kantor kamu bisa menunjuk baris mana yang berbeda.

  7. 7

    Kalau ada harta peninggalan yang belum dibagi

    Kumpul keluarga saat lebaran sering jadi satu-satunya waktu semua ahli waris ada di satu ruangan. Kalkulator faraidh menghitung perkiraan bagian untuk susunan keluarga yang lazim, dan menolak menjawab susunan yang memang diperselisihkan ulama alih-alih mengarang angka.

Alatnya (7)

Halaman ini untuk hitungan yang datang menjelang dan sesudah Ramadan. Kebanyakan orang mengerjakannya setahun sekali, dan setahun cukup lama untuk membuat lupa urutannya.

Qadha dulu, fidyah belakangan

Selama kamu masih mampu berpuasa, yang diminta adalah mengganti puasanya, bukan membayar fidyah. Jadi hitung dulu sisa harinya di Catatan qadha puasa, baru hari yang memang sudah tidak terkejar dibawa ke Kalkulator fidyah. Untuk mencicilnya, Kalender puasa sunnah memberi tanggal Senin dan Kamis bulan berjalan sekaligus menandai hari yang tidak boleh dipuasai.

Takaran fidyah dan nisab zakat memang bukan angka tunggal

Takaran fidyah per hari dibaca berbeda-beda. Sekitar 0,75 kg beras lazim di kalangan Syafi’i, sementara sebagian lembaga amil zakat di Indonesia termasuk BAZNAS memakai patokan 1,5 kg atau 3,25 liter beras. Selisihnya dua kali lipat untuk perkara yang sama, jadi angkanya kamu yang isi dan lembar hasilnya menuliskan takaran yang benar-benar kamu pakai.

Zakat maal punya perkara serupa. Nisab dinyatakan dalam berat, setara 85 gram emas atau 595 gram perak, dan rupiahnya baru ada setelah beratnya dikalikan harga hari ini. Kalkulator zakat maal menampilkan kedua nisab berdampingan, karena harta yang sama bisa sudah wajib zakat menurut dasar perak dan belum menurut dasar emas.

Satu hal yang paling sering salah hitung. Begitu nisabnya terlampaui, yang dizakati adalah seluruh harta bersihnya, bukan kelebihannya saja. Nisab bekerja sebagai ambang, sementara PTKP di pajak penghasilan bekerja sebagai potongan.

Sesudah lebaran

Dua hitungan lain biasanya baru muncul setelah lebaran lewat. Kalkulator THR dipakai untuk mencocokkan angka dari kantor dengan aturan minimumnya, dan Kalkulator faraidh dipakai saat harta peninggalan akhirnya dibicarakan karena semua ahli waris sedang berkumpul di satu rumah.

Tanggal Hijriah di layar bisa beda sehari

Konversi Masehi–Hijriah memakai hisab Umm al-Qura, yaitu perhitungan yang sudah ditetapkan jauh-jauh hari. Awal bulan di Indonesia ditetapkan lewat pengamatan hilal dan sidang isbat, dan selisih sehari dengan angka di layar itu hal yang biasa. Untuk urusan ibadah, ikuti keputusan yang berlaku di tempatmu.

Yang tidak bisa dikerjakan di sini

Tidak ada satu pun halaman di sini yang menetapkan awal dan akhir Ramadan, dan tidak ada yang menyalurkan zakat atau fidyahmu. Setorannya tetap lewat amil atau lembaga zakat.

Perkara yang memang diperselisihkan ulama juga tidak dijawab dengan angka. Apakah ibu hamil dan menyusui membayar fidyah, mengqadha, atau dua-duanya; apakah perhiasan yang dipakai sehari-hari ikut dizakati; apakah qadha yang tertunda sampai Ramadan berikutnya menambah kewajiban. Semua itu dibiarkan terbuka, dengan kotak isian yang bisa kamu ubah mengikuti pendapat yang kamu ikuti. Bawa lembar hasilnya ke amil zakat atau ustaz yang kamu percaya, karena semua dasar hitungannya ikut tertulis di situ.

Kumpulan lainnya