Promo beli 2 gratis 1
Diskon efektif buat pembeli
| Harga normal per unit | ||
| Modal per unit | ||
| Untung per unit tanpa promo | ||
| Uang masuk per bundel | ||
| Modal yang keluar per bundel | ||
| Untung per bundel | ||
| Untung per unit selama promo | ||
| Terjual sebulan tanpa promo | ||
| Harus terjual selama promo |
Perkiraan, dan sengaja hanya sampai di sini. Modal per unit dianggap tetap.
Hitung apa yang dilakukan promo beli 2 gratis 1 terhadap untungmu: diskon efektifnya, untung yang tersisa per bundel setelah modal, dan berapa unit yang harus terjual supaya untung sebulan tidak turun. Bisa juga untuk diskon persen dan promo gabungan seperti beli 2 gratis 1 plus potongan member.
Promo beli 2 gratis 1 memotong harga sepertiga, tapi memotong untung jauh lebih dalam, karena modal per unitmu tidak ikut turun. Isi harga, modal, dan bentuk promonya. Hasilnya diskon efektifnya, untung yang tersisa per bundel, dan berapa yang harus terjual supaya untung sebulan tidak berkurang.
Potongannya keluar dari untung, bukan dari harga
Angka 33,33% sudah dijawab di kalkulator diskon, dan itu diskon yang dirasakan pembeli. Yang tidak terlihat dari angka itu adalah dari mana potongannya diambil.
- Brownies 25.000, modal 15.000 → untung normal 10.000 per kue (40% dari harga)
- Satu bundel beli 2 gratis 1: masuk 50.000, modal tiga kue 45.000
- Sisanya 5.000 untuk tiga kue yang keluar dari rak (sekitar 1.667 per kue)
- Diskonnya 33%, untungnya turun 83%
Tiga kue yang dijual biasa menghasilkan 30.000. Tiga kue yang sama lewat promo menghasilkan 5.000. Rak yang sama, kerja yang sama, seperenam untungnya.
Angka yang benar-benar menentukan
Yang menentukan adalah berapa yang harus terjual. Kalau bulan biasa kamu menjual 400 kue dan untungnya 4.000.000, promo dengan sisa 5.000 per bundel butuh 800 bundel. Itu 2.400 kue, enam kali lipat penjualan biasa, cuma untuk mendarat di untung yang sama.
Kelipatan itu yang menentukan promonya masuk akal atau tidak, dan hampir selalu lebih besar daripada dugaan orang. Kalau angkanya di luar jangkauan, promonya bukan otomatis salah. Tapi keputusannya jadi keputusan yang sadar, dan harganya sudah kamu tahu di depan.
Bentuk promo lain, kolom yang sama
Diskon lurus 30% diisi beli 1, gratis 0, diskon 30. Beli 3 gratis 1 diisi 3 dan 1, dan hasilnya jauh lebih ringan daripada beli 2 gratis 1, yang sering mengejutkan orang yang mengira keduanya mirip. Promo gabungan seperti “beli 2 gratis 1, member potong 10%” diisi ketiganya sekaligus, karena keduanya memang berlipat, bukan berjumlah. Hasilnya 40%, bukan 43,33%.
Tiap lembar hasil menyebutkan bentuk promo yang sedang dihitung. Itu disengaja. Yang membuka halaman ini biasanya sedang membandingkan dua promo, dan dua lembar tanpa nama bentuknya tidak bisa dibandingkan seminggu kemudian.
Yang halaman ini tidak hitung
Biaya spanduk dan iklan promonya, stok yang harus dibeli borongan lebih dulu, gratis ongkir yang kamu tanggung, dan pembeli baru yang mungkin kembali dengan harga normal. Dua yang pertama menambah beban, yang terakhir menambah untung, dan tidak satu pun bisa ditebak dari angka di sini. Yang dihitung halaman ini cuma bagian yang pasti, yaitu apa yang terjadi pada tiap bundel yang terjual.
Kalau modal per unitmu belum pernah dihitung rapi, mulai dari hitung HPP. Angkanya persis yang diisikan ke kolom modal di sini. Untuk menyusun harga normalnya sejak awal, pakai markup vs margin, dan kalau jualannya di marketplace, harga jual marketplace sudah menghitung potongan adminnya. Untuk pembelian jumlah banyak, potongan bertingkat lewat harga grosir bertingkat biasanya lebih murah buatmu daripada memberi barang gratis, karena yang gratis selalu ditagih penuh oleh modalnya.
Pertanyaan umum
- Bedanya dengan kalkulator diskon apa?
- Yang di sana menjawab pertanyaan pembeli, yaitu promo ini setara diskon berapa persen. Yang di sini menjawab pertanyaan penjual: setelah modal per unit dipotong, untungnya tinggal berapa, dan berapa yang harus terjual supaya untung sebulan tidak turun. Diskon efektifnya sama-sama muncul di dua halaman dan angkanya sama. Bedanya cuma di halaman ini angka itu jadi awal hitungan, bukan jawabannya.
- Kenapa untung saya turun 83% padahal diskonnya cuma 33%?
- Karena modal per unit tidak ikut didiskon. Brownies 25.000 bermodal 15.000 menyisakan untung 10.000. Satu bundel beli 2 gratis 1 memasukkan 50.000 dan memakan modal 45.000 untuk tiga kue, jadi sisanya 5.000. Dibagi tiga kue, sekitar 1.667 per kue. Potongan 33% itu diambil seluruhnya dari bagianmu, bukan dibagi rata dengan pemasok bahan.
- Masa penjualan harus naik 6 kali lipat? Itu tidak mungkin.
- Memang biasanya tidak, dan itulah temuannya. Angka 6 kali lipat itu ukuran seberapa dalam promonya memotong, bukan target yang halaman ini sarankan. Kalau kelipatannya di luar jangkauan, pilihannya jelas: kurangi kedalaman promonya (beli 3 gratis 1 jauh lebih ringan daripada beli 2 gratis 1), batasi jumlah atau lamanya, atau jalankan promonya dengan alasan lain dan sadar bahwa bulan itu untungnya turun.
- Kalau promonya tetap saya jalankan meski untungnya turun, salah?
- Tidak, asal keputusannya sadar. Promo sering dipasang bukan untuk untung bulan itu: menghabiskan stok yang mau kedaluwarsa, meramaikan toko baru, atau menarik pembeli yang diharapkan kembali dengan harga normal. Semua alasan itu sah dan tidak ada satu pun yang bisa dihitung halaman ini. Yang bisa dihitung adalah berapa harga dari keputusan itu, dan angka itu lebih baik dilihat sebelum spanduknya dicetak.
- Modal per unit diisi apa saja?
- Semua biaya yang menempel di satu barang: bahan, kemasan, dan biaya per pesanan seperti potongan admin marketplace. Sewa tempat dan gaji tetap jangan dimasukkan, karena keduanya tidak bertambah gara-gara satu kue tambahan terjual. Kalau modal per unitmu diisi terlalu rendah, untung promonya akan terlihat lebih besar daripada yang benar-benar masuk ke laci.
- Untung per bundel saya keluar minus. Artinya apa?
- Artinya tiap kali ada yang mengambil promo itu, kamu membayar selisihnya. Ini terjadi lebih sering daripada dugaan orang pada barang yang marginnya tipis, karena beli 2 gratis 1 baru menutup modal kalau margin normalmu di atas sepertiga harga jual. Lembarnya tetap menyebutkan angkanya supaya bisa kamu tunjukkan ke siapa pun yang mengusulkan promonya, dan berapa pun yang terjual tidak akan menutupnya. Makin laris justru makin besar ruginya.
- Promo saya beli 3 gratis 1 atau diskon 30%, bisa dihitung juga?
- Bisa, kolomnya sama. Beli 3 gratis 1 diisi 3 dan 1; diskon lurus 30% diisi beli 1, gratis 0, diskon 30; dan promo gabungan seperti 'beli 2 gratis 1, member potong 10%' diisi ketiganya sekaligus. Untuk membandingkan dua promo, hitung yang pertama, simpan atau cetak lembarnya, lalu ganti isiannya. Tiap lembar menyebutkan bentuk promo yang sedang dihitung, jadi dua lembar bisa ditaruh bersebelahan tanpa tertukar.
- Gratis ongkir dan subsidi marketplace masuk hitungan ini?
- Belum, dan itu batas yang perlu kamu tambal sendiri. Kalau ongkirnya kamu yang tanggung, masukkan ke modal per unit sebagai perkiraan rata-rata per barang. Kalau sebagian promonya disubsidi marketplace, yang diisi di kolom diskon cukup bagian yang benar-benar kamu tanggung, bukan potongan yang dilihat pembeli, karena dua angka itu sering berbeda jauh dan cuma yang pertama yang keluar dari tokomu.