Alat Gratisan

Iuran BPJS bulanan

Upah

Yang dilaporkan ke BPJS adalah upah pokok ditambah tunjangan tetap, bukan gaji bersih dan bukan pula gaji kotor kalau di dalamnya ada uang makan atau uang transport harian. Kalau angka di sini tidak cocok dengan slip gajimu, yang pertama dicek adalah upah mana yang dilaporkan kantormu — bukan tarifnya.

BPJS Kesehatan

Isian awal 4% untuk pemberi kerja dan 1% untuk pekerja berasal dari Perpres 82/2018, dan batas atas upahnya dari batas paling tinggi upah BPJS Kesehatan, Perpres 64/2020 (2020). Batas bawahnya upah minimum daerahmu, jadi kotaknya kosong sampai kamu isi. Anggota keluarga tambahan adalah keluarga di luar yang sudah ditanggung satu iuran itu — orang tua, mertua, anak keempat — dan iurannya ditanggung pekerja. Semua angka ini bisa berubah; cek ke HRD atau ke BPJS Kesehatan.

BPJS Ketenagakerjaan

Isian awal JHT dari PP 46/2015 jo. PP 60/2015, JKK dan JKM dari PP 44/2015 (2015), JP dari PP 45/2015 (2015). Tarif JKK ditetapkan menurut tingkat risiko lingkungan kerja perusahaan — pilih tingkatnya untuk mengisi kotaknya, atau ketik langsung angka yang tertulis di slip gajimu kalau ternyata lain.

Batas atas upah JP disesuaikan berkala. Isian awal Rp 10.547.400 adalah batas upah JP yang diumumkan BPJS Ketenagakerjaan untuk 2025 — disesuaikan tiap tahun, jadi kalau sekarang sudah tahun berikutnya angka itu hampir pasti sudah berganti. Cek pengumuman BPJS Ketenagakerjaan yang berlaku, lalu ganti kotaknya — halaman ini tidak mengambil datanya dari mana pun.

Hitung iuran BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sebulan per program: JHT, JKK, JKM, dan JP, masing-masing dengan tarif dan pembagiannya sendiri. Terlihat mana yang dipotong dari gajimu dan mana yang dibayar perusahaan di luar gaji. Semua tarif dan batas upahnya bisa kamu ganti.

Alat ini menghitung iuran BPJS sebulan per program, bukan sebagai satu persentase: BPJS Kesehatan, lalu JHT, JKK, JKM, dan JP di BPJS Ketenagakerjaan. Masing-masing punya tarifnya sendiri, pembagian pemberi kerja dan pekerjanya sendiri, dan dasar upahnya sendiri.

Tiap program punya dasar upahnya sendiri

Ini bagian yang membuat perhitungan cepat selalu meleset. BPJS Kesehatan punya batas atas upah, dan di atas batas itu iurannya berhenti naik. JP juga punya batas atas, dengan angka yang berbeda. JHT, JKK, dan JKM tidak punya batas sama sekali dan terus mengikuti upah berapa pun.

Akibatnya, pada satu orang bergaji besar, tiga program dihitung dari tiga angka dasar yang berbeda pada saat yang sama. Menjumlahkan tarif pekerja jadi satu persentase lalu mengalikannya dengan gaji penuh (cara yang paling mudah dan paling sering dipakai) akan melebihkan potongannya, dan angkanya tidak akan pernah cocok dengan slip gaji. Halaman ini menghitung selisih itu dan menyebutkannya kalau memang terjadi.

Semua tarifnya isian, termasuk kedua batas upahnya

Tarif dan batas upah di sini adalah isian awal dengan dasarnya, bukan pernyataan bahwa angka itu berlaku hari ini. Tarif BPJS Kesehatan mengikuti Perpres 82/2018 dengan batas upah dari Perpres 64/2020, JHT dari PP 46/2015 jo. PP 60/2015, JKK dan JKM dari PP 44/2015, dan JP dari PP 45/2015. Semuanya bisa kamu ganti, dan lembar hasilnya mencetak angka yang benar-benar dipakai.

Satu yang paling perlu diganti adalah batas atas upah JP, yang disesuaikan berkala. Ia satu-satunya angka di halaman ini yang berubah tanpa peraturan baru diterbitkan, jadi isian awalnya diberi tahun. Kalau tahunnya sudah lewat, ambil angka yang berlaku dari pengumuman BPJS Ketenagakerjaan lalu ketik di sini. Halaman gratis adalah tempat terakhir yang pantas dijadikan sandaran untuk angka yang bergerak.

Yang dipotong dan yang dibayar perusahaan bukan angka yang sama

Lembar hasilnya menaruh dua angka besar berdampingan: yang dipotong dari upah pekerja, dan yang dibayar pemberi kerja di luar upah. JKK dan JKM seluruhnya ada di kolom pemberi kerja, dan anggota keluarga tambahan pada BPJS Kesehatan seluruhnya ada di kolom pekerja.

Pemisahan itu berguna ke dua arah. Buat karyawan, ia mencegah kesan bahwa gajinya dipotong sebelas persen padahal yang keluar dari slip empat. Buat pemilik usaha, kolom kiri adalah biaya karyawan yang nyata dan sering lupa dianggarkan. Angkanya bisa langsung dipakai saat menyusun slip gaji karyawan.

Yang halaman ini tidak tahu

Halaman ini tidak tahu upah mana yang dilaporkan kantormu ke BPJS, tidak tahu program apa saja yang didaftarkan, dan tidak menghitung PPh 21. Baris terakhirnya adalah upah setelah potongan iuran, bukan gaji bersih. Iuran BPJS Kesehatan mandiri yang dibayar sendiri per kelas juga bukan yang dihitung di sini; yang ini khusus peserta lewat kantor.

Kalau yang kamu urus adalah akhir hubungan kerja dan bukan gaji berjalan, saldo JHT bisa dicairkan dan itu terpisah dari kompensasi PHK, yang disusun di kalkulator pesangon PHK. Hasil di sini perkiraan untuk dicocokkan dengan slip gaji dan dengan HRD, bukan penetapan kewajiban.

Pertanyaan umum

Gaji saya dipotong berapa persen untuk BPJS?
Tergantung program apa saja yang kamu ikuti dan berapa gajimu, dan itu sebabnya halaman ini memisahkan lima baris alih-alih memberi satu persentase. Yang keluar dari gaji pekerja hanya bagian pekerja pada BPJS Kesehatan, JHT, dan JP; JKK dan JKM seluruhnya dibayar pemberi kerja. Dan pada gaji besar persentase efektifnya turun sendiri, karena dua dari tiga program itu berhenti di batas upahnya. Isi gajimu dan lihat kolom kanan. Angka itu yang seharusnya cocok dengan potongan di slip gajimu.
Gaji saya naik, kenapa iuran JP-nya tidak ikut naik?
Karena JP punya batas atas upah. Di atas batas itu, iurannya dihitung dari batasnya dan berhenti di situ berapa pun gajimu. Kesehatan juga begitu, dengan batas yang berbeda angkanya, sementara JHT, JKK, dan JKM tidak punya batas sama sekali dan terus mengikuti gaji. Itu sebabnya kolom dasar upah di lembar hasilnya bisa berisi tiga angka berbeda pada satu orang yang sama. Itu bukan salah ketik.
Angka batas upah JP di halaman ini masih berlaku sekarang?
Belum tentu, dan halaman ini sengaja tidak menjaminnya. Batas upah JP disesuaikan berkala. Ia satu-satunya angka di sini yang bisa berganti tanpa peraturan baru diterbitkan. Isian awalnya diberi tahun, dan kamu bisa menggantinya dengan angka yang berlaku dari pengumuman BPJS Ketenagakerjaan. Halaman ini tidak mengambil data dari mana pun; angka bawaan yang tidak pernah basi tidak ada, yang ada hanya angka basi yang terlihat resmi.
Kenapa hasil di sini tidak sama dengan potongan di slip gaji saya?
Urutan yang paling sering jadi penyebabnya: pertama, upah yang dilaporkan kantor ke BPJS mungkin bukan gaji kotormu, biasanya upah pokok ditambah tunjangan tetap saja. Kedua, kantor mungkin mendaftarkan sebagian program saja. Ketiga, tarif JKK berbeda menurut tingkat risiko perusahaan. Keempat, batas upah yang dipakai mungkin sudah berganti dari isian awal di sini. Ganti angka-angka itu di halaman ini satu per satu sampai cocok, dan yang tersisa tidak cocok itulah yang pantas ditanyakan ke HRD.
Iuran 4% dari perusahaan itu ikut dipotong dari gaji saya juga?
Tidak. Bagian pemberi kerja dibayar perusahaan di luar gajimu. Ia tidak muncul sebagai potongan di slip, dan tidak mengurangi yang kamu terima. Halaman ini menaruh keduanya berdampingan justru supaya jelas mana yang mana, karena menjumlahkan keduanya lalu menyebutnya iuran BPJS kamu membuat orang mengira gajinya dipotong sebelas persen padahal yang keluar dari slipnya empat. Buat pemberi kerja, kolom kiri itu biaya karyawan yang perlu masuk anggaran.
Tarif JKK perusahaan saya yang mana?
Ditetapkan menurut tingkat risiko lingkungan kerja perusahaan, dan perusahaanlah yang masuk kelompok tertentu, bukan kamu yang memilih. Kantor yang seluruhnya pekerjaan kantoran ada di kelompok risiko rendah, sementara pabrik, konstruksi, dan pertambangan ada di kelompok yang jauh lebih tinggi. Selisihnya lebih dari tujuh kali lipat antara ujung terendah dan tertinggi. Pilihan tingkat risiko di halaman ini cuma jalan pintas untuk mengisi kotaknya; kalau slip gajimu atau surat dari BPJS menulis angka lain, ketik angka itu.
Orang tua saya bisa ikut BPJS Kesehatan dari kantor?
Bisa, sebagai anggota keluarga tambahan, dan iurannya ditanggung pekerja, bukan perusahaan. Karena itu halaman ini menaruhnya sebagai baris tersendiri, bukan menaikkan tarif pekerja diam-diam. Kalau ditumpuk jadi satu, kamu akan melihat persentase pekerja yang tidak cocok dengan tarif mana pun yang pernah kamu baca, dan tidak ada yang menjelaskan selisihnya. Cek dulu ke HRD apakah kantormu memfasilitasi pendaftarannya, karena tidak semua melakukannya.
Angka ini sudah termasuk potongan pajak?
Belum. Yang ada di sini hanya iuran BPJS, jadi baris terakhir adalah upah setelah potongan iuran, bukan gaji bersih yang masuk rekening. PPh 21 dihitung terpisah, dan sebagian iuran punya perlakuan pajaknya sendiri. Kalau yang kamu cari adalah rincian gaji utuh berikut komponen lainnya, susun dulu di lembar slip gaji lalu isikan potongan dari sini ke sana.