Kalkulator final pay resign
Susun perhitungan gaji terakhir saat resign: gaji prorata, THR, sisa cuti, komponen lain, dan potongan. Hasilnya bisa dicetak untuk dicocokkan bersama HRD. Angkanya kamu yang isi. Halaman ini menghitung, bukan menentukan hakmu.
Menjumlahkan hak saja hampir selalu membuat angkanya keluar lebih besar daripada uang yang masuk rekening. Waktu dibawa ke pembahasan, satu baris salah cukup untuk meragukan seluruh rinciannya, termasuk yang sudah benar. Potongan di sini punya barisnya sendiri, dan hasilnya boleh keluar minus. Isi tiap komponennya, lalu cetak rinciannya.
Angkanya kamu yang isi
THR dan sisa cuti tidak dihitungkan otomatis di sini, dan itu disengaja. Besaran THR mengikuti aturan yang syaratnya bergantung pada masa kerja, dan apakah sisa cuti diuangkan berbeda antar perusahaan. Halaman ini tidak menyatakan hakmu. Ia menjumlahkan angka yang sudah kamu terima atau sepakati, lalu merapikannya.
Kolom pertama, gaji bulan terakhir, dihitung di kalkulator gaji prorata. Cara pembaginya berbeda antar kantor, jadi ada pertanyaannya sendiri di sana. Hasilnya tinggal diisikan ke sini.
Potongan sama pentingnya dengan haknya
Final pay hampir selalu punya potongan: sisa pinjaman, koperasi, kekurangan masa pemberitahuan. Semuanya diisi di bagian potongan, dan kalau totalnya melewati hakmu, hasilnya jadi kurang bayar. Angka minus itu tetap ditampilkan apa adanya. Lebih baik kamu tahu sekarang daripada waktu pembahasan.
Contoh yang hasilnya kurang bayar
Angka-angka ini karangan, dipakai untuk menunjukkan susunannya. Gaji sebulan 6.000.000, resign di tengah bulan setelah menjalani 15 dari 22 hari kerja.
- Gaji bulan terakhir, prorata 15 dari 22 hari kerja: 4.090.909
- Sisa cuti 4 hari, dinilai dengan pembagi yang sama: 1.090.909
- Total hak: 5.181.818
- Potongan, sisa pinjaman koperasi: 3.000.000
- Potongan, kekurangan masa pemberitahuan: 2.500.000
- Hasil: −318.182
Yang tampil bukan nol, dan bukan juga 5.181.818 dengan catatan kecil di bawahnya. Minus itu artinya kamu yang masih punya kewajiban ke kantor, bukan sebaliknya, dan itu perlu diketahui selagi masih ada waktu menanyakannya.
Arah sebuah baris ditentukan oleh bagian tempatnya berada, bukan oleh tanda pada angkanya. Tanda minus tidak perlu kamu tulis. Kalaupun terlanjur ditulis, hasilnya tetap sama, dan tidak ada baris yang berbalik arah.
Untuk dicocokkan, bukan untuk menuntut
Yang tercetak berjudul Perhitungan saya, karena memang itu isinya: rincian yang kamu susun dari angka yang kamu punya. Rincian itu dipakai supaya pembahasan dengan HRD berjalan di atas angka yang bisa dilihat bersama, bukan ingatan. Kalau ada selisih, komponennya dibandingkan satu per satu. Itu percakapan yang jauh lebih pendek.
Pertanyaan umum
- Kenapa THR-nya tidak dihitungkan otomatis?
- Karena besaran THR bukan kesepakatan pribadi, tapi aturan yang syaratnya bergantung pada masa kerja. Halaman ini tidak menyatakan aturan yang bisa berubah. Isi angka yang sudah disampaikan kantormu, lalu alat ini menjumlahkannya dengan komponen lain.
- Sisa cuti saya pasti dibayar?
- Belum tentu, dan itu sebabnya kamu yang mengisi nilainya. Apakah sisa cuti diuangkan dan berapa nilainya per hari berbeda antar perusahaan, tergantung peraturan perusahaan atau perjanjian kerjanya. Alat ini menghitung dari angka yang kamu isi, bukan menyatakan bahwa kamu berhak.
- Kenapa harus mengisi potongan juga?
- Supaya angkanya jujur. Final pay hampir selalu punya potongan: sisa pinjaman, koperasi, kekurangan masa pemberitahuan. Kalau potongannya tidak dimasukkan, hasilnya lebih besar daripada yang benar-benar masuk rekening, dan justru itu yang membuat perhitunganmu mudah dipatahkan saat dibahas.
- Potongannya diisi dengan tanda minus?
- Tidak perlu, dan kalaupun terlanjur ditulis begitu hasilnya tetap benar. Yang menentukan arah sebuah baris adalah bagiannya, bukan tanda pada angkanya: baris di bagian potongan selalu mengurangi, baris di bagian komponen lain selalu menambah. Jadi 500000 dan -500000 di baris potongan sama-sama mengurangi Rp 500.000.
- Hasilnya bisa minus?
- Bisa, dan memang ditampilkan apa adanya. Kalau potongannya lebih besar daripada haknya (misalnya kekurangan masa pemberitahuan pada bulan terakhir yang pendek), hasilnya menjadi kurang bayar. Lebih baik kamu tahu sekarang daripada saat pembahasan.
- Ini bisa dipakai untuk menuntut perusahaan?
- Bukan untuk itu. Yang tercetak adalah perhitunganmu sendiri dari angka yang kamu isi, dan judulnya pun Perhitungan saya. Dipakainya untuk mencocokkan angka bersama HRD supaya pembahasannya berdasarkan rincian, bukan ingatan. Kalau ada selisih, yang perlu dibandingkan adalah komponennya satu per satu.
- Gaji prorata bulan terakhirnya dihitung di mana?
- Di kalkulator gaji prorata, karena cara pembaginya berbeda antar kantor dan perlu ditanyakan tersendiri. Hasilnya tinggal kamu isikan ke kolom pertama di sini.