Slip gaji karyawan
| Nama | |
| Jabatan | |
| No. karyawan | |
| Periode |
Bikin slip gaji karyawan lengkap dengan rincian pendapatan, potongan, gaji bersih dan jumlah terbilang, lalu cetak atau kirim gambarnya ke karyawan. Nominalnya kamu yang isi, bukan ditebak alat ini.
Alat ini membuat slip gaji satu halaman: rincian pendapatan, rincian potongan, gaji bersih, dan jumlah terbilangnya. Isi nominalnya, slipnya langsung terbentuk di bawah, lalu cetak atau simpan gambarnya.
Yang dihitung alat ini, dan yang tidak
Yang dihitung cuma satu, yaitu total pendapatan dikurangi total potongan. Setiap baris dibulatkan ke rupiah penuh sebelum dijumlahkan, persis seperti yang tercetak, supaya karyawan yang menjumlahkan sendiri kolomnya mendapat angka yang sama dengan totalnya. Selisih satu rupiah di slip gaji terlihat sepele sampai ada yang menanyakannya dan tidak ada yang bisa menjelaskan.
Yang tidak dihitung adalah pajak dan iuran. Tidak ada tarif PPh 21, tidak ada persentase BPJS, dan tidak ada upah minimum yang tertanam di dalam alat ini. Angka-angka itu ditetapkan pemerintah, berubah tanpa pemberitahuan, dan kalau kami cetak sebagai fakta di sini, suatu hari nanti kamu akan mengirim slip dengan angka yang percaya diri tapi salah. Nominal potongan diambil dari hitungan payroll kamu sendiri, dan kalau kamu belum punya, itu pertanyaan untuk konsultan pajak atau sumber resminya, bukan untuk kalkulator gratis.
Untuk karyawan yang masuk atau berhenti di tengah bulan, hitung dulu gaji bulan berjalannya dengan Kalkulator gaji prorata, baru masukkan hasilnya ke sini sebagai satu baris pendapatan.
Tanda minus di kolom potongan
Kolom potongan sudah berarti pengurang, jadi tandanya melekat pada kolomnya, bukan pada
angkanya. Kalau kamu mengetik -150000 di sana, yang tercatat tetap potongan 150.000. Ini
bukan kesopanan pada pengetik. Kalau minusnya dihormati, potongan itu justru menambah gaji
bersih, dan slipnya tetap terlihat konsisten, semua barisnya benar dan totalnya saja yang
kelebihan.
Di kolom pendapatan aturannya kebalikannya. Angka minus di sana dibaca sebagai koreksi, karena “koreksi lembur bulan lalu −200.000” memang baris yang wajar ada di slip gaji.
Slip ini dibaca karyawan, bukan oleh kamu
Slip gaji disimpan orang, ditunjukkan ke pemilik kos, dan sesekali dibawa ke perselisihan soal upah. Karena itu tidak ada satu pun kalimat kami di atasnya, tidak ada saran, tidak ada petunjuk pemakaian, tidak ada promosi. Yang tercetak hanya nama usaha kamu, identitas karyawan, periode, angka-angkanya, dan kolom tanda tangan.
Konsekuensinya, apa pun yang kamu isi di formulir akan tercetak apa adanya. Kalau periodenya kamu tulis “Agustus”, yang terbaca “Agustus”, bukan tanggal berapa sampai berapa. Untuk karyawan harian, ketiga hal itu (periode, jumlah hari, nominal) sebaiknya jelas di lembarnya, karena setelah slip dicetak tidak ada lagi yang bisa ditanyakan ke layarnya.
Pertanyaan umum
- Alat ini sekalian menghitung PPh 21 dan iuran BPJS?
- Tidak, dan itu disengaja. Tarif pajak dan iuran berubah tanpa pemberitahuan, dan angka yang salah di slip gaji jauh lebih merugikan daripada tidak ada angkanya sama sekali. Isi nominal potongan dari hitungan payroll yang sudah kamu pakai, atau tanyakan ke konsultan pajakmu, lalu alat ini yang merapikannya jadi satu lembar yang bisa dibaca karyawan.
- Kalau potongannya lebih besar dari gaji bulan itu, hasilnya jadi apa?
- Gaji bersihnya tampil minus, dan di bawahnya slip menuliskan bahwa total potongan periode itu melebihi total pendapatan. Angkanya sengaja tidak dibulatkan jadi nol. Itu bisa berarti bulan cuti tanpa gaji dengan cicilan yang tetap jalan, bisa juga berarti ada salah ketik di payroll. Yang bisa membedakannya cuma orang yang memegang slipnya.
- Potongan ditulis pakai tanda minus atau tidak?
- Tanpa minus, cukup nominalnya. Kolomnya sudah berarti pengurang, jadi kalau kamu terlanjur mengetik -150000 hasilnya tetap dipotong 150.000, bukan malah ditambahkan ke gaji. Di kolom pendapatan sebaliknya. Angka minus di sana dibaca sebagai koreksi bulan lalu dan benar-benar mengurangi.
- Slipnya perlu ditandatangani?
- Ada dua kolom tanda tangan: karyawan yang menerima, dan orang yang menyerahkan dari sisi usaha. Untuk gaji tunai, tanda tangan karyawan di lembar yang kamu simpan adalah bukti uangnya benar-benar diterima. Untuk transfer, slipnya lebih berfungsi sebagai rincian, dan banyak usaha kecil cukup mengirim gambarnya.
- Aman tidak kalau dikirim lewat WhatsApp?
- Yang dikirim adalah gambar slipnya, dibuat di HP kamu sendiri dan tidak mampir ke mana-mana dulu. Yang perlu dijaga justru sesudahnya. Gaji itu urusan pribadi, jadi kirim ke chat karyawan yang bersangkutan, jangan ke grup kerja. Sekali masuk grup, angkanya tidak bisa ditarik lagi.
- Karyawan harian atau borongan bisa pakai ini?
- Bisa. Tulis periodenya apa adanya, misalnya 1–15 Agustus 2026, lalu masukkan upahnya sebagai satu baris pendapatan, misalnya 12 hari kerja. Alat ini tidak menghitung upah harian jadi bulanan; yang dicatat adalah jumlah yang memang kamu bayarkan periode itu.
- Data karyawan saya tersimpan untuk bulan depan?
- Tidak. Yang tersimpan di HP kamu cuma data usaha (nama, alamat, nomor HP), supaya tidak diketik ulang di alat dokumen lain. Nama karyawan, jabatan dan nominalnya sengaja tidak disimpan, karena satu HP di warung sering dipakai bergantian dan daftar gaji bukan hal yang enak ketahuan orang lain.