Balik modal alat usaha
Alat ini balik modal dalam
| Harga alat | ||
| Kirim, pasang, pelatihan | ||
| Modal awal | ||
| Tambahan untung kotor per bulan | ||
| Biaya jalan per bulan | ||
| Untung bersih per bulanyang benar-benar mengembalikan modal | ||
| Untung bersih sampai akhir | ||
| Sisa setelah modalnya kembali | ||
| ROI |
Perkiraan, bukan janji. Kenyataannya hampir selalu lebih lambat daripada angka ini.
Hitung berapa bulan sebuah alat usaha mengembalikan harganya, dan berapa ROI-nya sampai bulan yang kamu pilih. Yang dibagi adalah modal awal termasuk ongkos pasang, dan pembaginya untung bersih setelah biaya jalan alatnya.
Alat baru selalu punya dua angka yang ingin diketahui sebelum uangnya keluar: berapa bulan sampai harganya kembali, dan berapa yang tersisa setelah itu. Isi harga alat, tambahan untung per bulan, dan biaya jalannya. Hasilnya masa balik modal dan ROI sampai bulan yang kamu tentukan sendiri.
Yang dibagi modal awal, pembaginya untung bersih
Dua tempat hitungan cepat selalu meleset, dan keduanya meleset ke arah yang sama. Alatnya terlihat lebih cepat balik daripada yang sebenarnya.
- Mesin kopi 8.500.000, ongkos kirim dan pemasangan 500.000 → modal awal 9.000.000, bukan 8.500.000
- Tambahan 120 gelas sebulan dengan untung kotor 12.000 per gelas → 1.440.000
- Listrik, servis, dan filter 400.000 sebulan → yang benar-benar mengembalikan modal 1.040.000
- 9.000.000 ÷ 1.040.000 = 8,7 bulan, dibulatkan jadi 9
Kalau dibagi tambahan untung kotornya saja: 9.000.000 ÷ 1.440.000 = 6,25, dibulatkan 7 bulan. Dan di bulan ke-7 mesin itu baru mengembalikan 7.280.000, masih kurang 1.720.000. Bulan ke-7 kebetulan juga bulan seseorang merasa sudah mampu membeli mesin kedua.
Karena itu baris untung bersih per bulan ikut ditulis di lembar hasilnya, di antara isian dan jawabannya, supaya hitungannya bisa diikuti dan dicocokkan.
Yang dihitung cuma tambahannya
Ini kesalahan isian yang paling sering terjadi. Kolom unit diisi tambahan penjualan karena alat itu ada, bukan seluruh penjualanmu. Warung yang sudah menjual 200 gelas sebulan lalu naik jadi 320 setelah punya mesin mengisi 120, karena 200 gelas yang pertama tetap terjual tanpa mesin itu dan untungnya bukan hasil mesinnya.
Kalau alatnya tidak menambah penjualan sama sekali (mesin cuci untuk laundry yang sudah penuh, misalnya, atau alat yang cuma mempercepat kerja), yang bertambah adalah waktu atau upah yang dihemat. Isi penghematan sebulannya sebagai untung kotor per unit, lalu isi 1 di kolom unit.
Untuk untung kotor per unitnya, pakai harga jual dikurangi bahannya. Kalau kamu belum pernah menghitungnya rapi, hitung HPP dulu. Selisihnya persis angka yang diisikan ke sini.
Yang halaman ini sengaja tidak hitung
Nilai waktu uang. 1.040.000 yang masuk bulan depan diperlakukan sama dengan 1.040.000 yang masuk di bulan ke-30. Dalam kenyataannya tidak sama, dan makin panjang jangka waktunya makin optimis hasil di sini dibanding hitungan yang memperhitungkannya.
Alat rusak dan alat menganggur. Servis besar di tahun kedua, sparepart yang harus diimpor, atau dua minggu mati karena listrik. Semuanya memperpanjang masa balik modal dan tidak ada satu pun kolom untuk itu. Cara paling jujur menyiasatinya adalah mengisi jangka waktu yang lebih pendek daripada masa pakai yang kamu harapkan.
Penjualan yang naik-turun. Tambahan unitnya dianggap rata tiap bulan. Untuk usaha yang ramai cuma di musim tertentu, hitung dengan rata-rata setahun, bukan dengan bulan terbaikmu.
Sesudah alatnya dibeli
Biaya jalan alat ini masuk biaya tetap bulananmu, jadi titik impas usahamu bergeser. Masukkan ke kalkulator BEP supaya target penjualan bulananmu ikut menanggungnya.
Untuk pembukuan, harga alatnya dibagi ke tahun-tahun pemakaian lewat penyusutan aset, angka yang berbeda dari halaman ini dan memang untuk keperluan lain. Yang di sini menjawab “kapan uangnya kembali”, yang di sana menjawab “berapa biaya alat ini di laba rugi bulan ini”. Uang keluarnya sendiri cuma sekali, dan tempatnya di bulan pembelian pada arus kas bulanan.
Pertanyaan umum
- Berapa bulan balik modal yang dianggap bagus?
- Tidak ada angka baku, dan siapa pun yang menyebutkan satu angka untuk semua jenis alat sedang menebak. Yang bisa dibandingkan adalah dua hal milikmu sendiri: berapa lama alat itu realistis masih dipakai, dan apa lagi yang bisa kamu lakukan dengan uang yang sama. Mesin yang balik modal 30 bulan tapi mulai rewel di bulan ke-24 itu rugi, sementara alat 3 juta yang balik modal 10 bulan dan bertahan 5 tahun itu jelas untung. Angka bulannya sendiri tidak menjawab apa-apa tanpa dua pembanding itu.
- Alatnya saya beli kredit. Cicilannya diisi ke mana?
- Isi harga tunainya di kolom harga alat, dan jangan masukkan bunganya ke mana pun di halaman ini. Yang dinilai di sini alatnya, bukan cara membayarnya. Itu dua pertanyaan yang jawabannya berbeda dan sering tertukar. Kalau yang ingin kamu tahu justru beban cicilannya, itu hitungan lain. Bandingkan bunganya di [bunga flat vs efektif](/alat/bunga-flat-vs-efektif). Yang perlu kamu waspadai kalau cicilannya lebih panjang daripada masa balik modal, karena artinya alat itu masih ditagih setelah berhenti menghasilkan.
- Saya tidak tahu tambahan unitnya berapa. Diisi apa?
- Isi taksiran paling pelit yang masih masuk akal, lalu lihat hasilnya. Yang dihitung cuma unit yang tadinya TIDAK terjual. Kalau kamu sudah menjual 200 gelas sebulan dengan cara manual dan mesin barunya membuatnya jadi 320, yang diisi 120, bukan 320. Kalau alatnya tidak menambah penjualan sama sekali tapi menghemat waktu atau upah, isi penghematan sebulannya sebagai untung kotor per unit dan isi 1 di kolom unit.
- Penyusutan alatnya masuk biaya jalan?
- Jangan. Harga alat itu sudah jadi modal awal di halaman ini, dan penyusutan adalah harga yang sama dibagi ke tahun-tahun pemakaian. Memasukkannya lagi berarti membayar alat itu dua kali dan masa balik modalnya jadi lebih panjang daripada yang sebenarnya. Biaya jalan diisi biaya yang benar-benar keluar tiap bulan karena alatnya ada: listrik, servis, filter, sewa tempat tambahan.
- Kenapa hasilnya lebih lama daripada hitungan saya sendiri?
- Biasanya karena dua hal yang mudah terlewat. Pertama, ongkos kirim dan pemasangan ikut jadi modal yang harus kembali. Kedua, biaya jalan per bulan dipotong dulu sebelum dibagi. Mesin yang menambah 1.440.000 sebulan tapi menghabiskan 400.000 listrik dan servis cuma mengembalikan 1.040.000. Selisih dua hal itu di contoh tersebut adalah 7 bulan versus 9 bulan, dan arahnya selalu sama. Hitungan cepat selalu terlihat lebih cepat balik.
- ROI saya keluar minus, itu salah isi?
- Belum tentu, dan biasanya bukan. ROI minus artinya jangka waktu yang kamu isi lebih pendek daripada masa balik modalnya. Sampai bulan itu, uang yang kembali memang belum sebanyak yang keluar. Lembar hasilnya menyebutkan sisa yang belum kembali dan di bulan ke berapa modalnya utuh, jadi angka minusnya bisa dibaca sebagai 'belum sampai', bukan sebagai 'rugi selamanya'.
- Angka ini bisa dipakai buat mengajukan pinjaman?
- Boleh dipakai sebagai bahan hitunganmu sendiri, tapi jangan diserahkan sebagai proyeksi. Hitungan di sini menganggap tambahan penjualannya jalan rata tiap bulan, mengabaikan nilai waktu uang, dan tidak mengenal alat yang rusak atau menganggur. Bank dan koperasi punya format dan asumsinya sendiri, dan angka yang terlalu rapi justru jadi pertanyaan pertama mereka.