Alat Gratisan

Proyeksi saldo JHT

Saldo dan iuran

Saldo sekarang ada di aplikasi JMO atau di rekening koran JHT-mu — ambil dari sana, jangan dikira-kira. Isian awal 2% dan 3,7% mengikuti PP 46/2015 beserta perubahannya, dan aturan begini bisa berubah, jadi cocokkan dengan slip gajimu: yang terlihat sebagai potongan di slip biasanya cuma bagian pekerja, sementara yang masuk ke saldo adalah keduanya.

Yang dipakai adalah upah yang DILAPORKAN ke BPJS, bukan gaji yang kamu terima. Dua-duanya sering berbeda, dan cara paling cepat memeriksanya adalah membagi potongan JHT di slip gajimu dengan persen bagian pekerja di atas.

Sampai kapan

Isian awal 56 tahun mengikuti usia pensiun pada PP 45/2015, yang menaikkannya bertahap — jadi cek lagi angka yang berlaku untukmu. Aturan pencairan JHT sendiri sudah beberapa kali berganti, termasuk soal bisa atau tidaknya dicairkan setelah berhenti bekerja sebelum usia itu. Kalau kamu memperkirakan mencairkannya lebih awal, isi usia itu di sini, dan tanyakan syarat yang berlaku ke BPJS Ketenagakerjaan.

Asumsi — kamu yang isi

Hasil pengembangan tidak ada isian bawaannya dan tidak kami ambil dari mana pun. BPJS Ketenagakerjaan mengumumkan sendiri hasil pengembangan JHT tiap tahun dan besarnya berubah-ubah, jadi angka bawaan di sini akan terlihat resmi padahal cuma tebakan kami. Lihat berapa saldomu bertambah pada tahun-tahun sebelumnya di rekening koran JHT, lalu isi perkiraanmu sendiri. Dikosongkan pun hasilnya tetap keluar, cuma isinya penjumlahan iuran saja.

Kenaikan upah boleh 0 kalau kamu tidak ingin menebak. Yang 0 bukan berarti gajimu tidak akan naik — berarti proyeksinya sengaja dibuat tidak menghitung kenaikan itu.

Perkirakan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat kamu mengambilnya, dari saldo sekarang, iuran bulanan sebagai persen upah, kenaikan upah, dan hasil pengembangan per tahun yang kamu isi sendiri. Hasilnya berdiri di antara dua pembanding satu poin di atas dan di bawah, supaya terbaca sebagai proyeksi dan bukan sebagai keterangan saldo dari BPJS.

Alat ini memperkirakan berapa saldo JHT-mu saat kamu mengambilnya, dihitung dari saldo yang ada sekarang, iuran bulanan sebagai persen dari upah yang dilaporkan, kenaikan upah, dan hasil pengembangan per tahun. Semua asumsinya kamu yang isi, dan lembar hasilnya menuliskan asumsi yang benar-benar dipakai.

Hasil pengembangannya tidak kami tebak

JHT bukan celengan. Saldonya bertambah bukan cuma dari iuran, tapi juga dari hasil pengembangan yang diumumkan BPJS Ketenagakerjaan tiap tahun, dan besarnya berubah dari tahun ke tahun. Halaman ini tidak mengambil data dari mana pun, jadi kolom itu tidak punya isian bawaan sama sekali.

Angka bawaan di kolom itu akan terlihat resmi sambil menjadi tebakan kami, bukan tebakanmu. Yang paling dekat dengan kenyataanmu ada di rekening koran JHT-mu sendiri. Lihat berapa saldomu bertambah di luar iuran pada beberapa tahun terakhir, lalu isikan perkiraan itu. Kalau dibiarkan kosong, hasilnya tetap keluar sebagai penjumlahan iuran saja, dan lembarnya menyebutkan bahwa itulah isinya.

Satu poin menggeser puluhan juta

Karena itu angka utamanya tidak pernah tampil sendirian. Di bawahnya selalu ada saldo kalau hasil pengembangannya satu poin lebih rendah dan satu poin lebih tinggi, dihitung dengan model yang persis sama.

Pada tabungan dua puluh tahunan, satu poin bukan selisih pembulatan. Geserannya puluhan juta. Angka tunggal akan dikutip sebagai rencana; angka yang berdiri di antara dua pembandingnya terbaca sebagai apa adanya, yaitu asumsi. Ada juga rincian per tahun, supaya kelihatan kapan hasil pengembangan mulai melampaui iuran. Pada banyak asumsi, itu terjadi jauh lebih lambat daripada yang diperkirakan orang.

2% yang terlihat, 5,7% yang masuk

Yang muncul sebagai potongan di slip gaji hanya bagian pekerja. Pemberi kerja menyetor bagiannya sendiri, dan yang masuk ke saldo JHT adalah keduanya. Menghitung hanya dari potongan yang terlihat membuat proyeksimu meleset lebih dari sepertiga, jadi di sini kedua persennya jadi kolom terpisah dan lembar hasilnya menuliskan keduanya beserta jumlahnya.

Isian awalnya mengikuti PP 46/2015 beserta perubahannya, dan seperti semua angka aturan di situs ini ia kolom yang bisa diubah, bukan pernyataan bahwa itulah yang berlaku hari ini. Hal yang sama untuk usia pengambilan: bawaannya mengikuti usia pensiun pada PP 45/2015, yang dinaikkan bertahap.

Yang bukan bagian dari angka ini

Saldo yang tampil adalah saldo kotor. Pencairan JHT punya ketentuan pajak tersendiri dan halaman ini tidak memotongkannya. Jaminan Pensiun juga program yang berbeda dengan iuran dan manfaat berkalanya sendiri, jadi jangan dijumlahkan dengan angka di sini seolah satu pos.

Dan syarat pencairan JHT sudah beberapa kali berganti. Itu bagian yang paling perlu kamu tanyakan langsung ke BPJS Ketenagakerjaan, bukan dibaca dari halaman gratis. Kalau kamu sedang menimbang berhenti bekerja, komponen uang yang keluar saat itu disusun di kalkulator final pay resign, dan berapa bulan pengeluaran yang perlu dipegang sebelum penghasilan berikutnya masuk dihitung di kalkulator dana darurat.

Pertanyaan umum

Kenapa hasil pengembangannya tidak diisi otomatis?
Karena angkanya berubah tiap tahun dan halaman ini tidak mengambil data dari mana pun. BPJS Ketenagakerjaan mengumumkan sendiri hasil pengembangan JHT setiap tahun, dan isian bawaan apa pun di sini akan terlihat resmi padahal cuma tebakan kami yang basi. Cara paling dekat dengan kenyataanmu: buka rekening koran JHT, lihat berapa saldomu bertambah di luar iuran pada beberapa tahun terakhir, lalu isi perkiraan itu. Dikosongkan pun hasilnya tetap keluar. Isinya penjumlahan iuran saja, dan lembar hasilnya mengatakan itu.
Kenapa angkanya beda dengan yang muncul di aplikasi JMO?
Karena yang di JMO adalah saldo, dan yang di sini proyeksi. JMO menampilkan uang yang benar-benar tercatat atas namamu hari ini; halaman ini menghitung ke depan dari asumsi yang kamu ketik sendiri: upah, kenaikannya, dan hasil pengembangan. Cara pembagian hasil pengembangan yang dipakai BPJS juga tidak sama persis dengan model sederhana di sini, jadi selisih memang wajar. Yang berlaku selalu angka dari BPJS Ketenagakerjaan.
Iuran JHT saya 2% atau 5,7%?
Dua-duanya benar, dan bedanya bukan hal kecil untuk proyeksi ini. Yang terpotong dari gajimu dan terlihat di slip adalah bagian pekerja, sementara pemberi kerja menyetor bagiannya sendiri. Yang masuk ke saldo JHT adalah keduanya. PP 46/2015 beserta perubahannya menyebut 2% dari pekerja dan 3,7% dari pemberi kerja, dan itulah isian awal di sini. Kalau kamu cuma menghitung potongan yang terlihat di slip, proyeksimu meleset lebih dari sepertiga.
Upah yang dilaporkan ke BPJS beda dengan gaji saya. Yang mana yang diisi?
Yang dilaporkan, karena itulah dasar iuranmu. Selisih antara gaji dan upah lapor sering terjadi, dan proyeksi yang memakai gaji penuh akan menjanjikan saldo yang tidak akan pernah muncul. Cara memeriksanya cepat: ambil potongan JHT di slip gajimu, bagi dengan persen bagian pekerja di halaman ini. Hasilnya adalah upah yang benar-benar dilaporkan.
JHT sama dengan Jaminan Pensiun?
Beda program, beda iuran, beda cara terima. JHT adalah tabungan yang saldonya milikmu dan diambil sekaligus saat memenuhi syarat; Jaminan Pensiun memberi manfaat berkala bulanan dengan iuran dan ketentuannya sendiri. Halaman ini hanya menghitung JHT, jadi jangan menjumlahkannya dengan perkiraan pensiun bulananmu seolah keduanya satu pos.
Saldo yang keluar di sini sudah dipotong pajak?
Belum. Pencairan JHT punya ketentuan pajaknya sendiri yang bergantung antara lain pada besaran dan lamanya kepesertaan, dan tarifnya bukan sesuatu yang pantas ditebak di halaman gratis lalu dipotongkan diam-diam. Jadi yang tampil adalah saldo kotor. Tanyakan potongannya ke BPJS Ketenagakerjaan atau ke konsultan pajak menjelang pencairan.
Saya resign sebelum usia itu, saldonya bisa langsung cair?
Syarat pencairan JHT sudah beberapa kali berganti dalam sepuluh tahun terakhir, termasuk soal masa tunggu setelah berhenti bekerja dan pencairan sebagian, jadi halaman ini sengaja tidak menyatakan aturan yang berlaku hari ini. Yang bisa kamu lakukan di sini: isi usia saat kamu memperkirakan mengambilnya, lalu cek syaratnya langsung ke BPJS Ketenagakerjaan. Proyeksinya ikut memendek dan angkanya jadi jauh lebih kecil, dan itu memang gambaran yang benar.
Kenapa kenaikan upah bawaannya 0?
Supaya angka pertama yang kamu lihat tidak mengandung tebakan yang bukan tebakanmu. Nol di sini tidak berarti gajimu tidak akan naik. Proyeksinya sengaja belum menghitung kenaikan itu, versi paling konservatifnya. Coba isi 3, lalu 5, dan lihat selisihnya di baris saldo proyeksi; dua puluh tahun membuat perbedaan beberapa persen per tahun jadi puluhan juta.