Atur duit sendiri
Dana darurat idealnya berapa, kartu kredit yang dibayar minimum terus itu lunasnya kapan, cicilan segini masih muat atau tidak, bunga 8% flat itu sebenarnya berapa. Halaman ini mengumpulkan hitungan yang muncul waktu orang mulai membenahi keuangannya sendiri, semuanya gratis dan tanpa daftar.
Urutan mengerjakannya
- 1
Tahu dulu berapa yang wajib keluar tiap bulan
Kumpulkan yang tetap harus dibayar walau penghasilanmu berhenti: makan, sewa atau cicilan, listrik, transport, sekolah anak, obat rutin. Angka itu jadi bahan hampir semua hitungan berikutnya, jadi kerjakan sekali dengan benar.
- 2
Pasang target dana darurat sebelum yang lain
Kalkulator dana darurat mengalikan pengeluaran wajib tadi dengan jumlah bulan yang kamu pilih sendiri, lalu menyebut kekurangannya berapa dan berapa bulan lagi tertutup dengan setoran yang kamu sanggupi. Tiga bulan yang benar-benar ada lebih berguna daripada dua belas bulan yang tidak pernah dimulai.
- 3
Selesaikan utang yang bunganya paling besar
Bunga kartu kredit kalau bayar minimum menunjukkan berapa lama saldo itu lunas kalau minimumnya dibayar terus, di sebelah angka yang sama untuk satu setoran tetap. Selisihnya biasanya bertahun-tahun, dan itu yang menentukan uangmu bisa mulai dipakai untuk hal lain kapan.
- 4
Cek ruang cicilan sebelum menambah yang baru
Cicilan maksimal dari penghasilan menghitung cicilan baru terbesar yang masih muat, setelah cicilan yang sudah jalan dikurangkan. Batas persennya kamu yang isi, karena tiap bank punya kebijakan sendiri dan itu bukan aturan resmi.
- 5
Setarakan penawarannya sebelum membandingkan
Bunga yang ditulis flat di brosur tidak sebanding dengan bunga efektif di penawaran sebelah. Bunga flat vs efektif mengubahnya ke ukuran yang sama beserta angsuran per bulannya. Untuk rumah, KPR syariah vs konvensional menaruh keduanya bersebelahan sampai lunas.
- 6
Putar uang yang sudah menganggur
Kalkulator bunga deposito memisahkan bunga kotor, PPh final yang dipotong bank, dan bunga bersih yang benar-benar masuk. Untuk setoran rutin jangka panjang, Proyeksi investasi rutin bulanan memisahkan uang yang kamu setorkan dari bagian yang cuma berasal dari asumsimu.
- 7
Lihat yang sudah jalan tanpa kamu urus
Proyeksi saldo JHT memperkirakan saldo BPJS Ketenagakerjaan saat kamu mengambilnya nanti, dari saldo sekarang dan asumsi yang kamu isi sendiri. Banyak orang baru sadar besarnya waktu pertama kali menghitungnya.
Alatnya (10)
- Bunga flat vs efektif
Bunga 8% flat bukan bunga 8%. Isi pokok pinjaman, tenor, dan bunga flat yang tertulis di brosur, lalu halaman ini menghitung angsuran per bulan, total bunga, dan bunga efektif yang setara, supaya penawaran flat dan penawaran efektif bisa dibandingkan dalam ukuran yang sama.
- Bunga kartu kredit kalau bayar minimum
Bayar minimum terus itu lunasnya berapa lama, dan bunganya berapa? Isi saldo terutang, bunga per tahun, dan aturan minimum penerbitmu, lalu lihat jawabannya bersebelahan dengan satu angka tetap yang lebih besar: lama pelunasan, total bunga, dan total yang dibayar.
- Cicilan maksimal dari penghasilan
Hitung cicilan baru terbesar yang masih muat di batas DSR. Penghasilan dikali batas persen, dikurangi cicilan yang sudah jalan. Batas persennya kamu yang isi, karena itu kebijakan tiap bank dan bukan aturan resmi. Halaman ini menghitung angkanya, bukan menilai kamu layak berutang atau tidak.
- Kalkulator bunga deposito
Hitung bunga deposito per bulan dan sampai jatuh tempo: bunga kotor, PPh final yang dipotong bank, bunga bersih, dan berapa yang kembali saat dicairkan. Tarif pajak dan cara bank menghitung harinya bisa kamu ubah, karena keduanya tidak sama di semua tempat.
- Kalkulator dana darurat
Hitung target dana darurat dari pengeluaran wajib bulananmu dikali jumlah bulan yang kamu pilih sendiri, dikurangi yang sudah terkumpul. Hasilnya menyebut kekurangannya berapa, dan berapa bulan lagi tertutup dengan setoran yang kamu sanggupi. Perkalian dan pembagian, bukan saran keuangan.
- Kalkulator zakat maal
Hitung zakat maal dan zakat perdagangan. Seluruh harta yang memenuhi syarat dikurangi utang jatuh tempo, dibandingkan dengan nisab, lalu dikali 2,5%. Harga emas dan peraknya kamu yang isi, dan kedua nisabnya ditampilkan berdampingan karena jawabannya bisa berbeda.
- KPR syariah vs konvensional
Bandingkan KPR konvensional yang bunganya tetap beberapa tahun lalu mengambang dengan KPR syariah murabahah yang angsurannya terkunci sampai lunas. Sisi konvensionalnya keluar sebagai rentang, bukan satu angka, dan halaman ini menyebut di bunga mengambang berapa persen keduanya jadi imbang.
- Proyeksi investasi rutin bulanan
Setor angka yang sama tiap bulan selama sekian tahun, dengan asumsi imbal hasil yang kamu ketik sendiri. Keluar tiga angka terpisah: proyeksi saldo akhirnya, uang yang benar-benar kamu setorkan, dan bagian yang cuma berasal dari asumsinya. Aritmetika biasa, tidak menyarankan produk apa pun.
- Proyeksi saldo JHT
Perkirakan saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat kamu mengambilnya, dari saldo sekarang, iuran bulanan sebagai persen upah, kenaikan upah, dan hasil pengembangan per tahun yang kamu isi sendiri. Hasilnya berdiri di antara dua pembanding satu poin di atas dan di bawah, supaya terbaca sebagai proyeksi dan bukan sebagai keterangan saldo dari BPJS.
- Tabungan haji dan umrah
Hitung berapa lama tabunganmu sampai ke setoran awal pendaftaran haji, ke pelunasan, atau ke harga paket umrah. Bisa juga dibalik, berapa yang perlu disisihkan tiap bulan supaya sampai pada tanggal yang kamu kejar. Setoran awal dan perkiraan biayanya bisa kamu ubah, lengkap dengan dasar dan tahun angkanya.
Urutannya biasanya begini
Kalau uangnya terbatas dan semuanya terasa penting, yang paling sering dipakai orang adalah dana darurat dulu, utang berbunga besar berikutnya, sisanya baru diputar. Kalkulator dana darurat mengerjakan bagian pertamanya. Jumlah bulannya sengaja tidak dipilihkan, karena yang menentukan adalah hal yang tidak kelihatan dari layar: berapa sumber penghasilan di rumahmu, statusnya tetap atau kontrak, dan berapa lama biasanya kamu butuh untuk dapat pemasukan lagi.
Utang yang sedang jalan
Pembayaran minimum di lembar tagihan selalu terlihat aman karena angkanya kecil. Bunga kartu kredit kalau bayar minimum menghitung berapa lama saldo itu benar-benar lunas, dan hasilnya hampir selalu jauh lebih lama daripada saldo dibagi minimum. Penyebabnya sederhana, minimumnya ikut mengecil bersama saldonya.
Sebelum menambah cicilan baru, Cicilan maksimal dari penghasilan memberi tahu berapa yang masih muat setelah cicilan lama dikurangkan. Kalau penawarannya sudah di tangan, setarakan dulu di Bunga flat vs efektif, karena 8% flat sama sekali bukan 8%. Untuk rumah, KPR syariah vs konvensional mengeluarkan sisi konvensionalnya sebagai rentang, karena bunganya mengambang setelah beberapa tahun pertama.
Uang yang sudah terkumpul
Kalkulator bunga deposito memisahkan bunga kotor dari PPh final yang dipotong bank, dan dasar hitungan harinya bisa kamu ganti karena tidak semua bank memakai pembagi yang sama. Proyeksi investasi rutin bulanan memisahkan uang yang benar-benar kamu setorkan dari bagian yang datang dari asumsi imbal hasil yang kamu ketik. Proyeksi saldo JHT mengerjakan hal serupa untuk saldo BPJS Ketenagakerjaanmu.
Dua target yang punya tanggalnya sendiri ada di Kalkulator zakat maal dan Tabungan haji dan umrah. Yang pertama membandingkan harta bersihmu dengan nisab; harga emas per gramnya kamu yang isi, karena harga itu bergerak tiap hari. Yang kedua menjawab berapa lama dan berapa sebulan, dengan setoran awal dan biaya pelunasan sebagai kolom yang bisa diubah.
Yang tidak bisa dikerjakan di sini
Tidak ada halaman di sini yang tersambung ke rekening, ke bank, atau ke BPJS. Saldo yang sebenarnya tetap dilihat di aplikasi masing-masing, dan angka di sini berdiri di atas isian yang kamu ketik sendiri.
Tidak ada juga yang menilai keputusanmu. Tidak ada produk yang disarankan, tidak ada bank yang disebut sebagai pilihan, dan hasil yang keluar bukan tanda kamu layak berutang atau tidak. Imbal hasil investasi, hasil pengembangan JHT, dan bunga KPR setelah masa tetapnya semuanya asumsi yang kamu isi sendiri, dan satu poin saja bisa menggeser hasil belasan tahun sebanyak puluhan juta. Kenaikan harga juga tidak ikut dihitung di mana pun, jadi target yang terlihat cukup hari ini belum tentu cukup nanti. Untuk keputusan yang menyangkut pajak atau produk keuangan, orang yang berwenang di bidangnya yang perlu diajak bicara.