Alat Gratisan

Tabungan haji dan umrah

Yang ditabung untuk apa

Tabunganmu

Isi setoran bulanannya untuk tahu berapa lama, isi tanggalnya untuk tahu berapa yang perlu disisihkan tiap bulan, atau isi dua-duanya untuk membandingkan. Bagi hasil tabungan dan kenaikan harga tidak dihitung di sini.

Daftar tunggu

Tidak ada angka bawaannya, karena daftar tunggu berbeda jauh antarkabupaten dan bergerak tiap tahun. Angkanya bisa dilihat di haji.kemenag.go.id atau aplikasi Pusaka. Untuk umrah tidak ada daftar tunggu, jadi kolom ini boleh dikosongkan.

Sasaran
Jumlah yang dikumpulkan
Sudah terkumpul
Kekurangan
Setoran tiap bulan
Perkiraan tercapai
Tanggal yang dikejar
Supaya sampai tanggal itu
Perkiraan masa tunggu
Perkiraan keberangkatan

Hitung berapa lama tabunganmu sampai ke setoran awal pendaftaran haji, ke pelunasan, atau ke harga paket umrah. Bisa juga dibalik, berapa yang perlu disisihkan tiap bulan supaya sampai pada tanggal yang kamu kejar. Setoran awal dan perkiraan biayanya bisa kamu ubah, lengkap dengan dasar dan tahun angkanya.

Menabung sampai bisa mendaftar haji atau berangkat umrah cuma dua pertanyaan yang saling membalik: berapa lama dengan setoran yang kamu sanggupi, dan berapa sebulan kalau ada tanggal yang kamu kejar. Halaman ini menjawab keduanya sekaligus, dari angka yang kamu isi sendiri.

Setoran awal bukan biaya haji

Yang dikumpulkan untuk mendapat nomor porsi jauh lebih kecil daripada yang nanti dibayar saat pelunasan, dan jaraknya bukan beberapa bulan. Pada banyak daerah belasan sampai puluhan tahun. Dua angka itu tidak boleh tercampur, karena orang yang mengira sudah menyiapkan seluruh biaya haji dengan setoran awal akan kaget dua kali: sekali saat pelunasan dibuka, dan sekali lagi karena waktunya cuma beberapa pekan.

Karena itu sasarannya dipilih di kotak paling atas: setoran awal, pelunasan, atau umrah. Ketiganya punya angka bawaan dan dasar yang berbeda, dan yang tercetak di lembar hasil adalah angka yang benar-benar kamu pakai, bukan angka yang halaman ini nyatakan sebagai biaya haji.

Angkanya isian, karena ditetapkan ulang tiap tahun

Setoran awal ditetapkan pemerintah, biaya yang dibayar jemaah ditetapkan tiap tahun lewat Keputusan Presiden dan berbeda antarembarkasi, dan daftar tunggu berbeda antarkabupaten sambil bergerak tiap tahun. Tidak satu pun dari ketiganya pantas dikunci di halaman gratis, jadi semuanya jadi kolom yang bisa kamu ubah. Dua yang pertama dengan isian awal beserta dasar dan tahunnya, dan masa tunggu tanpa isian awal sama sekali.

Yang tidak berubah cuma urutannya: setoran awal dulu, antrean berjalan sejak uang itu masuk, pelunasan menjelang keberangkatan. Perkiraan keberangkatan di lembar hasil karena itu dihitung dari tanggal porsimu diperkirakan didapat, bukan dari hari ini. Menghitungnya dari hari ini akan memajukan perkiraan persis sebanyak waktu yang masih kamu pakai untuk menabung.

Yang tidak dihitung di sini

Tidak ada bagi hasil, tidak ada bunga, tidak ada biaya administrasi bank, dan tidak ada kenaikan harga. Halaman ini menjumlahkan setoran, lalu membaginya. Tidak ada pula produk, bank, atau travel yang disarankan di sini, dan setoran bulanan yang dihitung mundur dari sebuah tanggal dibulatkan ke atas ke ribuan penuh, supaya nominalnya benar-benar bisa ditransfer dan tanggalnya tidak meleset karena pembulatan.

Kalau tabungan ini bersaing dengan kebutuhan mendadak di rumah, hitung dulu batas amannya di kalkulator dana darurat. Uang haji yang terpaksa ditarik saat atap bocor adalah rencana yang mundur bertahun-tahun. Dan selama uangnya masih mengendap dan bisa ditarik, sebagian pendapat tetap menghitungnya sebagai harta yang kena zakat; kalkulator zakat maal memberi kedua bacaan nisabnya sekaligus.

Pertanyaan umum

Setoran awal itu sudah termasuk biaya hajinya?
Belum, dan itu bagian yang paling sering disalahpahami. Setoran awal fungsinya mendaftarkan nomor porsi. Sejak uang itu masuk ke bank penerima setoran, antreanmu mulai dihitung. Sisa biayanya dibayar saat pelunasan, menjelang keberangkatan, dan jaraknya bukan beberapa bulan melainkan belasan sampai puluhan tahun. Karena itu halaman ini menyediakan sasaran terpisah untuk keduanya: hitung dulu setoran awalnya, lalu hitung ulang untuk pelunasan setelah porsimu didapat.
Kenapa angka biayanya bisa saya ubah sendiri?
Karena angka itu memang ditetapkan ulang tiap tahun dan berbeda antarembarkasi, jadi angka apa pun yang kami kunci di halaman ini akan basi sambil terlihat resmi. Yang dipakai sebagai isian awal adalah rata-rata nasional tahun berjalan beserta dasar penetapannya, dan dasarnya ikut tercetak di lembar hasil supaya kamu tahu angka mana yang sedang dipakai. Kalau kamu sudah menerima angka resmi untuk embarkasimu, ganti isiannya dengan angka itu.
Bagaimana kalau biayanya naik saat saya sudah dapat porsi?
Kemungkinan besar memang berubah, dan menurut aturannya yang berlaku saat pelunasan adalah ketetapan tahun keberangkatanmu, bukan angka saat kamu mendaftar. Setoran awal yang sudah kamu bayar diperhitungkan sebagai pengurang, jadi yang dibayar saat pelunasan adalah selisihnya. Karena itu hasil halaman ini disebut perkiraan: yang bisa dipastikan hari ini cuma jumlah yang kamu kumpulkan, bukan harga yang akan berlaku belasan tahun lagi.
Kenapa bagi hasil tabungannya tidak ikut dihitung?
Karena menebaknya akan membuat angka di layar terlihat lebih pasti daripada yang bisa dijanjikan. Tabungan haji di bank syariah bisa memberi bagi hasil dengan nisbah yang berbeda-beda, dan sebaliknya ada biaya administrasi dan saldo minimal. Keduanya kecil dibanding rentang waktunya, tapi arahnya berlawanan. Jadi halaman ini menghitung apa adanya. Yang kamu setor, dijumlahkan. Anggap bagi hasilnya bonus yang mempercepat sedikit, bukan bagian dari rencana.
Masa tunggu kenapa harus saya isi sendiri?
Karena daftar tunggu haji reguler berbeda jauh antarkabupaten dan kota (ada yang belasan tahun, ada yang di atas tiga puluh tahun), dan angkanya bergerak tiap tahun mengikuti kuota. Satu angka nasional tidak akan benar untuk siapa pun. Lihat angka daerahmu di haji.kemenag.go.id atau aplikasi Pusaka, lalu isikan di sini, dan halaman ini akan menghitung perkiraan keberangkatannya dari tanggal porsimu didapat, bukan dari hari ini.
Untuk umrah kenapa tidak ada angka bawaannya?
Karena harga paket umrah berbeda jauh antartravel, antarmusim, dan antarmaskapai, dan paket Ramadan bisa jauh di atas paket bulan biasa. Angka bawaan apa pun akan menyesatkan. Ambil harga dari travel yang benar-benar kamu tuju, pastikan izin PPIU-nya terdaftar di Kemenag, lalu ketik angkanya di sini. Ingat juga bahwa harga paket sering belum mencakup paspor, vaksin meningitis, dan perlengkapan.
Kalau mau mendaftarkan dua orang sekaligus?
Hitung per orang, lalu kalikan. Nomor porsi melekat pada satu orang, jadi mendaftarkan suami dan istri berarti dua setoran awal dan dua porsi. Porsi keduanya belum tentu berangkat di tahun yang sama, walau ada mekanisme penggabungan mahram yang bisa diurus terpisah. Cara paling mudah memakai halaman ini: isi sasarannya dengan setoran awal dikali jumlah orangnya, dan perlakukan hasilnya sebagai satu target keluarga.
Uang yang mengendap di tabungan haji kena zakat?
Ulama berbeda pendapat, dan halaman ini tidak memilihkan. Sebagian menghitungnya tetap sebagai harta simpanan milikmu yang wajib dizakati kalau sudah mencapai nisab dan haul, karena uangnya masih bisa ditarik. Sebagian lain memandangnya sudah tersalur untuk kewajiban ibadah, apalagi setelah porsinya keluar dan uangnya tidak lagi bisa dipakai bebas. Tanyakan ke amil zakat atau ustaz yang kamu percaya, dan bawa angkanya, bukan pertanyaannya saja.