Tarif jasa per jam
Tarif jasa per jam
| Target penghasilan bersih | ||
| Biaya usaha per bulan | ||
| Sisihan pajak | ||
| Omzet yang perlu ditagih | sebulan | |
| Jam kerja per bulan | ||
| Jam yang bisa ditagihyang ada klien membayarnya | ||
| Tarif per jam | ||
| Tarif harian | ||
| Tarif proyek |
Hitung tarif jasa per jam dari target penghasilan bersih, biaya usaha, dan jam yang benar-benar bisa ditagih, bukan seluruh jam kerjamu. Keluar juga tarif harian dan tarif proyek beserta cadangan revisinya.
Tarif per jam bukan gaji bulanan dibagi 160. Isi target penghasilan bersihmu, biaya usaha per bulan, dan berapa persen jam kerjamu yang benar-benar bisa ditagihkan. Hasilnya tarif per jam, tarif harian, dan tarif proyek.
Yang dibagi itu jam tertagih
Ini kesalahan yang membuat banyak pekerja lepas kerja penuh sebulan dan tetap kurang.
- 20 hari × 8 jam = 160 jam kerja sebulan
- Yang ada klien membayarnya cuma sekitar 60% → 96 jam tertagih
- Butuh 9,5 juta sebulan (8 juta bersih + 1,5 juta biaya) → sekitar Rp 100.000 per jam
- Kalau dibagi 160 jam: sekitar Rp 59.700 per jam, dan sebulan penuh cuma terkumpul 5,7 juta, kurang hampir 4 juta
Sisa 64 jamnya tidak hilang. Jam itu tetap kamu kerjakan: bikin penawaran untuk calon klien yang akhirnya batal, revisi kecil yang tidak enak ditagihkan, nagih pembayaran yang telat, dan pembukuan. Tarif yang tidak menanggung jam-jam itu artinya kamu mengerjakannya gratis.
Karena itu baris jam yang bisa ditagih ada di lembar hasil, dan tarif versi “semua jam kerja” ikut ditulis di bawahnya, supaya selisihnya kelihatan.
Tarif harian dan tarif proyek
Tarif harian dihitung dari jam kerja penuh, bukan jam tertagih. Klien yang memesan harimu memakai seluruh hari itu dan kamu tidak bisa menagihkan jam yang sama ke orang lain, jadi hari itu harus dibayar penuh.
Tarif proyek adalah perkiraan jammu ditambah cadangan revisi. Perkiraan jam hampir selalu meleset ke bawah, dan yang meleset ditanggung kamu. Cadangan 20% membuat harga borongannya masih masuk waktu pekerjaannya molor sedikit. Angka jam dan cadangannya ikut ditulis di lembar hasil, karena itulah yang ditanyakan klien waktu menawar.
Pajaknya kamu yang tentukan
Isian awalnya 0,5%, mengacu tarif PPh final UMKM di PP 55/2022 atas peredaran bruto. Cek lagi, tarif dan syaratnya bisa berubah dan belum tentu berlaku untukmu. Penghasilan di bawah batas tidak kena pajak, pekerjaan yang pajaknya sudah dipotong pemberi kerja, dan skema penghitungan lain semuanya menghasilkan angka berbeda.
Halaman ini tidak menghitung pajakmu. Yang dilakukannya cuma menyisihkan persentase yang kamu isi dari omzet, lalu menaikkan tarifnya supaya sisanya tetap sebesar targetmu. Untuk memastikan kewajibanmu, tanya konsultan pajak atau kantor pajak setempat.
Yang alat ini tidak tahu
Harga pasaran di bidang dan kotamu. Tarif yang keluar di sini adalah tarif yang membuat targetmu tercapai, bukan tarif yang pasti diterima klien. Kalau selisihnya jauh, yang perlu diubah adalah target, biaya, atau porsi jam tertagihnya, bukan cuma angka akhirnya.
Alat ini juga tidak menilai pekerjaannya. Pekerjaan yang menghemat puluhan juta buat klien sering pantas dihargai jauh di atas hitungan jam, dan sebaliknya pekerjaan berulang yang sudah kamu kuasai bisa selesai jauh lebih cepat dari perkiraan. Pakai angka ini sebagai lantai, batas bawah yang tidak boleh kamu lewati, bukan sebagai harga akhir.
Kalau kamu berjualan barang dan bukan jasa, biaya tetap bulananmu lebih cocok dihitung dengan kalkulator BEP. Dan begitu tarifnya sudah kamu pakai, tagihannya bisa dibuat di invoice.
Pertanyaan umum
- Kenapa jam yang bisa ditagih cuma sekitar 60% dari jam kerja?
- Karena sisanya tidak ada yang membayar. Bikin penawaran buat calon klien yang akhirnya batal, balas chat, revisi kecil yang tidak enak ditagihkan, nagih pembayaran yang telat, catat pemasukan, cari kerjaan berikutnya. Semuanya jam kerja, dan tidak satu pun masuk tagihan. Dari 160 jam sebulan, 96 jam tertagih sudah tergolong rapi. Kalau kamu baru mulai dan masih banyak melamar proyek, 40–50% lebih dekat ke kenyataan.
- Target penghasilan diisi sebelum atau sesudah pajak?
- Sesudah. Isi angka yang kamu mau benar-benar pegang, lalu persentase pajak diisi terpisah, dan halaman ini menaikkan omzetnya supaya setelah disisihkan sisanya pas segitu. Ini beda dengan mengurangi pajak dari target. Butuh 9,5 juta bersih dengan sisihan 0,5% artinya menagih 9.547.739, bukan 9.500.000 dikurangi pajaknya.
- Tarif hariannya kok jam kerja penuh dikali tarif, bukan jam tertagih?
- Karena klien yang memesan harimu memakai seluruh hari itu. Kamu tidak bisa menagihkan jam yang sama ke orang lain. Kalau tarif harian dihitung dari jam tertagih saja, kamu memberi diskon besar justru pada pekerjaan yang paling mengunci waktumu. Perkaliannya ditulis di lembar hasil supaya bisa kamu tunjukkan waktu klien menawar.
- Hasilnya jauh di atas harga pasaran di daerahku, gimana?
- Halaman ini tidak tahu harga pasaran, dan sengaja tidak menebaknya. Yang dihitung adalah tarif yang membuat targetmu tercapai. Kalau angkanya terasa mustahil, biasanya salah satu dari tiga ini yang harus berubah: targetnya, biaya usahanya, atau porsi jam tertagihnya. Menurunkan tarif tanpa mengubah ketiganya tidak menghilangkan selisihnya, cuma memindahkannya jadi jam kerja tambahan yang tidak dibayar.
- Aku karyawan yang menerima kerja lepas di luar jam kantor, isinya bagaimana?
- Isi hari dan jam sesuai waktu lepasnya saja (misalnya 8 hari sebulan × 4 jam), dan target penghasilan diisi tambahan yang kamu incar dari kerja lepas itu, bukan gaji kantormu. Porsi jam tertagih biasanya lebih tinggi buat pekerja sambilan, karena klien sudah datang sendiri dan waktu mencari kerjaan tidak masuk hitungan. Soal pajak, penghasilan lepas ini punya perlakuannya sendiri dan bisa berbeda dari potongan di slip gajimu. Tanyakan ke konsultan pajak, jangan pakai isian awal di sini apa adanya.
- Kenapa tarifnya dibulatkan ke atas, bukan ke angka terdekat?
- Karena dibulatkan ke bawah, tarifnya berhenti menutup target yang baru saja dihitung, dan selisihnya diam-diam kamu yang tanggung. Angka persisnya tetap ditulis di lembar hasil supaya bisa kamu cocokkan, dan kelipatan pembulatannya bisa kamu ganti, termasuk dimatikan kalau kamu memang mau menagih angka apa adanya.
- Biaya usaha itu apa saja untuk kerja lepas?
- Semua yang kamu bayar supaya bisa bekerja, dan tidak berubah oleh ada atau tidaknya proyek: internet, pulsa, listrik yang kepakai, transport ke klien, langganan aplikasi desain atau tempat menyimpan berkas online, sewa coworking, dan sisihan untuk mengganti laptop atau alat kerjamu nanti. Yang terakhir paling sering terlewat. Laptop 20 juta yang dipakai tiga tahun itu sekitar 550 ribu sebulan, dan kalau tidak dimasukkan, penggantiannya nanti diambil dari penghasilanmu.